• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, October 22, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Perusahaan Besar Asing Alami Kerugian Besar, Purbaya Dituduh Jadi Penyebab Utama

Malino SPDI by Malino SPDI
June 7, 2026
in Lifestyle
0
Perusahaan Besar Asing Alami Kerugian Besar, Purbaya Dituduh Jadi Penyebab Utama
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pangeran Purbaya, tokoh penting dari Kesultanan Mataram, dikenal karena penolakannya terhadap kekuasaan Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) yang berusaha menguasai wilayahnya. Meskipun menghadapi banyak tantangan, sikap berani Purbaya menjadi sorotan penting dalam sejarah perjuangan melawan penjajahan di Indonesia.

Purbaya, putra dari Pakubuwana I, sebaliknya memilih melawan ketimbang berkolaborasi dengan perusahaan Belanda seperti kakaknya, Amangkurat IV. Keputusan ini tidak hanya mencerminkan keberanian tetapi juga kesadaran akan dampak penjajahan yang merusak bagi rakyat dan budaya Mataram.

READ ALSO

Kinerja Hutama Karya Tetap Tumbuh hingga Triwulan III-2026

Kasus IPO CUAN, OJK Jatuhkan Sanksi kepada 2 Sekuritas dan Direktur Terkait

Tindakan perlawanan ini dimulai pada November 1719 ketika Purbaya bersama sejumlah bangsawan lainnya melancarkan pemberontakan. Meskipun pergerakan ini berakhir dengan kekalahan, semangatnya untuk melawan penindasan tetap menginspirasi kalangan tertentu di Mataram dan menimbulkan kerugian bagi VOC.

Puluhan Tahun Penentangan terhadap Dominasi VOC

Perjuangan Purbaya melawan VOC merupakan rangkaian peristiwa yang kompleks, mengingat VOC sendiri tengah berada di posisi yang lemah akibat konflik dan kerugian. Di samping itu, kerajaan Mataram juga mengalami kesulitan keuangan yang parah akibat utang akibat dari kebijakan VOC yang sangat membebani kerajaan.

Setelah wafatnya Amangkurat IV pada 1726, penguasa baru, Pakubuwana II, yang masih sangat muda, terpaksa mengambil keputusan sulit. Dia berkomitmen untuk melunasi utang kerajaan kepada VOC, yang mengakibatkan semakin terjepitnya kondisi Mataram.

Setelah berkomitmen membayar sejumlah besar uang setiap tahunnya dan memberikan beras dalam jumlah besar, kondisi Mataram semakin melemah. Janji-janji ini hanya membebani rakyat dan memperparah keadaan ekonomi di Mataram.

Ketegangan yang Meningkat antara Mataram dan VOC

Ketegangan semakin meningkat pada tahun 1735 ketika VOC menaikkan nilai mata uangnya, yang langsung ditentang oleh Purbaya dan kalangan kerajaan. Penolakan rakyat terhadap kebijakan ini mengakibatkan kebingungan di pasar serta kerugian finansial bagi VOC.

VOC menuduh Purbaya sebagai aktor utama di balik penolakan tersebut, menganggapnya sebagai penghasut yang berpihak pada rakyat. Hal ini menambah kerumitan situasi politik di Mataram, di mana Purbaya berusaha mempertahankan posisinya di tengah tuduhan yang diarahkan kepadanya.

Meskipun telah berjuang melawan dominasi VOC, pengaruh Purbaya tetap akan mengalami tantangan setelah kematian salah satu pendukung terbesarnya di istana. Kehilangan ini menyebabkan dukungan politik Purbaya semakin melemah.

Akhir Perjuangan Pangeran Purbaya

Dalam situasi yang semakin terjepit dan tekanan dari berbagai pihak, Purbaya akhirnya diserahkan kepada VOC. Penyerahan ini merupakan langkah yang dianggap sebagai kemenangan besar bagi VOC yang ingin menghilangkan pengaruh Purbaya dari istana Mataram.

Pembuangan Purbaya ke Sri Lanka menjadi akhir dari kisah heroik seorang pangeran yang berjuang untuk kebebasan negerinya. Meski terasing, semangat perjuangan Purbaya tetap hidup di hati rakyat yang mendambakan kemerdekaan dari penjajahan.

Sejarah Pangeran Purbaya menunjukkan bagaimana kekuatan individual bisa menghadapi perubahan sosial yang besar. Kisahnya mengingatkan kita akan pentingnya perlawanan terhadap penindasan serta perlunya keberanian dalam menghadapi tantangan yang ada.

Tags: AlamiAsingBesarDituduhJadiKerugianPenyebabPerusahaanPurbayaUtama

Related Posts

Kinerja Hutama Karya Tetap Tumbuh hingga Triwulan III-2026
Lifestyle

Kinerja Hutama Karya Tetap Tumbuh hingga Triwulan III-2026

October 22, 2026
Kasus IPO CUAN, OJK Jatuhkan Sanksi kepada 2 Sekuritas dan Direktur Terkait
Lifestyle

Kasus IPO CUAN, OJK Jatuhkan Sanksi kepada 2 Sekuritas dan Direktur Terkait

October 21, 2026
Serangan Houthi Memanas Harga Minyak Brent Capai USD 110 per barel
Lifestyle

Serangan Houthi Memanas Harga Minyak Brent Capai USD 110 per barel

October 21, 2026
OJK Bantah Tindakan Tegasnya Baru Setelah Diancam MSCI
Lifestyle

OJK Bantah Tindakan Tegasnya Baru Setelah Diancam MSCI

October 20, 2026
Reformasi Berlanjut, Dasar Kokoh dan Pertumbuhan Fundamental
Lifestyle

Reformasi Berlanjut, Dasar Kokoh dan Pertumbuhan Fundamental

October 20, 2026
Pesan Khusus Prabowo: Tindak Tegas Coordinated Trading Menurut Bos OJK
Lifestyle

Pesan Khusus Prabowo: Tindak Tegas Coordinated Trading Menurut Bos OJK

October 19, 2026
Next Post
Upah Pemain Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 Terungkap

Upah Pemain Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 Terungkap

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Pelaku Penembakan Festival Lembah Baliem Terungkap

Pelaku Penembakan Festival Lembah Baliem Terungkap

August 9, 2026
Wakil Indonesia Tinggal 2, Peluang Juara Semakin Tipis

Wakil Indonesia Tinggal 2, Peluang Juara Semakin Tipis

May 15, 2026
Bisa Membuat Jokowi Tertawa

Bisa Membuat Jokowi Tertawa

August 7, 2026
Kanit PPA Polres Luwu Utara Diberhentikan Karena Diduga Aniaya Tahanan

Kanit PPA Polres Luwu Utara Diberhentikan Karena Diduga Aniaya Tahanan

July 27, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Bro Ron Sowan ke Solo Minta Jokowi Jadi Ketua Umum PSI
  • Hari Santri 2026 Ajak Pesantren untuk Peduli Terhadap Rakyat
  • Survei Capres SMRC, Pertarungan AHY Vs Gibran
  • Kritik Denda Kader Dasawisma oleh Ketum TP PKK dan Pentingnya Apresiasi
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In