• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, September 19, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Health

170 Ribu Anak di Sulsel Tidak Sekolah, Mayoritas Usia SMA Memilih Bekerja

Malino SPDI by Malino SPDI
May 5, 2026
in Health
0
170 Ribu Anak di Sulsel Tidak Sekolah, Mayoritas Usia SMA Memilih Bekerja
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melaporkan bahwa jumlah anak tidak sekolah di wilayahnya masih cukup tinggi, melebihi 170 ribu berdasarkan data terbaru dari Pusat Data dan Teknologi Informasi. Kenaikan angka ini menjadi sebuah peringatan bahwa tantangan di sektor pendidikan masih besar dan membutuhkan perhatian serius.

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel, Mustakim, menjelaskan bahwa data tersebut diambil dari integrasi Data Pokok Pendidikan untuk jenjang SD hingga SMA, serta data dari Kementerian Agama untuk madrasah. Situasi ini mengindikasikan bahwa masih banyak anak-anak yang terputus dari jalur pendidikan mereka.

READ ALSO

Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

Tim Khusus Dikirim untuk Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

“Data terbaru menunjukkan bahwa ada 170.429 anak yang tidak bersekolah, sedikit menurun dari angka sebelumnya,” ungkap Mustakim. Hal ini menunjukkan adanya penurunan yang kecil, namun masih menyisakan pekerjaan rumah yang besar bagi pemerintah dan masyarakat.

Jumlah Anak Tidak Sekolah di Sulawesi Selatan Masih Tinggi

Menurut Mustakim, dari total jumlah anak tidak sekolah tersebut, sekitar 48.094 anak sudah melalui proses verifikasi lapangan. Ini dilakukan dengan melibatkan operator desa di berbagai kabupaten dan kota untuk mengumpulkan data yang akurat. Hasil verifikasi ini menunjukkan adanya beragam alasan mengapa anak-anak tidak melanjutkan pendidikan mereka.

Beberapa alasan yang terungkap antara lain adalah keengganan untuk bersekolah, faktor ekonomi, jarak yang jauh menuju sekolah, serta adanya anak yang sudah bekerja. “Faktor-faktor inilah yang menjadi penyebab utama tingginya angka anak tidak sekolah di provinsi ini,” jelas Mustakim.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kelompok usia remaja, khususnya antara 15 hingga 18 tahun, merupakan penyumbang terbesar dari angka anak tidak sekolah. Di usia ini, banyak anak yang lebih memilih untuk bekerja dibandingkan melanjutkan pendidikan mereka ke tingkat yang lebih tinggi.

Penyebab Utama Anak Tidak Melanjutkan Pendidikan

Mustakim juga menambahkan bahwa pada usia SMA, banyak anak mulai mencari nafkah. Beberapa di antaranya membantu orang tua sebagai buruh tani atau bekerja sebagai tukang. “Mereka merasa sudah bisa berpenghasilan sehingga memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolah,” ujarnya. Ini menciptakan fenomena di mana pendidikan menjadi pilihan kedua setelah kebutuhan untuk bertahan hidup.

Walaupun tidak ada data resmi tentang siswa yang dikeluarkan dari sekolah, banyak kasus terjadi karena siswa tidak melaporkan perpindahan ke pendidikan nonformal seperti Paket B atau C. Akibatnya, mereka tetap tercatat sebagai anak tidak sekolah.

Pemerintah saat ini tengah berupaya untuk menekan angka anak tidak sekolah dengan menyiapkan berbagai strategi inovatif. Salah satunya adalah program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang direncanakan untuk mulai diuji coba pada tahun 2026 mendatang.

Strategi untuk Mengatasi Masalah Anak Tidak Sekolah

“Melalui PJJ, anak-anak tetap dapat belajar tanpa harus pergi ke sekolah. Mereka hanya perlu menggunakan ponsel untuk mengikuti kelas dan tetap terdaftar di sekolah induk,” jelas Mustakim mengenai inisiatif ini. Program ini diharapkan dapat menjangkau anak-anak yang terpaksa tidak bersekolah karena berbagai alasan.

Program PJJ ini direncana akan diujicobakan di tiga daerah dengan angka anak tidak sekolah yang tinggi, yaitu Makassar, Gowa, dan Bone. Dukungan dari sekolah induk dan tenaga pengajar yang terlatih juga menjadi bagian penting dari implementasi program ini.

Selain itu, Mustakim juga menekankan pentingnya keberadaan sekolah rakyat yang diperuntukkan bagi anak-anak dari kalangan yang lebih tidak mampu. “Sekolah rakyat ini menjadi cara untuk mengurangi angka anak tidak sekolah, terutama bagi mereka yang memiliki alasan ekonomi,” ungkapnya.

Target Pemulihan Anak ke Sistem Pendidikan

Hingga April 2026, diperkirakan sekitar 58 ribu hingga 60 ribu anak akan berhasil dikembalikan ke dalam sistem pendidikan. Pemerintah menargetkan angka pemulihan ini untuk terus meningkat. “Kami menargetkan sekitar 80 ribu anak bisa kembali bersekolah tahun ini, dan jumlahnya akan terus bertambah di tahun-tahun berikutnya,” kata Mustakim penuh optimisme.

Dengan strategi yang tepat, diharapkan bahwa masa depan pendidikan di Sulawesi Selatan dapat menjadi lebih baik. Tindakan cepat dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder pendidikan akan sangat membantu dalam mencapai target tersebut.

Usaha yang gigih untuk mengurangi angka anak tidak sekolah ini menjadi indikator penting kemajuan pendidikan di daerah ini. Dengan semua langkah yang sudah diambil, diharapkan semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Tags: AnakBekerjaMayoritasMemilihRibuSekolahSMASulselTidakUsia

Related Posts

Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September
Health

Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

September 9, 2026
Tim Khusus Dikirim untuk Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Health

Tim Khusus Dikirim untuk Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

September 8, 2026
Banjir Menggenangi 16156 Rumah di Muratara Sumsel dan Menewaskan 1 Balita
Health

Hujan Lebat Menyebabkan Banjir di Tiga Wilayah Sumut, Ribuan Warga Terpengaruh

September 8, 2026
Kebakaran Hutan Gunung Semeru Padam, Hanguskan 3.072 Hektare Lahan
Health

Kebakaran Hutan Gunung Semeru Padam, Hanguskan 3.072 Hektare Lahan

September 7, 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau Terus Berlanjut
Health

Erupsi Gunung Anak Krakatau Terus Berlanjut

September 7, 2026
Foto Jakarta Menyemprot Jalan untuk Mitigasi Abu Vulkanik Anak Krakatau
Health

Foto Jakarta Menyemprot Jalan untuk Mitigasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

September 6, 2026
Next Post
Rupiah Mengalami Level Terlemah Sepanjang Sejarah di Rp 17.400 per Dolar AS

Rupiah Mengalami Level Terlemah Sepanjang Sejarah di Rp 17.400 per Dolar AS

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026
99,8% Transaksi Digital, Perkuat Pertahanan Melawan Cyber Fraud

99,8% Transaksi Digital, Perkuat Pertahanan Melawan Cyber Fraud

May 23, 2026
Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026

EDITOR'S PICK

Mendagri dan Menteri PKP Teken SKB untuk Percepatan 3 Juta Rumah

Mendagri dan Menteri PKP Teken SKB untuk Percepatan 3 Juta Rumah

June 20, 2026
Prabowo Antusias Mengamati Perkembangan Teknologi dan Riset dari BRIN

Prabowo Antusias Mengamati Perkembangan Teknologi dan Riset dari BRIN

August 6, 2026
Austria Kalahkan Yordania dalam Pertandingan yang Hampir Terjatuh

Austria Kalahkan Yordania dalam Pertandingan yang Hampir Terjatuh

June 17, 2026
Hadirkan Housewarming Ala Korea di Indonesia, Tawarkan Pengalaman Smart Home Berbasis AI

Hadirkan Housewarming Ala Korea di Indonesia, Tawarkan Pengalaman Smart Home Berbasis AI

June 15, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September
  • Sertifikasi Halal Pipa Vinilon Diterbitkan oleh BPJPH secara Resmi
  • Program MBG di Sumut Harus Terus Berjalan untuk Kebutuhan Daerah
  • Febrie Heran soal Pemeriksaan Tersangka Menggunakan Rujukan Instansi Lain
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In