• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, November 4, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Properti

Pembatalan Pembelian Rumah Meningkat 17,73%, IPW Mengungkap Penyebabnya

Malino SPDI by Malino SPDI
July 31, 2026
in Properti
0
Pembatalan Pembelian Rumah Meningkat 17,73%, IPW Mengungkap Penyebabnya
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kenaikan pembatalan pembelian rumah di Jabodebek-Banten menjadi perhatian serius bagi pasar properti Indonesia. Pada kuartal II-2026, data menunjukkan bahwa tingkat pembatalan mencapai 17,73 persen, sebuah angka yang lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang tercatat 17,28 persen. Hal ini menandakan adanya tantangan yang signifikan bagi para pengembang dan calon pembeli di wilayah tersebut.

Situasi ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan sebagai bagian dari tren perlambatan yang lebih luas di pasar perumahan. Penjualan rumah kini mulai beralih menuju segmen harga yang lebih terjangkau, sementara tantangan terkait daya beli serta akses pembiayaan terus membayangi pasar.

READ ALSO

Hunian Keluarga Muda di Metland

Efisiensi Energi dan Material Ramah Lingkungan: Strategi 2030 untuk Keberlanjutan

Ali Tranghanda, CEO Indonesia Property Watch, mengemukakan bahwa pembatalan pembelian rumah disebabkan oleh berbagai faktor. Di antara penyebab tersebut adalah kualitas kredit konsumen yang tidak memenuhi syarat bank dan keputusan pembatalan dari para calon pembeli itu sendiri.

Dampak Pembatalan di Bekasi dan Tangerang

Pihak Indonesia Property Watch menyoroti Bekasi dan Tangerang sebagai dua kawasan yang paling terdampak oleh pembatalan transaksi. Di Bekasi, meskipun volume penjualan relatif stabil, nilai transaksi tertekan oleh promosi yang semakin agresif dari para pengembang besar. Persaingan yang ketat semakin memperburuk kondisi di pasar perumahan.

Situasi di Tangerang juga tidak kalah menantang, dengan ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan produk rumah. Pengembang skala menengah di daerah ini terpaksa bersaing dengan proyek-proyek besar yang menawarkan daya saing lebih tinggi. Hal ini menciptakan kebingungan di kalangan calon pembeli yang kini memiliki lebih banyak pilihan.

Mengenai perkembangan ini, calon konsumen kini seolah dihadapkan pada lebih banyak alternatif, namun proses pembiayaan menjadi semakin ketat. Hal ini menciptakan tantangan tambahan dalam pengambilan keputusan pembelian rumah.

Perpindahan Segmen Harga di Pasar Perumahan

Perubahan pola permintaan juga cukup menarik untuk dicermati. Laporan terbaru menunjukkan bahwa minat terhadap rumah di bawah harga Rp500 juta semakin meningkat, khususnya pada rentang Rp300 juta hingga Rp500 juta. Sementara itu, segmen harga Rp500 juta hingga Rp1 miliar mulai kehilangan daya tarik dalam beberapa bulan terakhir.

Ali Tranghanda menyatakan bahwa pergeseran ini mencerminkan batas psikologis dalam kemampuan beli masyarakat. Tantangan dalam mencapai segmen menengah yang lebih tinggi, di atas Rp1 miliar, juga menjadi faktor penentu perilaku pembeli saat ini.

Artinya, semakin banyak konsumen yang berfokus pada rumah harga terjangkau, sementara mereka yang memiliki daya beli lebih baik cenderung langsung mencari properti yang lebih mahal di kisaran Rp1 miliar hingga Rp2 miliar. Hal ini menggambarkan dinamika perubahan prilaku pasar saat ini.

Prediksi Tren Pasar Properti ke Depan

Dengan kondisi pasar saat ini, Indonesia Property Watch memperkirakan bahwa tidak akan terjadi perubahan signifikan dalam waktu dekat. CEO Ali Tranghanda menegaskan bahwa tren pelemahan di pasar perumahan akan terus berlanjut di tengah ketidakpastian ekonomi yang masih melanda.

Sebagian pengembang kini mulai menyesuaikan strategi bisnis mereka, termasuk menunda peluncuran proyek baru dan memperlambat pembangunan yang ada. Hal ini diakibatkan oleh meningkatnya biaya konstruksi dan tantangan yang dihadapi dalam memasuki pasar yang kompetitif.

Di tengah situasi tersebut, program insentif seperti PPN Ditanggung Pemerintah diharapkan dapat membantu menjaga penjualan rumah di pasar primer. Menurut Ali, program ini masih dinilai cukup efektif dalam membantu para pengembang dan menjaga minat masyarakat untuk membeli rumah.

Tags: IPWMengungkapMeningkatPembatalanPembelianPenyebabnyaRumah

Related Posts

Hunian Keluarga Muda di Metland
Properti

Hunian Keluarga Muda di Metland

November 4, 2026
Efisiensi Energi dan Material Ramah Lingkungan: Strategi 2030 untuk Keberlanjutan
Properti

Efisiensi Energi dan Material Ramah Lingkungan: Strategi 2030 untuk Keberlanjutan

November 3, 2026
Festival Jazz Tomohon 2026 Membuat Sejarah Pariwisata dan Perhotelan Sulawesi Utara
Properti

Festival Jazz Tomohon 2026 Membuat Sejarah Pariwisata dan Perhotelan Sulawesi Utara

November 3, 2026
Ritz-Carlton Bali Dapat Sertifikasi Green Key untuk Resor Berkelanjutan
Properti

Ritz-Carlton Bali Dapat Sertifikasi Green Key untuk Resor Berkelanjutan

November 2, 2026
Lari Seru Pharmaphoria 2026 diikuti 1100 Peserta
Properti

Lari Seru Pharmaphoria 2026 diikuti 1100 Peserta

November 2, 2026
Festival Layang-layang Menarik Minat Warga Tangerang
Properti

Festival Layang-layang Menarik Minat Warga Tangerang

November 1, 2026
Next Post
Antusiasme Talk Show Ivan Gunawan di Acara Islamic Travel Connect

Antusiasme Talk Show Ivan Gunawan di Acara Islamic Travel Connect

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Penyitaan Foto Keluarga Eks Jampidsus Febrie oleh Kejagung

Penyitaan Foto Keluarga Eks Jampidsus Febrie oleh Kejagung

August 20, 2026
Dedikasi Jaksa Olivia untuk Melindungi WNI di Thailand

Dedikasi Jaksa Olivia untuk Melindungi WNI di Thailand

May 7, 2026
Kondisi dan Comeback Marselino Ferdinan Bersama Timnas Indonesia

Kondisi dan Comeback Marselino Ferdinan Bersama Timnas Indonesia

May 29, 2026
Cegah Kebocoran Pendapatan Parkir dengan Pemasangan Teknologi AI oleh Dishub DKI

Cegah Kebocoran Pendapatan Parkir dengan Pemasangan Teknologi AI oleh Dishub DKI

July 28, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Polri Lakukan Pemeriksaan Saksi SU dalam Kasus Penyadapan Prabowo
  • Yusril Menanggapi Isu Gibran Sebagai Korban Penyadapan Listyo dan Rekan-rekan
  • Mantan Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo
  • Kasus Penyadapan Presiden Prabowo yang Menggemparkan
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In