• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Friday, September 25, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Travel

KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Fee Proyek dan Dana CSR

Malino SPDI by Malino SPDI
May 11, 2026
in Travel
0
KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Fee Proyek dan Dana CSR
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang melakukan pemeriksaan terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan terkait fee proyek serta dana Corporate Social Responsibility (CSR). Pemeriksaan ini berlangsung pada hari Senin, 11 Mei, dan melibatkan beberapa pejabat lainnya yang juga dipanggil sebagai saksi.

Selain Bagus Panuntun, KPK turut menjadwalkan pemeriksaan terhadap Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun, Agus Mursidi, serta Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kota Madiun, Agus Tri Tjahjanto. Penyelidikan ini merupakan langkah penting dalam penggalian fakta-fakta lebih dalam mengenai dugaan tindak pidana yang melibatkan pejabat pemerintahan setempat.

READ ALSO

Museum Bahasa Nasional Sebagai Jejak Sejarah Persatuan Bangsa

Program MBG di Sumut Harus Terus Berjalan untuk Kebutuhan Daerah

“Dalam lanjutan penyidikan perkara Madiun, hari ini Penyidik melakukan pemeriksaan kepada tiga orang saksi yakni BP selaku Plt Wali Kota Madiun, AM Plt Kadis Perhubungan, serta ATT Sekdin PUPR,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan tertulisnya. Proses pemeriksaan ini diharapkan dapat mengungkap lebih banyak informasi terkait kasus tersebut.

Langkah KPK dalam Mengungkap Kasus Dugaan Korupsi di Madiun

Pemeriksaan terhadap para saksi ini bertujuan untuk melengkapi berkas perkara yang melibatkan Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, serta beberapa orang kepercayaan dan aparatur sipil negara lainnya. Penahanan telah dilakukan terhadap sejumlah tersangka untuk mengamankan proses penyidikan dan mencegah adanya gangguan di lapangan.

Kasus ini berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Januari 2026, di mana pihaknya berhasil menemukan barang bukti dalam bentuk uang tunai mencapai Rp550 juta. Jumlah itu merupakan indikasi jelas adanya praktik korupsi yang melibatkan beberapa aktor di dalam Pemkot Madiun.

Dari hasil OTT, KPK juga menemukan bukti permintaan fee yang mengarah kepada praktik korupsi lain, terkait dengan penerbitan izin oleh pemerintah setempat. Praktik ini menyangkut pelaku usaha, termasuk sektor hotel, minimarket, serta waralaba yang terlibat dalam proses perizinan yang seharusnya bersih.

Proses Penyidikan dan Penggeledahan oleh KPK

Sejak dimulainya penyidikan, KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, termasuk rumah pribadi serta kantor-kantor dinas yang terkait. Penggeledahan ini bertujuan untuk mengumpulkan barang bukti lebih lanjut, termasuk dokumen dan uang tunai yang mencurigakan.

Penggeledahan berhasil menggali lebih banyak informasi yang berpotensi mengungkap jaringan korupsi dalam pemerintahan Kota Madiun. KPK berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini hingga ke akarnya, dengan harapan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku korupsi.

Saat ini, proses penyidikan masih berlangsung dan KPK terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan semua fakta terungkap secara jelas. Ini adalah langkah substantif untuk memberantas korupsi di tingkat daerah, serta menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan.

Pentingnya Tindakan KPK dalam Menanggulangi Korupsi

Tindakan yang diambil oleh KPK menunjukkan keseriusan dalam memberantas praktik korupsi yang merugikan masyarakat. Dalam konteks ini, transparansi dan akuntabilitas pemerintahan menjadi kunci untuk memastikan setiap kebijakan yang dikeluarkan tidak mengandung unsur pelanggaran hukum.

Dengan melakukan penyidikan secara menyeluruh, KPK berharap dapat memberikan kepastian hukum dan sekaligus memberi pelajaran bagi pejabat publik di Indonesia untuk menjalankan tugasnya dengan baik. Kasus ini diharapkan menjadi contoh bahwa tindakan hukum yang tegas akan dilakukan terhadap setiap pelanggaran.

Penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK. Kesadaran kolektif akan bahaya korupsi dapat memperkuat integritas dan moralitas dalam pengelolaan sumber daya publik.

Tags: CSRdanDanaFeeKasusKotaKPKMadiunPeriksaPltProyekTerkaitWali

Related Posts

Museum Bahasa Nasional Sebagai Jejak Sejarah Persatuan Bangsa
Travel

Museum Bahasa Nasional Sebagai Jejak Sejarah Persatuan Bangsa

September 24, 2026
Program MBG di Sumut Harus Terus Berjalan untuk Kebutuhan Daerah
Travel

Program MBG di Sumut Harus Terus Berjalan untuk Kebutuhan Daerah

September 8, 2026
Kebakaran di TPA Galuga Bogor, Helikopter Lakukan Water Bombing
Travel

Kebakaran di TPA Galuga Bogor, Helikopter Lakukan Water Bombing

September 8, 2026
Dorong Peran Pemda dalam Penguatan Reforma Agraria menurut Wamendagri Bima
Travel

Dorong Peran Pemda dalam Penguatan Reforma Agraria menurut Wamendagri Bima

September 7, 2026
Pasar Paniai Papua Tengah Terbakar, 11 Jiwa Kehilangan Nyawa
Travel

Pasar Paniai Papua Tengah Terbakar, 11 Jiwa Kehilangan Nyawa

September 7, 2026
Kondisi Anak Krakatau Setelah Erupsi Beruntun pada Jumat Lalu
Travel

Potensi Letusan Susulan Anak Krakatau Masih Tinggi Menurut PVMBG

September 6, 2026
Next Post
Kasus Chromebook Terkait Pembangkangan Terhadap Konstitusi

Kasus Chromebook Terkait Pembangkangan Terhadap Konstitusi

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026
99,8% Transaksi Digital, Perkuat Pertahanan Melawan Cyber Fraud

99,8% Transaksi Digital, Perkuat Pertahanan Melawan Cyber Fraud

May 23, 2026
Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026

EDITOR'S PICK

Frans Putros Minta Persib Fokus Penuh Hadapi PSM Makassar

Frans Putros Minta Persib Fokus Penuh Hadapi PSM Makassar

May 17, 2026
Jemaah Haji Lansia Jakarta Hilang di Makkah Ditemukan Meninggal

Jemaah Haji Lansia Jakarta Hilang di Makkah Ditemukan Meninggal

May 23, 2026
Tidak Rata Lagi Pendapatan Rp 6 Juta Setiap Hari

Tidak Rata Lagi Pendapatan Rp 6 Juta Setiap Hari

September 3, 2026
KPK Selidiki Dugaan Gratifikasi Pegawai Kementerian Perhubungan

KPK Selidiki Dugaan Gratifikasi Pegawai Kementerian Perhubungan

May 27, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Museum Bahasa Nasional Sebagai Jejak Sejarah Persatuan Bangsa
  • Mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah Telah Wafat
  • MRT Ajak Singapura Kembangkan TOD di Blok M, Kota, dan Lebak Bulus
  • Geledah BPN Jatim Selama 11 Jam Penyidik KPK Bawa Koper dan Kardus
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In