• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Sunday, August 23, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Health

Kebakaran Rumah Adat Sade di Lombok Tengah

Malino SPDI by Malino SPDI
August 23, 2026
in Health
0
Kebakaran Rumah Adat Sade di Lombok Tengah
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Rumah-rumah adat Sade yang terletak di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengalami kebakaran pada malam hari yang terjadi pada tanggal 22 Agustus. Peristiwa tersebut, yang berlangsung sekitar pukul 22.00 WITA, menjadi pusat perhatian banyak pihak karena sifatnya yang mendadak dan merugikan banyak warga lokal.

Kepala Desa Rambitan, Lalu Winakse, mengungkapkan bahwa dirinya sedang berada di lokasi kejadian dan segera mengambil langkah-langkah awal untuk menanggulangi keadaan. Kebakaran ini mengakibatkan panik di kalangan masyarakat setempat yang berusaha menyelamatkan diri dan barang-barang berharga mereka.

READ ALSO

Berantas Korupsi Harus Dimulai dari Pusat Kekuasaan

Penerimaan Maba Jalur Mandiri Berpotensi Jadi Ladang Korupsi Menurut KPK

Pihak pemadam kebakaran Kabupaten Lombok Tengah, di bawah komando Kepala Dinas Supardan, segera mengerahkan sejumlah kendaraan damkar untuk memadamkan api. Dalam waktu singkat, puluhan unit mobil dari berbagai daerah, termasuk bantuan dari Pemerintah Provinsi NTB, turut dikerahkan untuk membantu memadamkan api.

Penggunaan Sumber Daya dalam Menanggulangi Kebakaran

Beberapa unit pemadam kebakaran juga melibatkan relawan dan masyarakat setempat untuk melakukan upaya penyelamatan. Keberadaan api yang menyebar dengan cepat dari satu rumah ke rumah lainnya menunjukkan perlunya perhatian ekstra dalam hal keselamatan. Wilayah pemukiman adat yang kebanyakan dibangun dari bahan alami seperti kayu, bambu, dan ilalang sangat rentan terhadap kebakaran.

Api diduga berasal dari salah satu rumah yang berada di tengah kompeks permukiman adat, dengan cepat menjalar dan melahap rumah-rumah di sekitarnya. Sebanyak 150 rumah yang ada di kampung adat Sade menjadi sorotan pada malam kejadian, mengingat mayoritas rumah tersebut memiliki bahan bangunan yang mudah terbakar.

Meski dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi warga. Data mengenai rumah yang terbakar dan warga yang terdampak masih dalam proses pendataan yang dilakukan oleh pemerintah desa.

Reaksi Masyarakat dan Dampak Kedaruratan

Warga kampung adat Sade, yang terdiri dari sekitar 700 jiwa, kini harus beradaptasi dengan keadaan darurat yang tiba-tiba ini. Dalam waktu singkat, mereka berhamburan mencari tempat aman dan memberikan bantuan kepada satu sama lain. Masyarakat menunjukkan solidaritas dalam situasi krisis ini.

Akses jalan raya Sengkol-Mandalika juga sempat mengalami gangguan akibat aktivitas pemadaman yang berlangsung, mengganggu lalu lintas dan menciptakan kepanikan di kalangan pengendara. Ini menunjukkan bagaimana dampak dari kebakaran tidak hanya dirasakan oleh warga yang tinggal di sekitar lokasi, tetapi juga oleh masyarakat umum.

Warga berharap agar pemerintah dapat segera memberikan bantuan kepada mereka yang terkena dampak, demi pemulihan yang cepat. Hal ini menjadi penting karena rumah adat memiliki nilai sejarah yang tinggi dan juga berfungsi sebagai tempat tinggal bagi generasi mendatang.

Keberadaan Rumah Adat Sade dan Kearifan Lokal

Rumah adat Sade, yang menjadi simbol dari kebudayaan Suku Sasak, memiliki konstruksi yang khas dan sarat akan makna. Rumah-rumah ini dibangun dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di sekitarnya, mencerminkan kearifan lokal yang dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat. Karakteristik unik ini membuatnya menjadi objek wisata menarik bagi pengunjung.

Bangunan ini terbuat dari jerami dan memiliki dinding anyaman bambu. Lantai yang terbuat dari campuran tanah liat dan kotoran kerbau menunjukkan tradisi yang diwariskan turun-temurun oleh pendahulu mereka. Cara tradisional ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memiliki kekuatan yang luar biasa.

Rumah adat Sade hanya memiliki satu pintu kecil dan tidak terdapat jendela, yang menjadikannya berbeda dari banyak bangunan modern. Desain ini memiliki tujuan, yaitu melindungi privasi dan menciptakan ikatan kuat antar anggota keluarga serta komunitas sekitar.

Tags: AdatKebakaranLombokRumahSadeTengah

Related Posts

Berantas Korupsi Harus Dimulai dari Pusat Kekuasaan
Health

Berantas Korupsi Harus Dimulai dari Pusat Kekuasaan

August 23, 2026
Penerimaan Maba Jalur Mandiri Berpotensi Jadi Ladang Korupsi Menurut KPK
Health

Penerimaan Maba Jalur Mandiri Berpotensi Jadi Ladang Korupsi Menurut KPK

August 22, 2026
Prioritas Penanganan Karhutla di Enam Provinsi oleh Pemerintah
Health

Prioritas Penanganan Karhutla di Enam Provinsi oleh Pemerintah

August 22, 2026
Penanganan Karhutla Kalimantan Harus Menjadi Prioritas Nasional Menurut Komisi IV
Health

Biang Karhutla di Berau Jadi Tersangka dan Mengaku Disuruh untuk Kebun Sawit

August 21, 2026
Penanganan Karhutla Kalimantan Harus Menjadi Prioritas Nasional Menurut Komisi IV
Health

Penanganan Karhutla Kalimantan Harus Menjadi Prioritas Nasional Menurut Komisi IV

August 21, 2026
Usulan Pemprov Jateng Jadikan Kakek Prabowo sebagai Pahlawan Nasional
Health

Usulan Pemprov Jateng Jadikan Kakek Prabowo sebagai Pahlawan Nasional

August 20, 2026
Next Post
UMKM Fest 2026 Hadir Offline untuk Memperluas Akses Pasar bagi UMKM

UMKM Fest 2026 Hadir Offline untuk Memperluas Akses Pasar bagi UMKM

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Gelandang yang Mampu Mengubah Segala Sesuatu

Gelandang yang Mampu Mengubah Segala Sesuatu

August 21, 2026
Berita Terbaru IHSG Menurun 1 persen

Berita Terbaru IHSG Menurun 1 persen

June 29, 2026
Prabowo Ingatkan Pentingnya Belajar dan Dihukum Sejarah di DPR

Prabowo Ingatkan Pentingnya Belajar dan Dihukum Sejarah di DPR

May 20, 2026
Polisi Tangkap Belasan Orang di Aksi Massa Sipil Surabaya

Polisi Tangkap Belasan Orang di Aksi Massa Sipil Surabaya

June 27, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • 91 Warga Tewas dan 1.286 Terluka dalam Insiden
  • Jubileum ke-12 Projo di Jakarta, Budi Arie Tegaskan Dukungan untuk Prabowo
  • Banyuwangi Sebagai Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
  • Pekanbaru Diselimuti Kabut Asap Dampak Kualitas Udara yang Tidak Sehat
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In