• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Tuesday, November 3, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Industri Keuangan Syariah Diminta OJK Tak Hanya Jual Label Syariah

Malino SPDI by Malino SPDI
November 3, 2026
in Lifestyle
0
Industri Keuangan Syariah Diminta OJK Tak Hanya Jual Label Syariah
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Makassar, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta agar industri keuangan syariah tidak hanya berfokus pada kepatuhan terhadap prinsip syariah saat menawarkan produk dan layanan. Mereka perlu menghadirkan inovasi yang dapat bersaing dan memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin beragam.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasongko, menegaskan bahwa pengembangan produk keuangan syariah musti berorientasi pada pengguna. Hal ini berarti lembaga keuangan tidak dapat lagi menciptakan produk hanya berdasarkan pandangan internal tanpa mempertimbangkan preferensi masyarakat.

READ ALSO

Laba Bersih Melonjak 311,58 Persen Penyebabnya Terungkap

Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Lapor ke Komdigi

“Saat ini, kita berada di era yang dikenal sebagai user-centric atau consumer-centric. Oleh karena itu, lembaga keuangan harus beradaptasi dan mendengarkan konsumen dalam proses pembuatan produk,” tutur Hernawan dalam International Islamic Finance Conference (IIFC) 2026 di Makassar, pada 2 November.

Hernawan juga menyoroti pentingnya produk dan layanan keuangan syariah untuk tidak hanya memenuhi tuntutan prinsip syariah, tetapi juga untuk memberikan keunggulan kompetitif. Dalam hal ini, relevansi produk dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha menjadi sangat krusial.

Hal ini menjadi semakin mendesak karena pertumbuhan industri halal nasional belum sepenuhnya diimbangi dengan peningkatan pemanfaatan layanan keuangan syariah. Oleh karena itu, OJK mendorong industri keuangan syariah untuk memperkuat hubungan dengan sektor riil.

Pengembangan produk pembiayaan, investasi, serta layanan transaksi yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha sangat diharapkan agar dapat mengisi gap yang ada. Ini akan mendukung pertumbuhan ekosistem halalan thayyiban yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurut Hernawan, ada tiga pilar yang perlu diperkuat dalam ekosistem keuangan syariah. Pilar pertama adalah industri keuangan syariah yang sehat dan inovatif, selanjutnya adalah peningkatan pemanfaatan layanan tersebut di sektor riil, dan yang ketiga adalah dukungan kebijakan dari pemerintah.

Diharapkan ketiga pilar ini dapat saling mendukung dan memperkuat kontribusi industri keuangan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi halal. Selain itu, hal ini juga bertujuan untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Pentingnya Inovasi dalam Layanan Keuangan Syariah

Inovasi dalam produk dan layanan keuangan syariah merupakan bagian integral dari daya saing. Tanpa inovasi, lembaga keuangan berisiko kehilangan relevansi di pasar yang semakin kompetitif.

OJK mendorong lembaga keuangan untuk tidak hanya fokus pada produk tradisional, tetapi juga untuk mengeksplorasi teknologi finansial. Hal ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak konsumen, khususnya generasi muda yang lebih akrab dengan teknologi.

Kebutuhan konsumen semakin beragam, dan lembaga keuangan harus mampu merespons dengan cepat. Penggunaan aplikasi mobile atau platform digital lainnya dapat meningkatkan aksesibilitas layanan keuangan syariah yang lebih luas.

Dengan demikian, lembaga keuangan perlu memahami tren dan dinamika pasar. Pengembangan produk yang responsif akan meningkatkan kepuasan konsumen dan mendorong loyalitas terhadap merek.

Kontrol terhadap keamanan dan privasi data juga harus menjadi prioritas. Kepercayaan konsumen sangat bergantung pada reputasi lembaga dalam menjaga informasi pribadi mereka.

Kolaborasi antara Lembaga Keuangan dan Sektor Riil

Kolaborasi antar lembaga keuangan dan sektor riil sangat diperlukan untuk menjaga keberlangsungan ekonomi. Melalui sinergi ini, produk dan layanan yang ditawarkan dapat lebih relevan dengan kebutuhan sebenarnya.

Membangun kemitraan strategis dengan pelaku usaha di sektor riil memungkinkan lembaga keuangan untuk memahami tantangan yang dihadapi. Ini akan membantu dalam merancang solusi pembiayaan yang lebih sesuai.

Dalam konteks ini, pengembangan produk dan layanan yang berbasis pada analisis kebutuhan pasar menjadi sangat penting. Pendekatan yang berorientasi pada pelanggan akan meningkatkan peluang keberhasilan.

Dukungan dari pemerintah dalam bentuk kebijakan yang berpihak kepada industri ini akan sangat membantu. Insentif dan regulasi yang mendukung akan menciptakan iklim bisnis yang lebih kondusif.

Dengan adanya kolaborasi yang kuat, diharapkan mampu menciptakan dampak positif yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya dalam sektor yang berbasis syariah.

Tantangan dalam Meningkatkan Pemanfaatan Layanan Keuangan Syariah

Salah satu tantangan utama dalam peningkatan pemanfaatan layanan keuangan syariah adalah kurangnya pemahaman masyarakat. Edukasi tentang keunggulan dan manfaat produk syariah perlu diwujudkan untuk meningkatkan minat masyarakat.

Kurangnya pengetahuan tentang mekanisme dan produk keuangan syariah dapat menjadi penghambat. Oleh karenanya, sosialisasi yang lebih intensif sangat diperlukan untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Selain itu, stigma negatif yang mungkin masih melekat pada keuangan syariah juga harus diatasi. Menyediakan informasi yang transparan dan dapat diakses adalah langkah awal untuk membangun kepercayaan.

Keterbatasan dalam aksesibilitas produk juga menjadi tantangan. Oleh karena itu, pengembangan platform digital yang ramah pengguna menjadi keharusan untuk meningkatkan jangkauan layanan.

Semua tantangan ini memerlukan kerjasama lintas sektoral agar layanan keuangan syariah dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Dengan upaya yang terintegrasi, industri ini dapat menjadi salah satu pilar utama dalam perekonomian nasional.

Tags: DimintaHanyaIndustriJualKeuanganLabelOJKSyariahTak

Related Posts

Laba Bersih Melonjak 311,58 Persen Penyebabnya Terungkap
Lifestyle

Laba Bersih Melonjak 311,58 Persen Penyebabnya Terungkap

November 2, 2026
Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Lapor ke Komdigi
Lifestyle

Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Lapor ke Komdigi

November 2, 2026
Penyidikan Kasus BPR Malang Rampung, OJK Serahkan Dua Tersangka
Lifestyle

Penyidikan Kasus BPR Malang Rampung, OJK Serahkan Dua Tersangka

November 1, 2026
Skandal Manipulasi Saham Menggemparkan Ribuan Investor Terjadi Korban
Lifestyle

Skandal Manipulasi Saham Menggemparkan Ribuan Investor Terjadi Korban

October 31, 2026
Tuan Tanah Matraman Kuasai Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun
Lifestyle

Tuan Tanah Matraman Kuasai Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

October 31, 2026
Ekosistem Emas sebagai Masa Depan Indonesia dan Peluang yang Tersedia
Lifestyle

Ekosistem Emas sebagai Masa Depan Indonesia dan Peluang yang Tersedia

October 30, 2026
Next Post
Persija Jakarta Hadapi PSMS Tanpa Shin Tae-yong

Persija Jakarta Hadapi PSMS Tanpa Shin Tae-yong

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Geledah Rumah Pengusaha di Pacitan Terkait Kasus Bupati Ponorogo

Geledah Rumah Pengusaha di Pacitan Terkait Kasus Bupati Ponorogo

May 19, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Ketum Kesthuri Gugat KPK Setelah Menjadi Tersangka Kasus Kuota Haji

Ketum Kesthuri Gugat KPK Setelah Menjadi Tersangka Kasus Kuota Haji

June 13, 2026
Tersangka Korupsi, Bupati Klaten Dipecat oleh PDIP

Tersangka Korupsi, Bupati Klaten Dipecat oleh PDIP

October 21, 2026
Foto Viral Sutrimo Meninggal dengan Mulut Berbusa, Polisi Berikan Klarifikasi Dokter

Foto Viral Sutrimo Meninggal dengan Mulut Berbusa, Polisi Berikan Klarifikasi Dokter

July 31, 2026
Pemuda Ditangkap Warga Jaktim Setelah Beli Motor dengan Uang Palsu Rp12 Juta

Pemuda Ditangkap Warga Jaktim Setelah Beli Motor dengan Uang Palsu Rp12 Juta

June 12, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Korban Investasi Hijau Lapor Polisi dengan Total Kerugian Rp5,7 M
  • Upaya Memadamkan Api di TPA Degayu Pekalongan
  • Bos Summarecon Berkomentar tentang Penyitaan Rp 106,3 Miliar oleh KPK
  • Truk Molen Tewaskan Enam Orang di Bekasi, Sopir Jadi Tersangka
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In