• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, July 22, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Otomotif

Api Misterius di Rumah Sleman Diduga Akibat Limbah Pemotongan Ayam

Malino SPDI by Malino SPDI
June 4, 2026
in Otomotif
0
Api Misterius di Rumah Sleman Diduga Akibat Limbah Pemotongan Ayam
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pakar dari Universitas Gadjah Mada (UGM) telah merilis hasil investigasi mengenai kebakaran misterius yang sering terjadi di kediaman Mutfiana, yang berlokasi di Seyegan, Sleman, DI Yogyakarta. Investigasi ini mengungkap bahwa api yang muncul diduga terkait dengan keberadaan gas hidrogen (H2) yang terdeteksi di lokasi tersebut.

Koordinator Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik UGM, Alva Edy Tontowi, menyebutkan bahwa gas hidrogen kemungkinan besar berasal dari proses fermentasi limbah organik, terutama dari pemotongan ayam yang dilakukan oleh keluarga Mutfiana. Proses ini dapat menciptakan lingkungan yang mendukung terbentuknya gas berbahaya.

READ ALSO

PBNU Ajak Prabowo Hadiri Muktamar NU ke-35 di Jombang

Bupati Lombok Barat Diduga Terima Uang Miliaran dan Tas Mewah

Penelitian ini semakin menarik karena menunjukkan bahwa gas hidrogen dapat berasosiasi dengan senyawa lain yang juga berisiko, seperti gas fosfin (PH3). Gas fosfin dihasilkan dari material yang kaya fosfat, seperti tulang dan bagian keras bulu ayam, yang sering kali terabaikan dalam proses analisis.

Analisis Lebih Dalam Mengenai Kebakaran Misterius

Alva mengungkapkan bahwa gas fosfin sulit terdeteksi dan akan terbakar jika terpapar oksigen. Paduan antara gas hidrogen dan fosfin itulah yang diduga menjadi pemicu terjadinya kebakaran. Tim peneliti UGM kini sedang menjalani penelitian laboratorium untuk meneliti sumber gas berbahaya ini lebih lanjut.

Mereka juga melakukan analisis terhadap limbah cair yang mungkin berkontribusi terhadap fenomena kebakaran ini. Saat ini, UGM merekomendasikan agar sirkulasi udara di rumah Mutfiana lebih baik lagi dengan membuka jendela dan pintu agar gas berbahaya dapat cepat keluar.

Langkah preventif lain yang disarankan adalah pemasangan blower atau kipas angin. Ini bertujuan untuk mencegah penumpukan gas yang dapat mencapai konsentrasi berbahaya. Hal ini sangat penting mengingat kondisi di dalam rumah yang berpotensi menjadi sarang gas beracun.

Rangkuman Penemuan dan Rekomendasi

Sebagai bagian dari investigasi ini, tim menekankan pentingnya mengeluarkan barang-barang yang mudah terbakar dari dalam rumah untuk mengurangi risiko kebakaran lebih lanjut. Ini termasuk pakaian dan barang-barang lain yang dapat dengan mudah menjadi saksi bisu dari kebakaran yang tak terduga.

Tim UGM juga merencanakan untuk melakukan penjenuhan cairan basa, seperti air kapur, pada tanah dan lantai kediaman. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir kemungkinan bakteri Clostridium yang dapat mengakibatkan peningkatan gas hidrogen.

Kebakaran ini telah mengganggu keluarga Mutfiana selama hampir dua minggu, dengan lebih dari 80 kejadian terpisah yang terkait dengan api yang muncul tiba-tiba. Kejadian ini tak hanya mengikis ketenangan keluarga namun juga memunculkan kecemasan di sekitar lingkungan.

Pengalaman Keluarga Mutfiana dan Dampak Sosial

Keluarga Mutfiana telah mencatat lebih dari 65 titik kebakaran yang terjadi di dalam rumah mereka sejak insiden mulai terjadi. Tidur menjadi sulit, dan mereka selalu waspada terhadap kemungkinan kebakaran lebih lanjut. Terbakar juga barang berharga dan persediaan makanan yang ada di rumah.

Lebih memprihatinkan, titik-titik api ini mulai melebar hingga ke area ruko tempat mereka mengungsi. Dalam dua minggu terakhir, mereka merasa tertekan dan terisolasi dari aktivitas sosial lain, yang tentunya memberi dampak psikologis berarti bagi seluruh keluarga.

Situasi ini menunjukkan betapa bahayanya fenomena yang tidak terdeteksi dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat. Keluarga Mutfiana berharap bahwa langkah-langkah yang diambil oleh para peneliti dapat segera membuahkan hasil positif dan mengakhiri teror api yang menghantui mereka.

Tags: AkibatApiAyamDidugaLimbahMisteriusPemotonganRumahSleman

Related Posts

PBNU Ajak Prabowo Hadiri Muktamar NU ke-35 di Jombang
Otomotif

PBNU Ajak Prabowo Hadiri Muktamar NU ke-35 di Jombang

July 22, 2026
Bupati Lombok Barat Diduga Terima Uang Miliaran dan Tas Mewah
Otomotif

Bupati Lombok Barat Diduga Terima Uang Miliaran dan Tas Mewah

July 21, 2026
KPK Menangkap 3 Tersangka Korupsi Proyek Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Otomotif

OTT KPK Tangkap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini

July 20, 2026
Pembunuh yang Diduga Targetkan Siswa SD di Makassar Sudah Lama Incar Korban
Otomotif

Polisi Bantu Bebaskan 2 WNI Terkait Penipuan Online di Myanmar

July 20, 2026
Polisi Tangkap Pemerkosa Mahasiswi yang Mendaftar Kerja Sebagai Pengasuh Anak
Otomotif

Penyekapan di Cikarang, Pelaku Utama Ditangkap

July 19, 2026
Diplomasi Kuliner Promosikan UMKM di Blora oleh Bupati Arief Rohman
Otomotif

Diplomasi Kuliner Promosikan UMKM di Blora oleh Bupati Arief Rohman

July 19, 2026
Next Post
IHSG Terus Tertekan, Sesi 1 Anjlok 3,48%

IHSG Terus Tertekan, Sesi 1 Anjlok 3,48%

POPULAR NEWS

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

June 27, 2026
Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

June 14, 2026
Hakim Tegaskan Andrie Yunus Harus Memberikan Kesaksian di Sidang

Hakim Tegaskan Andrie Yunus Harus Memberikan Kesaksian di Sidang

May 7, 2026

EDITOR'S PICK

Bupati Muara Enim Jadi Tersangka, KPK Amankan Uang Rp2 Miliar

Bupati Muara Enim Jadi Tersangka, KPK Amankan Uang Rp2 Miliar

June 9, 2026
Ekspansi Metland di Sulawesi Utara, Penjualan Sudah Mencapai Rp677 Miliar

Ekspansi Metland di Sulawesi Utara, Penjualan Sudah Mencapai Rp677 Miliar

May 28, 2026
Polisi di Lampung Dilempari Batu saat Tangkap DPO Begal di Acara Pernikahan

Polisi di Lampung Dilempari Batu saat Tangkap DPO Begal di Acara Pernikahan

June 6, 2026
Demo Tolak Kenaikan BBM Terjadi di Cikini, Massa Membakar Ban

Demo Tolak Kenaikan BBM Terjadi di Cikini, Massa Membakar Ban

June 11, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Pekerja Dengar Teriakan Usai Rumah Meledak di Polonia Medan
  • Garda Pemuda Dukung NasDem Raih Posisi Tiga Besar Pemilu 2029
  • Bupati Lombok Barat Miliki 55 Aset Tanah yang Banyak Tidak Dilaporkan
  • Jumlah Truk Sampah ke TPST Bantargebang Menurut Pramono Kini Berkurang
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In