• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Friday, October 9, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Otomotif

Koalisi Sipil Mengecam Penggunaan TNI untuk Mengatasi Begal di Jakarta

Malino SPDI by Malino SPDI
May 26, 2026
in Otomotif
0
Koalisi Sipil Mengecam Penggunaan TNI untuk Mengatasi Begal di Jakarta
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan memberikan kritik tajam terhadap rencana pelibatan anggota TNI dalam menangani masalah begal di Jakarta. Menurut mereka, langkah ini dianggap sebagai kebijakan yang keliru dan berlebihan, yang berpotensi mengaburkan batas antara fungsi pertahanan dan keamanan di Indonesia.

Perwakilan Koalisi Sipil, Ardi Manto Adiputra, menyoroti bahwa pelibatan TNI untuk menangani kriminalitas sipil dapat mengarah pada pendekatan represif dan kekerasan yang berlebihan. Hal ini mencerminkan semakin hilangnya kepercayaan pada institusi sipil dalam penegakan hukum dan keamanan publik.

READ ALSO

PMI Jakarta Selidiki Edaran Permintaan Sumbangan ASN yang Disorot Pramono

Kebakaran Penjaringan Jakarta Utara Menghanguskan 36 Rumah dan Lapak

Koalisi menegaskan bahwa amanat reformasi menekankan bahwa dominasi militer dalam ruang sipil harus dihindari. Sebagai alat pertahanan negara, TNI seharusnya berfokus pada ancaman yang bersifat luar, bukan menangani tindakan kriminal di dalam masyarakat.

Kritik terhadap Rencana Pelibatan TNI dalam Penanganan Kriminal

Koalisi mencatat bahwa penanganan kasus begal sebaiknya menjadi tanggung jawab kepolisian dan pemerintah daerah. Ketika tindakan kriminal terus diatasi dengan pengerahan militer, ini menunjukkan kemunduran dari semangat reformasi yang telah diperjuangkan.

Menurut Ardi, mengandalkan militer untuk merespons masalah yang seharusnya ditangani oleh institusi sipil merupakan sinyal buruk. Ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak mampu memperkuat lembaga sipil yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan publik.

Pemerintah daerah seharusnya berperan aktif dalam mencegah kejahatan, termasuk melalui pemetaan dan sosialisasi tentang daerah yang rawan. Langkah-langkah seperti pemasangan CCTV di lokasi kriminalitas dan edukasi keamanan berkendara juga perlu difokuskan.

Peran Kepolisian dalam Menangani Kriminalitas di Masyarakat

Koalisi menekankan bahwa kepolisian memiliki mandat untuk melakukan patroli, penyelidikan, dan penegakan hukum sebagai tanggung jawab utama mereka. Dalam konteks ini, pelibatan TNI terlihat tidak relevan dan justru berpotensi meningkatkan risiko pelanggaran hak asasi manusia.

Begitu terjadi pengalihan fungsi ini, masyarakat berisiko mengalami situasi di mana kekerasan menjadi respon yang biasa. Seharusnya, penanganan kejahatan seperti begal adalah ranah penegakan hukum sipil, yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab kepolisian.

Koalisi percaya bahwa tindakan represif tidak akan menyelesaikan masalah, malah akan memperburuk situasi. Ketegangan antara masyarakat dan aparat penegak hukum dapat meningkat jika TNI mulai mengambil peran dalam masalah sipil.

Rencana Operasi Militer Selain Perang oleh TNI

Sebelumnya, Kodam Jaya mengumumkan rencana untuk mengerahkan prajurit dalam memburu para pelaku begal di Jakarta. Kepala Penerangan Kodam Jaya, Letkol Arh. Noor Iskak, menjelaskan bahwa salah satu tugas TNI adalah membantu kepolisian dalam operasi militer selain perang.

Meskipun demikian, Ardi menekankan pentingnya menjaga batasan fungsi antara TNI dan institusi sipil. Patroli dan tindakan terhadap kejahatan seperti begal seharusnya tetap menjadi domain polisi yang memiliki keahlian dan pelatihan khusus dalam penegakan hukum.

Koalisi meminta agar pemerintah menghentikan rencana ini untuk memastikan bahwa TNI tetap fokus pada tugas pertahanan negara. Jika tindakan kriminal ini diserahkan kepada TNI, maka potensi dampak sosial yang negatif pun akan meningkat.

Tags: BegalJakartaKoalisiMengatasiMengecamPenggunaanSipilTNIuntuk

Related Posts

PMI Jakarta Selidiki Edaran Permintaan Sumbangan ASN yang Disorot Pramono
Otomotif

PMI Jakarta Selidiki Edaran Permintaan Sumbangan ASN yang Disorot Pramono

October 9, 2026
Kebakaran Penjaringan Jakarta Utara Menghanguskan 36 Rumah dan Lapak
Otomotif

Kebakaran Penjaringan Jakarta Utara Menghanguskan 36 Rumah dan Lapak

October 8, 2026
Ijazah Gibran Ada, Namun Belum Ditemukan
Otomotif

Ijazah Gibran Ada, Namun Belum Ditemukan

October 8, 2026
Penampakan Kawasan Kompleks Legislatif dan Yudikatif Ibu Kota Negara
Otomotif

Penampakan Kawasan Kompleks Legislatif dan Yudikatif Ibu Kota Negara

October 7, 2026
Taklimat di Istana Prabowo Kumpulkan 800 Perwira Tinggi TNI dan Polri
Otomotif

Taklimat di Istana Prabowo Kumpulkan 800 Perwira Tinggi TNI dan Polri

October 7, 2026
Ijazah Gibran Tidak Ada Jadi Ranah Lembaga Lain yang Berwenang
Otomotif

Ijazah Gibran Tidak Ada Jadi Ranah Lembaga Lain yang Berwenang

October 6, 2026
Next Post
Eks Ombudsman Yeka Hendra Tersangka Kasus OOJ Migor di Kejaksaan Agung

Eks Ombudsman Yeka Hendra Tersangka Kasus OOJ Migor di Kejaksaan Agung

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Audiensi KPK dan Kementerian Sosial Bahas Polemik Pengadaan Besok

Korupsi Pemerintah Kota Bengkulu Terkait Suap Pengelolaan Limbah Kesehatan

July 28, 2026
Pemilihan Ketua Umum Baru PBNU Menggunakan Metode AHWA

Pemilihan Ketua Umum Baru PBNU Menggunakan Metode AHWA

August 30, 2026
Polisi Tangkap Pemerkosa Mahasiswi yang Mendaftar Kerja Sebagai Pengasuh Anak

Pasutri Bos Catering Ditangkap Jadi Tersangka Penggelapan

May 31, 2026
Sudaryono Tegur Kepala Dapur MBG Terkait Pencurian Uang Kita Selesaikan

Sudaryono Tegur Kepala Dapur MBG Terkait Pencurian Uang Kita Selesaikan

July 31, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Polisi Selidiki Kasus Dilecehkan Influencer di Senopati Jakarta Selatan
  • Lahan Tebu di Lampung Disegel Setelah Asap Penyebab Kecelakaan Beruntun Maut
  • Imigrasi Tangkap WNA yang Mengganggu Pengendara di Gatot Subroto
  • Kantor Pos Dirusak Pedemo Surat MA ke Bupati Gowa Tersalah, 3 Orang Ditangkap
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In