• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, September 5, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Tekno

Angin Kencang Menghancurkan 58 Hunian Sementara Korban Banjir di Aceh Utara

Malino SPDI by Malino SPDI
June 4, 2026
in Tekno
0
Angin Kencang Menghancurkan 58 Hunian Sementara Korban Banjir di Aceh Utara
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Angin kencang yang menghantam Kabupaten Aceh Utara, Aceh, baru-baru ini menyebabkan kerusakan signifikan pada kawasan hunian sementara korban banjir bandang di Kecamatan Langkahan. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa sebanyak 58 unit hunian sementara (huntara) terpaksa mengalami rusak, dan situasi ini menimbulkan kepedihan bagi penghuninya yang sudah mengalami bencana sebelumnya.

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), cuaca ekstrem telah melanda sejumlah desa di wilayah tersebut, termasuk Desa Rumoh Rayeuk, Buket Linteung, Geudumbak, dan Langkahan. Ini adalah kondisi yang mencemaskan karena dampak angin kencang ini terjadi di saat banyak warga masih berjuang untuk pulih dari bencana sebelumnya.

READ ALSO

Warga Dihimbau Waspada Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau dan Suara Dentuman

Polisi Sita Rp11 Juta dari Tersangka Penggelapan Uang di TikTok

Di antara 58 unit huntara yang rusak, kerusakan paling signifikan terjadi pada bagian atap bangunan. Penghuni hunian sementara sangat bergantung pada struktur ini sebagai mata pencaharian dan perlindungan dari cuaca yang adakalanya tidak bersahabat.

Detail Kerusakan pada Hunian Sementara di Aceh Utara

Di Desa Rumoh Rayeuk, tercatat sebanyak 36 unit huntara terdampak, di mana rincian menunjukkan bahwa 11 unit mengalami kerusakan berat, 20 unit rusak sedang, dan lima unit lainnya rusak ringan. Tingginya angka kerusakan ini mencerminkan betapa parahnya angin kencang yang melanda, membuat penghuninya berisiko kehilangan tempat tinggal.

Sementara itu, di Desa Buket Linteung, terdapat tujuh unit huntara yang mengalami kerusakan berat, serta satu unit tempat ibadah yang juga terdampak. Hal ini mengindikasikan bahwa serangan cuaca bukan hanya memengaruhi tempat tinggal, tetapi juga tempat berkumpul dan beribadah masyarakat setempat.

Di Desa Geudumbak, sepuluh unit huntara mengalami kerusakan yang bervariasi, dengan rincian empat unit rusak berat, empat unit rusak sedang, dan dua unit rusak ringan. Di Desa Langkahan sendiri, terdapat lima unit huntara yang rusak ringan. Situasi ini menambah beban warga yang tengah berjuang setelah bencana sebelumnya.

Pantauan dan Respons dari BPBA Terkait Bencana

Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa akibat kejadian ini. Namun, jumlah warga terdampak dan status pengungsi masih dalam proses pendataan oleh tim petugas di lapangan. Data ini krusial untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan tepat waktu.

Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti, menegaskan pentingnya penanganan yang cepat. “Benar, telah terjadi angin kencang di Kecamatan Langkahan,” ujarnya, menunjukkan keseriusan situasi yang dihadapi. Penanganan ini sangat penting agar kebutuhan dasar masyarakat dapat dipenuhi sesegera mungkin.

Dia juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca di wilayah tersebut sudah mulai membaik. Warga yang terdampak dilakukan upaya mitigasi dengan memindahkan barang-barang berharga ke lokasi yang lebih aman untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya cuaca buruk susulan.

Pentingnya Kewaspadaan Terhadap Cuaca Ekstrem di Aceh

Dari data sementara yang dikeluarkan oleh BPBA, total sebanyak 58 unit huntara yang terdampak oleh bencana ini menjadi indikator jelas akan risiko yang dihadapi masyarakat setempat. Kondisi seperti ini selalu mengingatkan kita pentingnya kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi kapan saja.

BPBA mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada terutama selama musim peralihan yang terus berlangsung di berbagai wilayah Aceh. Pemahaman dan tindakan preventif dari masyarakat adalah langkah awal untuk mengurangi risiko lebih besar di masa depan.

Adalah penting untuk terus memperkuat infrastruktur yang ada dan mengembangkan rencana mitigasi bencana yang efisien. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih siap menghadapi situasi darurat yang bisa kembali terjadi di kemudian hari.

Tags: AcehAnginBanjirHunianKencangKorbanMenghancurkanSementaraUtara

Related Posts

Warga Dihimbau Waspada Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau dan Suara Dentuman
Tekno

Warga Dihimbau Waspada Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau dan Suara Dentuman

September 5, 2026
Polisi Sita Rp11 Juta dari Tersangka Penggelapan Uang di TikTok
Tekno

Polisi Sita Rp11 Juta dari Tersangka Penggelapan Uang di TikTok

September 4, 2026
Kawasan Gunung Ijen Terbakar, Api Meluas di Cagar Alam
Tekno

Kawasan Gunung Ijen Terbakar, Api Meluas di Cagar Alam

September 4, 2026
Tekno

Dana Pendidikan Tidak Diperbolehkan Untuk MBG

September 3, 2026
Kebakaran Mencekam di TPA Putri Cempo Solo
Tekno

Kebakaran Mencekam di TPA Putri Cempo Solo

September 3, 2026
WN Taiwan Tersangka Penyelundupan 800 Kg Ketamin
Tekno

WN Taiwan Tersangka Penyelundupan 800 Kg Ketamin

September 2, 2026
Next Post
Jelang Tengah Malam Wamen Imipas Serahkan Diri ke KPK

Jelang Tengah Malam Wamen Imipas Serahkan Diri ke KPK

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Geledah Rumah Pengusaha di Pacitan Terkait Kasus Bupati Ponorogo

Geledah Rumah Pengusaha di Pacitan Terkait Kasus Bupati Ponorogo

May 19, 2026

EDITOR'S PICK

Bupati Muara Enim Tersangka Suap Penerima dan Pemberi

Bupati Muara Enim Tersangka Suap Penerima dan Pemberi

June 11, 2026
WN Portugal Ditangkap di Bandara Bali Karena Bawa 50 Butir Amunisi Nirdokumen

WN Portugal Ditangkap di Bandara Bali Karena Bawa 50 Butir Amunisi Nirdokumen

June 24, 2026
Antusiasme Talk Show Ivan Gunawan di Acara Islamic Travel Connect

Antusiasme Talk Show Ivan Gunawan di Acara Islamic Travel Connect

July 31, 2026
Tempat Nonton Pertandingan Belanda vs Jepang Piala Dunia 2026

Tempat Nonton Tunisia vs Belanda Piala Dunia 2026

June 26, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Krakatau Semburkan Lava, Warga Diimbau Jauhi Radius 3 Km
  • Dentuman di Jabar Diduga Terkait dengan Aktivitas Anak Krakatau
  • Anak Krakatau Erupsi, BNPB Imbau Warga Banten-Lampung Tetap Tenang Terkait Tsunami
  • Warga Dihimbau Waspada Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau dan Suara Dentuman
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In