• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, July 15, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Entertainment

Ahmad Ali Sebut Alasan Keluar dari NasDem Terkait ‘Mahar’ Politik

Malino SPDI by Malino SPDI
June 20, 2026
in Entertainment
0
Ahmad Ali Sebut Alasan Keluar dari NasDem Terkait ‘Mahar’ Politik
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali mengungkapkan keputusan untuk meninggalkan Partai NasDem yang berujung pada kontroversi seputar mahar politik untuk Pilpres 2024. Ia merasakan perlakuan tidak adil setelah gagal memenuhi permintaan mahar yang diajukan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, saat itu.

Dalam pernyataannya, Ali mengungkapkan bahwa dia merasa diperlakukan dengan cara yang tidak pantas oleh partai setelah tidak mampu memberikan mahar yang diminta. Kejadian ini membuatnya berpikir ulang tentang keberadaannya di NasDem dan pilihan politik yang lebih baik.

READ ALSO

Ibu Tiri Aniaya Anak Perempuan di Bekasi dengan Alasan Disiplin

Bupati Ponorogo Terancam 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap dan Gratifikasi

Ali menilai, ketika proses pemilihan presiden diinisiasi olehnya, menjadi suatu hal yang wajar jika dia merasa memiliki tanggung jawab penuh. Ia mengatakan, “Maharnya sudah cukup untuk membangun Tower NasDem 2,” menandakan betapa dia merasa dirinya telah diperlakukan dengan cara yang tidak adil.

Dalam pernyataan berikutnya, Ali mengungkit situasi yang mengakibatkannya merasa dibuang oleh partai yang ia dukung. Ia menjelaskan bahwa meskipun memiliki posisi sebagai Wakil Ketua Umum, mendapatkan rekomendasi untuk maju dalam kontestasi politik tidak semudah yang dibayangkan.

“Mendapatkan rekomendasi untuk maju sebagai calon gubernur itu sangat sulit,” tambahnya dengan nada skeptis. Hal ini menggambarkan kesulitan yang dihadapi seorang politisi meski posisinya cukup strategis dalam partai.

Ali tetap memperhatikan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung oleh partai, namun merasa situasi di NasDem bertentangan dengan prinsip yang selama ini diusung. “Partai sering berbicara tentang moralitas dan restorasi, tapi dalam praktiknya, hal tersebut tidak terwujud,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia merasa perlu untuk menyudahi segala keterikatan dengan NasDem. Meskipun begitu, hubungan personalnya dengan Surya Paloh tetap dilihatnya positif dan penuh penghormatan. Ia menganggap Paloh sebagai gurunya dan menghargai pelajaran yang didapat selama berada di NasDem.

Ali menegaskan, hubungan personal dengan pemimpin partai tidak pernah bermasalah meskipun terjadi perbedaan dalam cara pandang politik. Hal ini memberikan gambaran bahwa meskipun ada konflik, nilai-nilai yang diajarkan tetap diingatnya dan menjadi pembelajaran berharga.

Sebelum beralih ke PSI pada September 2025, Ahmad Ali dikenal sebagai bagian penting di NasDem. Ia memulai karir politiknya sejak terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Morowali periode 2009-2014. Keputusan untuk bergabung dengan NasDem pada 2013 menjadi titik balik dalam karir politiknya.

Setahun setelah bergabung, Ali mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari Dapil Sulawesi Tengah dan terpilih untuk periode 2019-2024 dengan meraih 152.270 suara sah. Hal ini menunjukkan bahwa ia memiliki dampak signifikan dalam dunia politik di daerahnya.

Percikan Kontroversi di Dunia Politik Indonesia

Keputusan Ahmad Ali untuk keluar dari NasDem membawa dampak besar dalam dinamika politik Indonesia. Selain memberikan gambaran tentang praktik politik yang tidak selalu ideal, langkah ini mencerminkan realitas kompleks dalam hubungan internal partai. Banyak politisi yang kini mulai mempertanyakan integritas dan transparansi dalam proses pengambilan keputusan.

Kontroversi ini juga membuat publik semakin sadar akan isu mahar politik yang sering kali menjadi topik sensitif. Penggalangan dana untuk kampanye politik sering kali dianggap sebagai hal yang tabu, terutama jika melibatkan jumlah yang signifikan. Namun, dalam praktiknya, hal ini kerap kali menjadi kewajiban yang tidak terhindarkan.

Tidak hanya itu, keluarnya Ali dari NasDem juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh politisi muda. Banyak dari mereka yang berjuang mendapatkan tempat dalam partai politik, sementara para senior sering kali mendominasi posisi strategis. Hal ini mendorong lahirnya gerakan gerakan baru sebagai alternatif bagi mereka yang merasa terpinggirkan.

Kritik terhadap sistem politik semakin mengemuka, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya transparansi dalam setiap langkah politik. Ali, yang kini berlabuh di PSI, menunjukkan bahwa ada harapan untuk perubahan di tengah praktik politik yang sering kali korup.

Dengan bergabungnya Ali ke PSI, ia berharap dapat memperjuangkan nilai-nilai yang sesuai dengan visi politiknya dan memberikan suara kepada masyarakat yang lebih luas. Ini mencerminkan harapan banyak politisi baru yang ingin menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat.

Perjalanan Karir Politik Ahmad Ali

Ahli politik dari Sulawesi Tengah ini memulai karirnya di dunia politik pada usia muda. Pengalamannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Morowali menjadi batu loncatan untuk melanjutkan ke partai yang lebih besar. Pada tahun 2013, Ali memutuskan untuk bergabung dengan NasDem, yang saat itu sedang naik daun dengan janji-janji reformasi politik.

Ali cepat naik ke jenjang yang lebih tinggi dalam partai, di mana ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum dan menjadi salah satu suara penting bagi partai. Namun, perjalanan ini juga tidak lepas dari tantangan, terutama berkaitan dengan kebijakan intern partai yang mungkin tidak sejalan dengan pandangannya.

Dengan berbagai pengalaman yang telah diperoleh, Ali sangat memahami dinamika yang terjadi di dunia politik. Ia menyadari bahwa untuk bertahan, seorang politisi perlu memiliki ketahanan dan visi yang jelas, serta mampu beradaptasi dengan perubahan yang ada di sekelilingnya.

Di tengah situasi yang penuh dengan ketidakpastian ini, keputusan untuk berpindah ke PSI diharapkan dapat memberikan warna baru. Ali berambisi untuk mengusung agenda yang lebih jelas dan membawa aspirasi masyarakat untuk didengar di panggung politik nasional.

Melalui langkah baru ini, dia berharap tidak hanya bisa menyuarakan aspirasi masyarakat, tetapi juga menjadi contoh bagi generasi muda lain untuk terlibat aktif dalam dunia politik yang lebih baik.

Membangun Harapan Baru di Dunia Politik

Pindahnya Ahmad Ali ke PSI menunjukkan sinyal positif dalam upayanya memperjuangkan nilai-nilai politik yang lebih maju. Dalam situasi di mana banyak masyarakat merasa skeptis terhadap partai-partai politik, kehadiran sosok baru seperti Ali diharapkan dapat meremajakan kecintaan publik terhadap politik.

Langkah ini juga memberikan motivasi bagi politisi lain untuk mempertimbangkan ulang posisi mereka di partai politik masing-masing. Dalam dunia yang semakin kritis terhadap integritas politik, setiap individu diberi kesempatan untuk mengambil sikap yang lebih kuat dan berani.

Secara keseluruhan, perjalanan Ali menjadi simbol bagi banyak orang yang merasa terpinggirkan dalam sistem politik yang ada. Dengan segala tantangan yang dihadapi, Ali terus berjuang untuk menunjukkan bahwa politik bisa menjadi wadah yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan panduan yang lebih baik dan sikap proaktif, masa depan politik Indonesia diharapkan membawa angin segar. Masyarakat memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap para pemimpin baru ini, yang diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi bangsa.

Kini, Ali menatap masa depan dengan penuh semangat. Ia siap untuk membawa suara perubahan dan berharap langkahnya dapat menginspirasi generasi muda untuk aktif dalam politik, demi kebaikan bersama.

Tags: AhmadAlasanAliDariKeluarMaharNasDemPolitikSebutTerkait

Related Posts

Ibu Tiri Aniaya Anak Perempuan di Bekasi dengan Alasan Disiplin
Entertainment

Ibu Tiri Aniaya Anak Perempuan di Bekasi dengan Alasan Disiplin

July 15, 2026
Bupati Ponorogo Terancam 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap dan Gratifikasi
Entertainment

Bupati Ponorogo Terancam 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap dan Gratifikasi

July 14, 2026
Biaya Pendidikan Rp18 Juta per Siswa Lebih Tinggi dari Dana BOS
Entertainment

Biaya Pendidikan Rp18 Juta per Siswa Lebih Tinggi dari Dana BOS

July 14, 2026
Mendikdasmen Minta Sekolah Bebas Pelonco dan Senioritas pada Buka MPLS 2026
Entertainment

Mendikdasmen Minta Sekolah Bebas Pelonco dan Senioritas pada Buka MPLS 2026

July 13, 2026
Rangkaian HUT ke-46 Dekranas Meriah Resmi Ditutup
Entertainment

Rangkaian HUT ke-46 Dekranas Meriah Resmi Ditutup

July 13, 2026
Tri Tito Ajak Kader PKK Perkuat 10 Program Pokok Selaras Asta Cita
Entertainment

Tri Tito Ajak Kader PKK Perkuat 10 Program Pokok Selaras Asta Cita

July 12, 2026
Next Post
Pemprov DKI Rencanakan Agenda Budaya dan Pariwisata Menyambut HUT ke-500

Pemprov DKI Rencanakan Agenda Budaya dan Pariwisata Menyambut HUT ke-500

POPULAR NEWS

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

June 27, 2026
Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

June 14, 2026
Persija dan Persib Jadi Sorotan Utama, Borneo Targetkan Posisi Puncak

Persija dan Persib Jadi Sorotan Utama, Borneo Targetkan Posisi Puncak

May 8, 2026

EDITOR'S PICK

Witan Sulaeman Siap Kerja Keras Setelah Dipanggil ke Timnas Indonesia Lagi

Witan Sulaeman Siap Kerja Keras Setelah Dipanggil ke Timnas Indonesia Lagi

May 17, 2026
Ritual Injak Kepala Kerbau Jokowi Dikritik Sebagai Tantangan untuk PDIP

Ritual Injak Kepala Kerbau Jokowi Dikritik Sebagai Tantangan untuk PDIP

June 29, 2026
Alwi Farhan Kalahkan Lakhsya Sen, Awali Perjalanan Menjanjikan di Indonesia Open 2026

Alwi Farhan Kalahkan Lakhsya Sen, Awali Perjalanan Menjanjikan di Indonesia Open 2026

June 3, 2026
Atlet Indonesia Juara eFootball di China setelah Kalahkan Jepang di Football e-League

Atlet Indonesia Juara eFootball di China setelah Kalahkan Jepang di Football e-League

July 1, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Dua Penyembelih Tapir di Mesuji Lampung Belum Ditangkap
  • Ibu Tiri Aniaya Anak Perempuan di Bekasi dengan Alasan Disiplin
  • Pengembang Kota Berkelanjutan Terbaik Raih Penghargaan di IndoBuildTech Awards 2026
  • Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal Jadi Penentu di Babak 1 Prancis kontra Spanyol
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In