Program pendidikan anak usia dini yang digagas oleh Sinar Mas Land baru-baru ini mengukuhkan komitmennya melalui pelepasan 75 siswa PASP Do & Learn Angkatan XII. Acara ini menjadi momentum penting, tidak hanya bagi para siswa, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat sekitar dalam upaya mendorong akses kesejahteraan pendidikan yang inklusif.
Kegiatan pelepasan ini berlangsung pada 24 Juni 2026 di Auditorium Green Office Park 9, BSD City. Selain menandai akhir dari satu tahun proses belajar, acara ini juga memberikan penghargaan kepada perkembangan peserta didik dan menekankan pentingnya akses pendidikan yang merata.
Konsep pendidikan usia dini semakin mendapat perhatian di Indonesia, terutama dalam meningkatkan angka partisipasi masyarakat. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, angka partisipasi anak usia 3–6 tahun dalam pendidikan formal telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Menggali Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini untuk Masa Depan
Pendidikan anak usia dini merupakan landasan vital dalam perkembangan anak. Dalam fase ini, anak-anak tidak hanya belajar konsep dasar, tetapi juga membentuk karakter dan minat belajar yang berkelanjutan. Program seperti PASP Do & Learn memainkan peran vital dalam hal ini.
Konsep pembelajaran yang diterapkan melalui program ini adalah “learning by playing” atau belajar sambil bermain. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik dan kemampuan sosial anak, yang nantinya akan menjadi bekal dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Dony Martadisata, Managing Director di Sinar Mas Land, menegaskan bahwa pendidikan usia dini memainkan peran penting dalam membangun fondasi karakter anak. Ia menjelaskan bahwa pengalaman belajar yang positif dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan kecintaan terhadap pendidikan yang akan berlanjut hingga anak dewasa.
Peningkatan Akses Pendidikan Melalui Program Inklusif
PASP Do & Learn adalah salah satu program tanggung jawab sosial perusahaan yang bertujuan memberikan akses pendidikan tanpa biaya bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah. Proses seleksi siswa dilakukan secara transparan dengan melibatkan pihak-pihak terkait di setiap komunitas.
Program ini juga menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara sektor swasta dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif. Selama setahun, para siswa mendapatkan pendidikan berkualitas yang mempersiapkan mereka untuk memasuki lingkungan pendidikan formal selanjutnya.
Sejak diluncurkan, program ini telah meluluskan banyak siswa dengan peningkatan jumlah setiap tahunnya. Pencapaian ini menunjukkan kebutuhan akan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan merata di seluruh Indonesia.
Inisiatif untuk Memperkuat Budaya Literasi dan Keluarga
Acara pelepasan turut menampilkan berbagai pertunjukan yang menjelaskan hasil belajar siswa. Dari fashion show hingga drama musikal, semuanya menggambarkan hasil dari proses belajar selama setahun. Setiap anak menerima penghargaan sesuai dengan pencapaian masing-masing.
Selain fokus pada anak, program ini juga melibatkan keluarga melalui berbagai workshop dan program konseling. Upaya ini bertujuan menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak, baik di sekolah maupun di rumah.
Melalui pendekatan yang melibatkan keluarga, diharapkan dapat tercipta kesinambungan dalam pendidikan, sehingga anak-anak dapat berkembang secara optimal. Sosialisasi kepada orang tua juga menjadi bagian penting dalam proses pendidikan ini.
















