• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Friday, June 5, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Otomotif

Api Misterius di Rumah Sleman Diduga Akibat Limbah Pemotongan Ayam

Malino SPDI by Malino SPDI
June 4, 2026
in Otomotif
0
Api Misterius di Rumah Sleman Diduga Akibat Limbah Pemotongan Ayam
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pakar dari Universitas Gadjah Mada (UGM) telah merilis hasil investigasi mengenai kebakaran misterius yang sering terjadi di kediaman Mutfiana, yang berlokasi di Seyegan, Sleman, DI Yogyakarta. Investigasi ini mengungkap bahwa api yang muncul diduga terkait dengan keberadaan gas hidrogen (H2) yang terdeteksi di lokasi tersebut.

Koordinator Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik UGM, Alva Edy Tontowi, menyebutkan bahwa gas hidrogen kemungkinan besar berasal dari proses fermentasi limbah organik, terutama dari pemotongan ayam yang dilakukan oleh keluarga Mutfiana. Proses ini dapat menciptakan lingkungan yang mendukung terbentuknya gas berbahaya.

READ ALSO

4 Terdakwa Korupsi Penjualan Lahan PTPN Divonis Bebas

Wakil Menteri Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Penelitian ini semakin menarik karena menunjukkan bahwa gas hidrogen dapat berasosiasi dengan senyawa lain yang juga berisiko, seperti gas fosfin (PH3). Gas fosfin dihasilkan dari material yang kaya fosfat, seperti tulang dan bagian keras bulu ayam, yang sering kali terabaikan dalam proses analisis.

Analisis Lebih Dalam Mengenai Kebakaran Misterius

Alva mengungkapkan bahwa gas fosfin sulit terdeteksi dan akan terbakar jika terpapar oksigen. Paduan antara gas hidrogen dan fosfin itulah yang diduga menjadi pemicu terjadinya kebakaran. Tim peneliti UGM kini sedang menjalani penelitian laboratorium untuk meneliti sumber gas berbahaya ini lebih lanjut.

Mereka juga melakukan analisis terhadap limbah cair yang mungkin berkontribusi terhadap fenomena kebakaran ini. Saat ini, UGM merekomendasikan agar sirkulasi udara di rumah Mutfiana lebih baik lagi dengan membuka jendela dan pintu agar gas berbahaya dapat cepat keluar.

Langkah preventif lain yang disarankan adalah pemasangan blower atau kipas angin. Ini bertujuan untuk mencegah penumpukan gas yang dapat mencapai konsentrasi berbahaya. Hal ini sangat penting mengingat kondisi di dalam rumah yang berpotensi menjadi sarang gas beracun.

Rangkuman Penemuan dan Rekomendasi

Sebagai bagian dari investigasi ini, tim menekankan pentingnya mengeluarkan barang-barang yang mudah terbakar dari dalam rumah untuk mengurangi risiko kebakaran lebih lanjut. Ini termasuk pakaian dan barang-barang lain yang dapat dengan mudah menjadi saksi bisu dari kebakaran yang tak terduga.

Tim UGM juga merencanakan untuk melakukan penjenuhan cairan basa, seperti air kapur, pada tanah dan lantai kediaman. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir kemungkinan bakteri Clostridium yang dapat mengakibatkan peningkatan gas hidrogen.

Kebakaran ini telah mengganggu keluarga Mutfiana selama hampir dua minggu, dengan lebih dari 80 kejadian terpisah yang terkait dengan api yang muncul tiba-tiba. Kejadian ini tak hanya mengikis ketenangan keluarga namun juga memunculkan kecemasan di sekitar lingkungan.

Pengalaman Keluarga Mutfiana dan Dampak Sosial

Keluarga Mutfiana telah mencatat lebih dari 65 titik kebakaran yang terjadi di dalam rumah mereka sejak insiden mulai terjadi. Tidur menjadi sulit, dan mereka selalu waspada terhadap kemungkinan kebakaran lebih lanjut. Terbakar juga barang berharga dan persediaan makanan yang ada di rumah.

Lebih memprihatinkan, titik-titik api ini mulai melebar hingga ke area ruko tempat mereka mengungsi. Dalam dua minggu terakhir, mereka merasa tertekan dan terisolasi dari aktivitas sosial lain, yang tentunya memberi dampak psikologis berarti bagi seluruh keluarga.

Situasi ini menunjukkan betapa bahayanya fenomena yang tidak terdeteksi dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat. Keluarga Mutfiana berharap bahwa langkah-langkah yang diambil oleh para peneliti dapat segera membuahkan hasil positif dan mengakhiri teror api yang menghantui mereka.

Tags: AkibatApiAyamDidugaLimbahMisteriusPemotonganRumahSleman

Related Posts

4 Terdakwa Korupsi Penjualan Lahan PTPN Divonis Bebas
Otomotif

4 Terdakwa Korupsi Penjualan Lahan PTPN Divonis Bebas

June 5, 2026
Wakil Menteri Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Otomotif

Wakil Menteri Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

June 4, 2026
Blusukan Jokowi Tidak Akan Membawa Perubahan Signifikan
Otomotif

Blusukan Jokowi Tidak Akan Membawa Perubahan Signifikan

June 3, 2026
KPK Menangkap 3 Tersangka Korupsi Proyek Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Otomotif

KPK Menangkap 3 Tersangka Korupsi Proyek Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

June 3, 2026
Bupati Bogor Pastikan Pembangunan Jalan Tambang Rumpin-Cigudeg Berlanjut
Otomotif

Bupati Bogor Pastikan Pembangunan Jalan Tambang Rumpin-Cigudeg Berlanjut

June 2, 2026
BRIN Memohon Maaf atas Kesalahan Desain Garuda dalam Perayaan Hari Lahir Pancasila
Otomotif

BRIN Memohon Maaf atas Kesalahan Desain Garuda dalam Perayaan Hari Lahir Pancasila

June 2, 2026
Next Post
IHSG Terus Tertekan, Sesi 1 Anjlok 3,48%

IHSG Terus Tertekan, Sesi 1 Anjlok 3,48%

POPULAR NEWS

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

May 24, 2026
19 WNI Ditangkap di Arab Saudi Karena Melanggar Hukum Haji

19 WNI Ditangkap di Arab Saudi Karena Melanggar Hukum Haji

May 17, 2026

EDITOR'S PICK

Petani Jawa Temukan Harta Karun Emas Seberat 16 Kg, Berikut Ceritanya

Petani Jawa Temukan Harta Karun Emas Seberat 16 Kg, Berikut Ceritanya

May 15, 2026
Warga Kulon Progo Suspek Virus Hanta Terbukti Negatif

Warga Kulon Progo Suspek Virus Hanta Terbukti Negatif

May 11, 2026
Jemaah Haji Embarkasi Makassar Dijadwalkan Tiba di Tanah Air pada 1 Juni

Jemaah Haji Embarkasi Makassar Dijadwalkan Tiba di Tanah Air pada 1 Juni

May 31, 2026
Kunjungan Paris Prabowo Disambut di Istana Elysee

Kunjungan Paris Prabowo Disambut di Istana Elysee

May 29, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Liverpool Percepat Pencarian Wonderkid dari Hertha Berlin
  • Penipuan Berkedok Investasi Ditemukan di Purwokerto, Ini Modusnya dari OJK
  • 4 Terdakwa Korupsi Penjualan Lahan PTPN Divonis Bebas
  • Bidik Maluku Utara Jadi Acuan Hilirisasi Nikel Global
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In