• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Monday, October 5, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Travel

Menko Imin Sebut Akademisi Harus Lebih Kritis Saat Menjadi Birokrat

Malino SPDI by Malino SPDI
July 4, 2026
in Travel
0
Menko Imin Sebut Akademisi Harus Lebih Kritis Saat Menjadi Birokrat
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, menyoroti lemahnya sikap kritis di kalangan akademisi ketika mereka memasuki dunia birokrasi. Menurutnya, banyak akademisi yang kehilangan keberanian untuk menyampaikan kebenaran demi menyesuaikan diri dengan kepentingan pihak atasan.

Dalam pernyataannya, Cak Imin menegaskan pentingnya integritas dalam menyampaikan kebenaran, meskipun itu mungkin tidak nyaman bagi sebagian orang. Ia menyatakan bahwa kalimat “qulil haqqo walau kana murran,” yang berarti menyampaikan kebenaran meski pahit, seharusnya tetap dipegang teguh oleh setiap birokrat.

READ ALSO

Wakil Bupati Nagekeo NTT Meninggal Setelah Pantau Perbaikan Jalan

Mutasi Besar-besaran Polri Melibatkan Pejabat Utama dan 19 Kapolda

Cak Imin mengungkapkan keprihatinannya terhadap guru besar yang memiliki komitmen tinggi terhadap ilmu ketika mengajar, tetapi mengubah sikap mereka saat menjabat sebagai birokrat. Ia percaya bahwa prinsip kejujuran harus tetap menjadi landasan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Pentingnya Peran Akademisi dalam Birokrasi

Peran akademisi sebagai pengawal intelektual sangat krusial dalam konteks kebijakan publik. Cak Imin menekankan bahwa perguruan tinggi tidak hanya perlu menghasilkan riset dan inovasi, tetapi juga harus memastikan bahwa setiap kebijakan diimplementasikan sesuai dengan kaidah akademik. Hal ini akan membantu menjawab tantangan pembangunan yang kompleks di masyarakat.

Akademisi diharapkan dapat mengawasi dan mempertanggungjawabkan penerapan ilmunya dalam kebijakan publik. Cak Imin menyatakan bahwa pemimpin perlu menerima masukan yang jujur dan berbasis data untuk meningkatkan kualitas keputusan yang diambil dalam birokrasi.

Budaya birokrasi yang menekankan ‘Asal Bapak Senang’ (ABS) dapat merusak proses pengambilan keputusan. Cak Imin berpendapat bahwa budaya ini harus diubah, agar kebijakan yang dihasilkan lebih berkualitas dan berbasis fakta.

Memperkuat Integritas dalam Birokrasi

Integritas menjadi kata kunci bagi para birokrat yang ingin menjalankan tugasnya dengan baik. Menurut Cak Imin, integritas ini harus dijunjung tinggi agar disiplin dalam melaksanakan peran publik. Hal ini berarti bahwa setiap birokrat harus berani menyampaikan informasi yang dapat dibutuhkan oleh pemimpinnya.

Lebih jauh lagi, Cak Imin mengajak seluruh perguruan tinggi untuk lebih aktif dalam mengawasi implementasi kebijakan, sehingga dapat memastikan bahwa semua kebijakan yang dijalankan berlandaskan pada penelitian dan analisis akademis yang tepat. Dengan cara ini, publik juga akan mendapatkan manfaat maksimal dari kebijakan publik.

Akademisi diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dan pendorong bagi para pemimpin dalam menciptakan kebijakan yang progresif. Kesediaan mereka untuk menegur dan memberikan masukan yang konstruktif akan meningkatkan tata kelola pemerintahan.

Budaya Kritis dalam Dunia Birokrasi

Sikap kritis adalah hal yang sangat diperlukan dalam dunia yang cepat berubah seperti saat ini. Cak Imin mengingatkan bahwa birokrat juga harus memiliki keberanian untuk mengoreksi kebijakan yang tidak efektif dan memberikan masukan yang lebih baik. Ini akan mendorong terjadinya inovasi dan peningkatan kualitas kebijakan.

Cak Imin percaya bahwa dengan menghapus budaya ABS dan menggantinya dengan budaya yang lebih terbuka dan dialogis, maka kita bisa mencapai hasil yang lebih baik dalam pengelolaan kebijakan. Hal ini juga akan menjadi pendorong bagi pegawai negeri untuk lebih aktif berperan dalam pemerintahan.

Keberanian untuk menyampaikan kebenaran, berlandaskan pada data dan analisis yang valid, harus menjadi standar bagi seluruh birokrat. Menyampaikan kritik yang konstruktif adalah bagian penting dari membangun pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab.

Tags: AkademisiBirokratHarusIminKritisLebihMenjadiMenkoSaatSebut

Related Posts

Penggerebekan Narkoba Kalteng Temukan Aiptu Sumaryanto Tewas
Travel

Wakil Bupati Nagekeo NTT Meninggal Setelah Pantau Perbaikan Jalan

October 4, 2026
Mutasi Besar-besaran Polri Melibatkan Pejabat Utama dan 19 Kapolda
Travel

Mutasi Besar-besaran Polri Melibatkan Pejabat Utama dan 19 Kapolda

October 4, 2026
8 Siswi Tenggelam Saat Berenang di Mata Air Garut, 1 Tewas
Travel

Bocah Tenggelam di Galian Pasir Bekas di Tangerang dengan Kedalaman 20 Meter

October 3, 2026
Mutasi Besar-besaran Pati dan Penggantian Pejabat Utama di Mabes Polri
Travel

Mutasi Besar-besaran Pati dan Penggantian Pejabat Utama di Mabes Polri

October 3, 2026
Anggota KKB Kodap Ilaga Ditangkap Polri Diduga Tembak Karyawan Freeport
Travel

Tersangka Pelecehan Seksual Anak Berprofesi Guru ICM Resmi Ditahan

October 2, 2026
Sidang Syarat Cawapres Panas, MK Usir Ahli Dari Pihak Gibran
Travel

Sidang Syarat Cawapres Panas, MK Usir Ahli Dari Pihak Gibran

October 2, 2026
Next Post
Kepala Bakom Qodari Tanggapi Tuduhan Amien Rais Terkait Seskab Teddy

Kepala Bakom Qodari Beri Penjelasan tentang Komisaris BUMN

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Trent Alexander-Arnold Buat Mourinho Kagum namun Masih Ada Kelemahan yang Terlihat

Trent Alexander-Arnold Buat Mourinho Kagum namun Masih Ada Kelemahan yang Terlihat

July 29, 2026
Jakarta Masuk 5 Besar Pusat Operasional Keuangan APAC versi Colliers

Jakarta Masuk 5 Besar Pusat Operasional Keuangan APAC versi Colliers

June 15, 2026
Sumberdaya Indonesia Siapkan Sistem Pengawasan Berbasis Data

Sumberdaya Indonesia Siapkan Sistem Pengawasan Berbasis Data

August 24, 2026
Karhutla Melanda Gunung Gombak Ponorogo, 15 Hektare Lahan Terbakar

Karhutla Melanda Gunung Gombak Ponorogo, 15 Hektare Lahan Terbakar

July 15, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Wakil Bupati Nagekeo NTT Meninggal Setelah Pantau Perbaikan Jalan
  • Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Bandung, Klaten, dan Sulteng
  • Arahan Prabowo untuk Kepala Bakom Syahganda Nainggolan
  • Pramono Kaji Rencana Aturan Ganjil Genap di Kawasan Kota Tua
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In