• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, June 25, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Travel

KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Fee Proyek dan Dana CSR

Malino SPDI by Malino SPDI
May 11, 2026
in Travel
0
KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Fee Proyek dan Dana CSR
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang melakukan pemeriksaan terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan terkait fee proyek serta dana Corporate Social Responsibility (CSR). Pemeriksaan ini berlangsung pada hari Senin, 11 Mei, dan melibatkan beberapa pejabat lainnya yang juga dipanggil sebagai saksi.

Selain Bagus Panuntun, KPK turut menjadwalkan pemeriksaan terhadap Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun, Agus Mursidi, serta Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kota Madiun, Agus Tri Tjahjanto. Penyelidikan ini merupakan langkah penting dalam penggalian fakta-fakta lebih dalam mengenai dugaan tindak pidana yang melibatkan pejabat pemerintahan setempat.

READ ALSO

Eks Ketua Ombudsman Pakai Nama Samaran Terima Suap

Tim SAR Evakuasi Remaja yang Hilang di Lembah Tengkorak Bandung

“Dalam lanjutan penyidikan perkara Madiun, hari ini Penyidik melakukan pemeriksaan kepada tiga orang saksi yakni BP selaku Plt Wali Kota Madiun, AM Plt Kadis Perhubungan, serta ATT Sekdin PUPR,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan tertulisnya. Proses pemeriksaan ini diharapkan dapat mengungkap lebih banyak informasi terkait kasus tersebut.

Langkah KPK dalam Mengungkap Kasus Dugaan Korupsi di Madiun

Pemeriksaan terhadap para saksi ini bertujuan untuk melengkapi berkas perkara yang melibatkan Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, serta beberapa orang kepercayaan dan aparatur sipil negara lainnya. Penahanan telah dilakukan terhadap sejumlah tersangka untuk mengamankan proses penyidikan dan mencegah adanya gangguan di lapangan.

Kasus ini berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Januari 2026, di mana pihaknya berhasil menemukan barang bukti dalam bentuk uang tunai mencapai Rp550 juta. Jumlah itu merupakan indikasi jelas adanya praktik korupsi yang melibatkan beberapa aktor di dalam Pemkot Madiun.

Dari hasil OTT, KPK juga menemukan bukti permintaan fee yang mengarah kepada praktik korupsi lain, terkait dengan penerbitan izin oleh pemerintah setempat. Praktik ini menyangkut pelaku usaha, termasuk sektor hotel, minimarket, serta waralaba yang terlibat dalam proses perizinan yang seharusnya bersih.

Proses Penyidikan dan Penggeledahan oleh KPK

Sejak dimulainya penyidikan, KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, termasuk rumah pribadi serta kantor-kantor dinas yang terkait. Penggeledahan ini bertujuan untuk mengumpulkan barang bukti lebih lanjut, termasuk dokumen dan uang tunai yang mencurigakan.

Penggeledahan berhasil menggali lebih banyak informasi yang berpotensi mengungkap jaringan korupsi dalam pemerintahan Kota Madiun. KPK berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini hingga ke akarnya, dengan harapan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku korupsi.

Saat ini, proses penyidikan masih berlangsung dan KPK terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan semua fakta terungkap secara jelas. Ini adalah langkah substantif untuk memberantas korupsi di tingkat daerah, serta menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan.

Pentingnya Tindakan KPK dalam Menanggulangi Korupsi

Tindakan yang diambil oleh KPK menunjukkan keseriusan dalam memberantas praktik korupsi yang merugikan masyarakat. Dalam konteks ini, transparansi dan akuntabilitas pemerintahan menjadi kunci untuk memastikan setiap kebijakan yang dikeluarkan tidak mengandung unsur pelanggaran hukum.

Dengan melakukan penyidikan secara menyeluruh, KPK berharap dapat memberikan kepastian hukum dan sekaligus memberi pelajaran bagi pejabat publik di Indonesia untuk menjalankan tugasnya dengan baik. Kasus ini diharapkan menjadi contoh bahwa tindakan hukum yang tegas akan dilakukan terhadap setiap pelanggaran.

Penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK. Kesadaran kolektif akan bahaya korupsi dapat memperkuat integritas dan moralitas dalam pengelolaan sumber daya publik.

Tags: CSRdanDanaFeeKasusKotaKPKMadiunPeriksaPltProyekTerkaitWali

Related Posts

Eks Ketua Ombudsman Pakai Nama Samaran Terima Suap
Travel

Eks Ketua Ombudsman Pakai Nama Samaran Terima Suap

June 25, 2026
Tim SAR Evakuasi Remaja yang Hilang di Lembah Tengkorak Bandung
Travel

Tim SAR Evakuasi Remaja yang Hilang di Lembah Tengkorak Bandung

June 25, 2026
WN Portugal Ditangkap di Bandara Bali Karena Bawa 50 Butir Amunisi Nirdokumen
Travel

WN Portugal Ditangkap di Bandara Bali Karena Bawa 50 Butir Amunisi Nirdokumen

June 24, 2026
Pembangunan Huntara Korban Bencana Sumatra Capai 99 Persen Menurut BNPB
Travel

Pembangunan Huntara Korban Bencana Sumatra Capai 99 Persen Menurut BNPB

June 24, 2026
Cuaca Hari Ini 16 Titik di Surabaya Terendam Banjir Lagi
Travel

Cuaca Hari Ini 16 Titik di Surabaya Terendam Banjir Lagi

June 23, 2026
Kejati Jabar Periksa Wabup Indramayu Tersangka Korupsi DPRD
Travel

Kejati Jabar Periksa Wabup Indramayu Tersangka Korupsi DPRD

June 23, 2026
Next Post
Kasus Chromebook Terkait Pembangkangan Terhadap Konstitusi

Kasus Chromebook Terkait Pembangkangan Terhadap Konstitusi

POPULAR NEWS

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama

Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama

May 29, 2026
Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

May 24, 2026
May Day Bandung Ricuh, Kapolda Sebut Ada Indikasi Keterlibatan Anarko

May Day Bandung Ricuh, Kapolda Sebut Ada Indikasi Keterlibatan Anarko

May 2, 2026

EDITOR'S PICK

Mobil Terkenal Justru Rugi Saat Fokus ke Mobil Listrik

Mobil Terkenal Justru Rugi Saat Fokus ke Mobil Listrik

May 16, 2026
Prabowo Undang Mendikrisaintek Brian Yuliarto ke Istana

Prabowo Undang Mendikrisaintek Brian Yuliarto ke Istana

June 22, 2026
Tutup Rangkaian Operasi Katarak Gratis HUT ke-50 di Bandung

Tutup Rangkaian Operasi Katarak Gratis HUT ke-50 di Bandung

June 3, 2026
Vicky Prasetyo Dilaporkan ke Polda Jatim karena Diduga Menipukan Pengusaha Audio

Vicky Prasetyo Dilaporkan ke Polda Jatim karena Diduga Menipukan Pengusaha Audio

June 12, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Eks Ketua Ombudsman Pakai Nama Samaran Terima Suap
  • Istri Tanggapi Setelah KPK Menetapkan Eks Menag Yaqut Sebagai Tersangka
  • Mode Energi AI Membantu Menekan Biaya Listrik AC dan Kulkas
  • Adhyaksa FC Bersiap Menghadapi Super League Musim 2026/2027
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In