• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, May 6, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Health

Suami Siram Istri dengan Air Keras Setelah Rujuk Ditolak di Pinrang Sulsel

Malino SPDI by Malino SPDI
May 6, 2026
in Health
0
Suami Siram Istri dengan Air Keras Setelah Rujuk Ditolak di Pinrang Sulsel
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, sebuah insiden tragis melibatkan seorang pria bernama Supardi alias Bang Tigor (53). Ia ditangkap setelah menyiram istrinya, Nuraini (41), dengan air keras, menyebabkan korban mengalami luka bakar parah di wajah dan tangan.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, insiden tersebut terjadi karena korban menolak ajakan pelaku untuk rujuk setelah sekian lama terpisah. Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Ananda Gunawan, menjelaskan bahwa pelaku merasa sakit hati dan tidak dihargai oleh Nuraini.

READ ALSO

170 Ribu Anak di Sulsel Tidak Sekolah, Mayoritas Usia SMA Memilih Bekerja

Demo Hardiknas, Mahasiswa Aksi di Kementerian Pendidikan dan Teknologi

Peristiwa ini terjadi saat Nuraini sedang berbaring sambil menggunakan handphone di belakang tempat jualannya. Supardi datang dengan memakai helm dan menyiramkan air keras ke wajah istrinya tanpa peringatan, yang membuat korban langsung berteriak minta tolong.

Warga setempat yang mendengar teriakan tersebut berusaha untuk membantu, tetapi Supardi berhasil melarikan diri. Ananda menambahkan bahwa pelaku membeli gorengan sebelum melakukan aksinya, menunjukkan bahwa ia telah merencanakan serangan ini.

Pasca kejadian, Nuraini dilarikan ke rumah keluarganya sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang intensif. Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Supardi tanpa perlawanan.

Akar Masalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Indonesia

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan isu yang sangat serius di Indonesia. Banyak kasus serupa yang terjadi, sering kali didorong oleh masalah komunikasi dan ketidakpuasan dalam hubungan. Kasus Supardi dan Nuraini hanyalah contoh kecil dari realitas yang lebih besar.

Berbagai faktor bisa menjadi pemicu terjadinya KDRT, seperti masalah ekonomi, ketidakadilan gender, dan tekanan sosial. Statistik menunjukkan bahwa masih banyak perempuan yang menjadi korban, tetapi sering kali mereka tidak bisa atau malu untuk melaporkan kekerasan yang dialami.

Selain itu, sering kali pelaku merasa memiliki hak untuk mengontrol atau mencederai pasangan mereka. Pendidikan dan kesadaran akan hak asasi manusia sangat penting untuk mencegah terulangnya kekerasan ini.

Memperkuat komunikasi antara pasangan juga menjadi kunci untuk mencegah konflik. Ketika kedua belah pihak mampu berbicara secara terbuka, banyak masalah dapat diselesaikan dengan cara damai sebelum berkembang menjadi kekerasan.

Banyak organisasi di Indonesia yang berjuang untuk meningkatkan kesadaran akan KDRT dan membantu korban mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan. Namun, peran masyarakat juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung.

Pentingnya Peran Polisi Dalam Menangani Kasus KDRT

Pihak kepolisian memiliki tanggung jawab besar dalam menangani kasus-kasus KDRT. Mereka tidak hanya perlu menangkap pelaku, tetapi juga memberikan perlindungan dan dukungan kepada korban. Dalam kasus Supardi, respon cepat pihak kepolisian menunjukkan pentingnya tindakan segera.

Polisi diharapkan dapat mendengar keluhan korban dan memberikan solusi yang sesuai. Tak jarang, proses hukum menjadi sangat panjang dan melelahkan bagi korban, sehingga dukungan psikologis juga penting diberikan.

Masyarakat pun diimbau untuk lebih aktif melaporkan kasus KDRT yang mereka saksikan. Polisi dapat berfungsi sebagai perantara untuk memberikan bantuan, tetapi tanpa laporan dari masyarakat, banyak kasus tidak dapat terungkap.

Pendidikan juga merupakan bagian dari pendekatan yang lebih besar. Anggota polisi harus dilatih untuk mengenali tanda-tanda KDRT dan cara menangani laporan dengan empati dan kepekaan. Hal ini penting agar korban merasa aman untuk melaporkan kejadian yang mereka alami.

Keberadaan hukum yang jelas dan tegas juga diperlukan. Dengan aturan yang ketat dan langkah hukum yang pasti, diharapkan dapat menurunkan angka kekerasan dalam rumah tangga di negara ini.

Perlunya Penanganan Komprehensif terhadap Korban KDRT

Setelah mengalami kekerasan, korban sangat membutuhkan bantuan untuk pulih baik secara mental maupun fisik. Rumah sakit dan lembaga sosial memiliki peran krusial dalam menyediakan perawatan yang diperlukan. Tidak hanya perawatan medis, tetapi juga dukungan psikologis.

Satu langkah yang bisa diambil adalah menciptakan tempat aman bagi korban untuk beristirahat dan mendapatkan dukungan. Banyak organisasi non-pemerintah telah memulai program yang membantu korban KDRT untuk mendapatkan tempat tinggal dan dukungan profesional.

Pendidikan dan pelatihan keterampilan juga penting untuk memastikan korban dapat mandiri setelah keluar dari situasi berbahaya. Mereka perlu diberi kesempatan untuk belajar dan bekerja agar tidak kembali ke dalam lingkungan yang sama.

Penting juga untuk menyadari bahwa masukan dari komunitas sangat penting. Dukungan sosial dari keluarga dan teman-teman dapat membantu korban merasa lebih kuat dan termotivasi untuk melanjutkan hidup mereka.

Melalui pendekatan yang komprehensif, diharapkan korban KDRT dapat sembuh dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Kesadaran kolektif dari masyarakat sangat penting untuk menciptakan perubahan yang berarti.

Tags: AirdenganDitolakIstriKerasPinrangRujukSetelahSiramSuamiSulsel

Related Posts

170 Ribu Anak di Sulsel Tidak Sekolah, Mayoritas Usia SMA Memilih Bekerja
Health

170 Ribu Anak di Sulsel Tidak Sekolah, Mayoritas Usia SMA Memilih Bekerja

May 5, 2026
Demo Hardiknas, Mahasiswa Aksi di Kementerian Pendidikan dan Teknologi
Health

Demo Hardiknas, Mahasiswa Aksi di Kementerian Pendidikan dan Teknologi

May 5, 2026
Peringatan Hardiknas, Abdul Mu’ti Sampaikan Terima Kasih kepada Guru
Health

Peringatan Hardiknas, Abdul Mu’ti Sampaikan Terima Kasih kepada Guru

May 4, 2026
Ratusan Rumah di OKU Sumsel Terendam Banjir dengan Ketinggian Air 130 Cm
Health

Ratusan Rumah di OKU Sumsel Terendam Banjir dengan Ketinggian Air 130 Cm

May 4, 2026
Dokter Magang di RS Jambi Meninggal, Kemenkes Kirim Tim Untuk Investigasi
Health

Dokter Magang di RS Jambi Meninggal, Kemenkes Kirim Tim Untuk Investigasi

May 3, 2026
Buruh Karawang Meninggal Diduga Karena Leher Terjerat Benang Layangan
Health

Buruh Karawang Meninggal Diduga Karena Leher Terjerat Benang Layangan

May 3, 2026
Next Post
Usai Lapor Prabowo, Bos OJK Yakin Dolar AS Akan Kembali, Ini Syaratnya

Usai Lapor Prabowo, Bos OJK Yakin Dolar AS Akan Kembali, Ini Syaratnya

POPULAR NEWS

No Content Available

EDITOR'S PICK

Penjelasan tentang Munculnya Awan Pelangi di Langit Jonggol menurut BMKG

Penjelasan tentang Munculnya Awan Pelangi di Langit Jonggol menurut BMKG

May 1, 2026
Fakta Kasus Pendiri Ponpes Cabuli Banyak Santriwati di Pati

DPR Minta Pemerintah Dukung Korban Pencabulan Pendiri Ponpes Pati

May 4, 2026
Perkerasan Jalan Mengakibatkan 10 Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi

Perkerasan Jalan Mengakibatkan 10 Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi

May 4, 2026
Rapimnas SOKSI di Bandung Undang Bahlil untuk Perkuat Sinergi Golkar

Rapimnas SOKSI di Bandung Undang Bahlil untuk Perkuat Sinergi Golkar

May 4, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Bos Terra Drone Ungkap 20 Korban Minta Ganti Rugi Lebih dari Rp100 Juta
  • Kasus Pendiri Pesantren di Pati Diduga Cabul Terhadap Santri Dapat Sorotan PBNU
  • Dorong Industri Logistik, Hadirkan Infrastruktur Air Bersih di Holdwell Business Park
  • Pengeroyokan Wisatawan Surabaya di Malang Terjadi dalam Detik-Detik Menghentikan Kegiatan
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In