• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Friday, June 12, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Otomotif

Api Misterius di Rumah Sleman Diduga Akibat Limbah Pemotongan Ayam

Malino SPDI by Malino SPDI
June 4, 2026
in Otomotif
0
Api Misterius di Rumah Sleman Diduga Akibat Limbah Pemotongan Ayam
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pakar dari Universitas Gadjah Mada (UGM) telah merilis hasil investigasi mengenai kebakaran misterius yang sering terjadi di kediaman Mutfiana, yang berlokasi di Seyegan, Sleman, DI Yogyakarta. Investigasi ini mengungkap bahwa api yang muncul diduga terkait dengan keberadaan gas hidrogen (H2) yang terdeteksi di lokasi tersebut.

Koordinator Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik UGM, Alva Edy Tontowi, menyebutkan bahwa gas hidrogen kemungkinan besar berasal dari proses fermentasi limbah organik, terutama dari pemotongan ayam yang dilakukan oleh keluarga Mutfiana. Proses ini dapat menciptakan lingkungan yang mendukung terbentuknya gas berbahaya.

READ ALSO

Pemuda Ditangkap Warga Jaktim Setelah Beli Motor dengan Uang Palsu Rp12 Juta

Bupati Muara Enim Tersangka Suap Penerima dan Pemberi

Penelitian ini semakin menarik karena menunjukkan bahwa gas hidrogen dapat berasosiasi dengan senyawa lain yang juga berisiko, seperti gas fosfin (PH3). Gas fosfin dihasilkan dari material yang kaya fosfat, seperti tulang dan bagian keras bulu ayam, yang sering kali terabaikan dalam proses analisis.

Analisis Lebih Dalam Mengenai Kebakaran Misterius

Alva mengungkapkan bahwa gas fosfin sulit terdeteksi dan akan terbakar jika terpapar oksigen. Paduan antara gas hidrogen dan fosfin itulah yang diduga menjadi pemicu terjadinya kebakaran. Tim peneliti UGM kini sedang menjalani penelitian laboratorium untuk meneliti sumber gas berbahaya ini lebih lanjut.

Mereka juga melakukan analisis terhadap limbah cair yang mungkin berkontribusi terhadap fenomena kebakaran ini. Saat ini, UGM merekomendasikan agar sirkulasi udara di rumah Mutfiana lebih baik lagi dengan membuka jendela dan pintu agar gas berbahaya dapat cepat keluar.

Langkah preventif lain yang disarankan adalah pemasangan blower atau kipas angin. Ini bertujuan untuk mencegah penumpukan gas yang dapat mencapai konsentrasi berbahaya. Hal ini sangat penting mengingat kondisi di dalam rumah yang berpotensi menjadi sarang gas beracun.

Rangkuman Penemuan dan Rekomendasi

Sebagai bagian dari investigasi ini, tim menekankan pentingnya mengeluarkan barang-barang yang mudah terbakar dari dalam rumah untuk mengurangi risiko kebakaran lebih lanjut. Ini termasuk pakaian dan barang-barang lain yang dapat dengan mudah menjadi saksi bisu dari kebakaran yang tak terduga.

Tim UGM juga merencanakan untuk melakukan penjenuhan cairan basa, seperti air kapur, pada tanah dan lantai kediaman. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir kemungkinan bakteri Clostridium yang dapat mengakibatkan peningkatan gas hidrogen.

Kebakaran ini telah mengganggu keluarga Mutfiana selama hampir dua minggu, dengan lebih dari 80 kejadian terpisah yang terkait dengan api yang muncul tiba-tiba. Kejadian ini tak hanya mengikis ketenangan keluarga namun juga memunculkan kecemasan di sekitar lingkungan.

Pengalaman Keluarga Mutfiana dan Dampak Sosial

Keluarga Mutfiana telah mencatat lebih dari 65 titik kebakaran yang terjadi di dalam rumah mereka sejak insiden mulai terjadi. Tidur menjadi sulit, dan mereka selalu waspada terhadap kemungkinan kebakaran lebih lanjut. Terbakar juga barang berharga dan persediaan makanan yang ada di rumah.

Lebih memprihatinkan, titik-titik api ini mulai melebar hingga ke area ruko tempat mereka mengungsi. Dalam dua minggu terakhir, mereka merasa tertekan dan terisolasi dari aktivitas sosial lain, yang tentunya memberi dampak psikologis berarti bagi seluruh keluarga.

Situasi ini menunjukkan betapa bahayanya fenomena yang tidak terdeteksi dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat. Keluarga Mutfiana berharap bahwa langkah-langkah yang diambil oleh para peneliti dapat segera membuahkan hasil positif dan mengakhiri teror api yang menghantui mereka.

Tags: AkibatApiAyamDidugaLimbahMisteriusPemotonganRumahSleman

Related Posts

Pemuda Ditangkap Warga Jaktim Setelah Beli Motor dengan Uang Palsu Rp12 Juta
Otomotif

Pemuda Ditangkap Warga Jaktim Setelah Beli Motor dengan Uang Palsu Rp12 Juta

June 12, 2026
Bupati Muara Enim Tersangka Suap Penerima dan Pemberi
Otomotif

Bupati Muara Enim Tersangka Suap Penerima dan Pemberi

June 11, 2026
Calon Pengacara Harus Magang di Posbakum Desa
Otomotif

Calon Pengacara Harus Magang di Posbakum Desa

June 11, 2026
Boyamin MAKI Kritisi Lambannya Penanganan Kasus Korupsi CSR Perusahaan PJU
Otomotif

Boyamin MAKI Kritisi Lambannya Penanganan Kasus Korupsi CSR Perusahaan PJU

June 10, 2026
Alasan Masa Jabatan Kapolri Dapat Diperpanjang Sesuai Keperluan Presiden
Otomotif

Alasan Masa Jabatan Kapolri Dapat Diperpanjang Sesuai Keperluan Presiden

June 9, 2026
Emak-emak Cengkareng Diperampok dengan Senpi oleh Kelompok Curanmor di Rumah
Otomotif

Emak-emak Cengkareng Diperampok dengan Senpi oleh Kelompok Curanmor di Rumah

June 9, 2026
Next Post
IHSG Terus Tertekan, Sesi 1 Anjlok 3,48%

IHSG Terus Tertekan, Sesi 1 Anjlok 3,48%

POPULAR NEWS

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

May 24, 2026
Pengemudi Tabrak Pedagang Buah di Jaktim Resmi Jadi Tersangka

Pengemudi Tabrak Pedagang Buah di Jaktim Resmi Jadi Tersangka

May 6, 2026
Debottlenecking Dapat Percepat Investasi Hingga 30 Miliar Dolar AS

Debottlenecking Dapat Percepat Investasi Hingga 30 Miliar Dolar AS

May 13, 2026
19 WNI Ditangkap di Arab Saudi Karena Melanggar Hukum Haji

19 WNI Ditangkap di Arab Saudi Karena Melanggar Hukum Haji

May 17, 2026

EDITOR'S PICK

Hotman Paris Bicara tentang Raffi Ahmad yang Terlibat Kasus Suap Bea Cukai

Hotman Paris Bicara tentang Raffi Ahmad yang Terlibat Kasus Suap Bea Cukai

June 9, 2026
Kejagung Kasasi Vonis Banding Terdakwa Migor Marcella Santoso

Kejagung Kasasi Vonis Banding Terdakwa Migor Marcella Santoso

May 30, 2026
Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama

Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama

May 29, 2026
Transaksi Tanpa Dolar Melalui LCT Meningkat 309 Persen di April 2026

Transaksi Tanpa Dolar Melalui LCT Meningkat 309 Persen di April 2026

May 25, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Pramono Harap Transaksi Jakarta Fair 2027 Mencapai Sembilan Triliun Rupiah
  • Kejagung Selidiki Potensi Tersangka Lain dalam Kasus MBG
  • Lonjakan Penjualan 37 Persen Catat Segmen Menengah Atas yang Kuat
  • Shakira Menghentak di Pembukaan Piala Dunia 2026
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In