PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) telah menunjukkan prestasi yang impresif di tahun 2025 dengan mencatat laba bersih mencapai US$ 29,61 juta. Angka ini meningkat sebesar 24% dari laba tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 23,89 juta, menjadikannya sebagai pencapaian tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir.
Direktur Utama Avep Disasmita menekankan bahwa hasil ini mencerminkan ketahanan dan keberlanjutan bisnis perusahaan melalui efisiensi operasional yang ditingkatkan. Selain itu, penguatan layanan terintegrasi serta optimalisasi aset juga menjadi fokus utama untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham dan industri energi secara keseluruhan.
Pencapaian ini tidak hanya datang dari laba bersih, tetapi juga dari pertumbuhan EBITDA yang signifikan, yang meningkat lebih dari 20% menjadi US$ 101,20 juta. Hal ini menunjukkan strategi perusahaan yang efektif dalam menghadapi tantangan di sektor energi.
Pencapaian Operasional yang Mengesankan di Tahun 2025
Pada aspek operasional, Pertamina Drilling berhasil menyelesaikan 433 sumur dan 61 pekerjaan offshore workover sepanjang tahun 2025. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kapasitas dan kinerja operasional dalam menghadapi permintaan pasar yang semakin meningkat.
Kinerja rig juga menunjukkan perbaikan yang signifikan dengan tingkat availability mencapai 96,44%. Angka ini mencerminkan efisiensi dalam penggunaan sumber daya dan manajemen waktu yang lebih baik dalam pengoperasian rig.
Selain itu, produktivitas rig mencapai 70,15% dengan tingkat utilitas sebesar 77,22%. Menariknya, non-productive time (NPT) berada pada angka yang sangat rendah yaitu 1,29%, yang menunjukkan efisiensi operasional yang tinggi.
Layanan Terintegrasi yang Meningkatkan Nilai Perusahaan
Layanan Integrated Project Management (IPM) juga mencatat lonjakan kinerja yang luar biasa, dengan availability mencapai 74,18%. Ini menunjukkan bahwa perusahaan mampu memberikan layanan dengan kualitas yang lebih tinggi dalam manajemen proyek.
Pada sisi utilisasi, IPM mencatat angka 60,35%, sementara produktivitas juga berada di angka yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa Pertamina Drilling semakin mampu untuk memberikan nilai lebih kepada klien dan pemangku kepentingan.
Melalui strategi ini, perusahaan juga berhasil menarik perhatian industri dan mencatatkan efisiensi operasional yang signifikan, yang merupakan hasil dari 21 inisiatif strategis. Pencapaian ini mengantarkan perusahaan meraih penghargaan OPTIMUS Awards 2025.
Penghargaan dan Peningkatan Tata Kelola Perusahaan
Dalam hal tata kelola, Pertamina Drilling meningkatkan nilai Good Corporate Governance (GCG) menjadi 88,72 dari sebelumnya yang hanya 86,86. Hal ini mendapatkan predikat “Sangat Baik” dan menunjukkan komitmen perusahaan terhadap transparansi dan akuntabilitas.
Tingkat kepatuhan perusahaan terhadap berbagai regulasi dan ketentuan tetap berada di angka 100%. Ini merupakan prestasi yang sangat penting dalam menjaga reputasi dan kepercayaan publik terhadap perusahaan.
Lebih jauh lagi, sistem Compliance Online yang diterapkan perusahaan mencapai tingkat kepatuhan 100 persen. Kondisi ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjalankan kelebihan tata kelola serta memenuhi semua kebutuhan regulasi yang berlaku.
















