Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, baru saja melantik dua pejabat baru penting dalam institusinya. Pejabat tersebut adalah Syahrioma Delavino sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat dan Rakha Sukma Purnama sebagai Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat, yang diharapkan membawa perubahan signifikan dalam layanan keimigrasian.
Pelantikan ini bukan hanya sekedar administrasi, melainkan bagian dari upaya untuk memperkuat integritas dan tata kelola organisasi setelah adanya masalah serius dengan pejabat sebelumnya. Hendarsam menjelaskan bahwa proses hukum yang berjalan menjadi momen penting untuk peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam pelantikan tersebut, Hendarsam menegaskan komitmennya untuk menjadikan setiap tantangan sebagai kesempatan untuk perbaikan, guna meningkatkan pengalaman masyarakat dalam menjalani berbagai prosedur imigrasi.
Langkah Strategis untuk Meningkatkan Layanan Keimigrasian
Penguatan kepemimpinan di lingkungan Ditjen Imigrasi menjadi salah satu langkah awal yang diambil. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola yang transparan dan efisien dalam proses pelayanan keimigrasian.
Selain itu, sejumlah inisiatif cepat juga sedang diimplementasikan sebagai respons terhadap evaluasi terkini. Salah satunya adalah penyederhanaan proses bisnis dalam permohonan izin tinggal yang akan meningkatkan kemudahan akses bagi masyarakat.
Berbagai tindakan lain juga sedang dilakukan untuk memperkuat pengawasan internal dan memastikan tindak lanjut yang cepat terhadap pengaduan masyarakat. Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kontrol dan integritas dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Pentingnya Integritas dalam Layanan Publik
Hendarsam menekankan bahwa perubahan yang dilakukan harus tercermin dalam kualitas pelayanan yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel. Upaya ini bertujuan untuk membangun kembali kepercayaan publik yang harus dijaga dengan baik.
Dalam pernyataan yang disampaikan, Hendarsam menyatakan bahwa pelantikan ini merupakan tanggung jawab besar bagi setiap pejabat yang menjabat. Mereka harus memastikan pelayanan keimigrasian berjalan dengan baik dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Transformasi kepemimpinan yang dilakukan diharapkan bisa menanamkan budaya kerja yang profesional dan berintegritas. Hal ini tentunya menjadi indikator keberhasilan bagi institusi dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
Menciptakan Sistem Layanan yang Responsif
Selain dampak langsung dari pelantikan pejabat baru, Ditjen Imigrasi juga bertekad untuk mengimplementasikan berbagai sistem yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pengawasan terhadap jalannya pelayanan di lapangan diharapkan dapat dilakukan dengan lebih baik.
Peningkatan kontrol dalam pelaksanaan tugas dilakukan untuk memastikan bahwa setiap prosedur berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ini adalah bagian dari komitmen untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Didukung oleh pejabat baru, Ditjen Imigrasi bertujuan untuk menciptakan perubahan yang nyata. Semua langkah strategis ini merupakan bagian integral dalam upaya untuk meningkatkan kualitas dan akuntabilitas pelayanan keimigrasian.















