• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Tuesday, August 11, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Health

Suami Siram Istri dengan Air Keras Setelah Rujuk Ditolak di Pinrang Sulsel

Malino SPDI by Malino SPDI
May 6, 2026
in Health
0
Suami Siram Istri dengan Air Keras Setelah Rujuk Ditolak di Pinrang Sulsel
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, sebuah insiden tragis melibatkan seorang pria bernama Supardi alias Bang Tigor (53). Ia ditangkap setelah menyiram istrinya, Nuraini (41), dengan air keras, menyebabkan korban mengalami luka bakar parah di wajah dan tangan.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, insiden tersebut terjadi karena korban menolak ajakan pelaku untuk rujuk setelah sekian lama terpisah. Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Ananda Gunawan, menjelaskan bahwa pelaku merasa sakit hati dan tidak dihargai oleh Nuraini.

READ ALSO

Kebakaran Bromo Meluas Hingga 742 Hektare

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Peristiwa ini terjadi saat Nuraini sedang berbaring sambil menggunakan handphone di belakang tempat jualannya. Supardi datang dengan memakai helm dan menyiramkan air keras ke wajah istrinya tanpa peringatan, yang membuat korban langsung berteriak minta tolong.

Warga setempat yang mendengar teriakan tersebut berusaha untuk membantu, tetapi Supardi berhasil melarikan diri. Ananda menambahkan bahwa pelaku membeli gorengan sebelum melakukan aksinya, menunjukkan bahwa ia telah merencanakan serangan ini.

Pasca kejadian, Nuraini dilarikan ke rumah keluarganya sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang intensif. Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Supardi tanpa perlawanan.

Akar Masalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Indonesia

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan isu yang sangat serius di Indonesia. Banyak kasus serupa yang terjadi, sering kali didorong oleh masalah komunikasi dan ketidakpuasan dalam hubungan. Kasus Supardi dan Nuraini hanyalah contoh kecil dari realitas yang lebih besar.

Berbagai faktor bisa menjadi pemicu terjadinya KDRT, seperti masalah ekonomi, ketidakadilan gender, dan tekanan sosial. Statistik menunjukkan bahwa masih banyak perempuan yang menjadi korban, tetapi sering kali mereka tidak bisa atau malu untuk melaporkan kekerasan yang dialami.

Selain itu, sering kali pelaku merasa memiliki hak untuk mengontrol atau mencederai pasangan mereka. Pendidikan dan kesadaran akan hak asasi manusia sangat penting untuk mencegah terulangnya kekerasan ini.

Memperkuat komunikasi antara pasangan juga menjadi kunci untuk mencegah konflik. Ketika kedua belah pihak mampu berbicara secara terbuka, banyak masalah dapat diselesaikan dengan cara damai sebelum berkembang menjadi kekerasan.

Banyak organisasi di Indonesia yang berjuang untuk meningkatkan kesadaran akan KDRT dan membantu korban mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan. Namun, peran masyarakat juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung.

Pentingnya Peran Polisi Dalam Menangani Kasus KDRT

Pihak kepolisian memiliki tanggung jawab besar dalam menangani kasus-kasus KDRT. Mereka tidak hanya perlu menangkap pelaku, tetapi juga memberikan perlindungan dan dukungan kepada korban. Dalam kasus Supardi, respon cepat pihak kepolisian menunjukkan pentingnya tindakan segera.

Polisi diharapkan dapat mendengar keluhan korban dan memberikan solusi yang sesuai. Tak jarang, proses hukum menjadi sangat panjang dan melelahkan bagi korban, sehingga dukungan psikologis juga penting diberikan.

Masyarakat pun diimbau untuk lebih aktif melaporkan kasus KDRT yang mereka saksikan. Polisi dapat berfungsi sebagai perantara untuk memberikan bantuan, tetapi tanpa laporan dari masyarakat, banyak kasus tidak dapat terungkap.

Pendidikan juga merupakan bagian dari pendekatan yang lebih besar. Anggota polisi harus dilatih untuk mengenali tanda-tanda KDRT dan cara menangani laporan dengan empati dan kepekaan. Hal ini penting agar korban merasa aman untuk melaporkan kejadian yang mereka alami.

Keberadaan hukum yang jelas dan tegas juga diperlukan. Dengan aturan yang ketat dan langkah hukum yang pasti, diharapkan dapat menurunkan angka kekerasan dalam rumah tangga di negara ini.

Perlunya Penanganan Komprehensif terhadap Korban KDRT

Setelah mengalami kekerasan, korban sangat membutuhkan bantuan untuk pulih baik secara mental maupun fisik. Rumah sakit dan lembaga sosial memiliki peran krusial dalam menyediakan perawatan yang diperlukan. Tidak hanya perawatan medis, tetapi juga dukungan psikologis.

Satu langkah yang bisa diambil adalah menciptakan tempat aman bagi korban untuk beristirahat dan mendapatkan dukungan. Banyak organisasi non-pemerintah telah memulai program yang membantu korban KDRT untuk mendapatkan tempat tinggal dan dukungan profesional.

Pendidikan dan pelatihan keterampilan juga penting untuk memastikan korban dapat mandiri setelah keluar dari situasi berbahaya. Mereka perlu diberi kesempatan untuk belajar dan bekerja agar tidak kembali ke dalam lingkungan yang sama.

Penting juga untuk menyadari bahwa masukan dari komunitas sangat penting. Dukungan sosial dari keluarga dan teman-teman dapat membantu korban merasa lebih kuat dan termotivasi untuk melanjutkan hidup mereka.

Melalui pendekatan yang komprehensif, diharapkan korban KDRT dapat sembuh dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Kesadaran kolektif dari masyarakat sangat penting untuk menciptakan perubahan yang berarti.

Tags: AirdenganDitolakIstriKerasPinrangRujukSetelahSiramSuamiSulsel

Related Posts

Kebakaran Bromo Meluas Hingga 742 Hektare
Health

Kebakaran Bromo Meluas Hingga 742 Hektare

August 11, 2026
Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal
Health

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa, Publik Diminta Sabar Tunggu Hasil Investigasi
Health

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa, Publik Diminta Sabar Tunggu Hasil Investigasi

August 10, 2026
Tanggapan TNI dan Polri tentang Pendaftaran Pramuka Garuda Tanpa Tes
Health

Tanggapan TNI dan Polri tentang Pendaftaran Pramuka Garuda Tanpa Tes

August 9, 2026
Karhutla di Bangka Tengah Mencapai 118 Hektare Pada Juli-Agustus 2026
Health

Karhutla di Bangka Tengah Mencapai 118 Hektare Pada Juli-Agustus 2026

August 9, 2026
Target Mensos 150 Ribu Anak Ikut Sekolah Rakyat hingga 2027
Health

Target Mensos 150 Ribu Anak Ikut Sekolah Rakyat hingga 2027

August 8, 2026
Next Post
Usai Lapor Prabowo, Bos OJK Yakin Dolar AS Akan Kembali, Ini Syaratnya

Usai Lapor Prabowo, Bos OJK Yakin Dolar AS Akan Kembali, Ini Syaratnya

POPULAR NEWS

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

June 27, 2026
Pelatih Renang di Kendari Diduga Melakukan Pencabulan terhadap 4 Anak di Bawah Umur

Pelatih Renang di Kendari Diduga Melakukan Pencabulan terhadap 4 Anak di Bawah Umur

July 10, 2026
Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

June 14, 2026

EDITOR'S PICK

Polisi Kerahkan Intel untuk Mengalihkan Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Bundaran HI

Polisi Kerahkan Intel untuk Mengalihkan Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Bundaran HI

June 12, 2026
Argentina Siap Panaskan Mesin Misi Pertahankan Gelar Piala Dunia 2026 Dimulai

Argentina Siap Panaskan Mesin Misi Pertahankan Gelar Piala Dunia 2026 Dimulai

June 2, 2026
Pria Cimahi Ditangkap Usai Membuat Video AI Prabowo, Ini Modusnya

Pria Cimahi Ditangkap Usai Membuat Video AI Prabowo, Ini Modusnya

August 7, 2026
Respons Guru terhadap Wacana Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis

Respons Guru terhadap Wacana Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis

May 30, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah Ditentang PDIP
  • Dugaan Awal Kebakaran Bromo oleh Wagub Jatim Terungkap: Kelalaian Manusia
  • Uji KUHP di MK, Polri dan KPK Berbeda Pendapat tentang Penghitungan Kerugian Negara
  • Pakar Ungkap Pilkada Tanpa Wakil Berpotensi Melanggar UUD
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In