• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, July 23, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Perusahaan Besar Asing Alami Kerugian Besar, Purbaya Dituduh Jadi Penyebab Utama

Malino SPDI by Malino SPDI
June 7, 2026
in Lifestyle
0
Perusahaan Besar Asing Alami Kerugian Besar, Purbaya Dituduh Jadi Penyebab Utama
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pangeran Purbaya, tokoh penting dari Kesultanan Mataram, dikenal karena penolakannya terhadap kekuasaan Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) yang berusaha menguasai wilayahnya. Meskipun menghadapi banyak tantangan, sikap berani Purbaya menjadi sorotan penting dalam sejarah perjuangan melawan penjajahan di Indonesia.

Purbaya, putra dari Pakubuwana I, sebaliknya memilih melawan ketimbang berkolaborasi dengan perusahaan Belanda seperti kakaknya, Amangkurat IV. Keputusan ini tidak hanya mencerminkan keberanian tetapi juga kesadaran akan dampak penjajahan yang merusak bagi rakyat dan budaya Mataram.

READ ALSO

Alexander Ramlie Beli 1,47 Juta Saham Amman Mineral

Warga Indonesia Semakin Sedikit Menggunakan Uang Tunai

Tindakan perlawanan ini dimulai pada November 1719 ketika Purbaya bersama sejumlah bangsawan lainnya melancarkan pemberontakan. Meskipun pergerakan ini berakhir dengan kekalahan, semangatnya untuk melawan penindasan tetap menginspirasi kalangan tertentu di Mataram dan menimbulkan kerugian bagi VOC.

Puluhan Tahun Penentangan terhadap Dominasi VOC

Perjuangan Purbaya melawan VOC merupakan rangkaian peristiwa yang kompleks, mengingat VOC sendiri tengah berada di posisi yang lemah akibat konflik dan kerugian. Di samping itu, kerajaan Mataram juga mengalami kesulitan keuangan yang parah akibat utang akibat dari kebijakan VOC yang sangat membebani kerajaan.

Setelah wafatnya Amangkurat IV pada 1726, penguasa baru, Pakubuwana II, yang masih sangat muda, terpaksa mengambil keputusan sulit. Dia berkomitmen untuk melunasi utang kerajaan kepada VOC, yang mengakibatkan semakin terjepitnya kondisi Mataram.

Setelah berkomitmen membayar sejumlah besar uang setiap tahunnya dan memberikan beras dalam jumlah besar, kondisi Mataram semakin melemah. Janji-janji ini hanya membebani rakyat dan memperparah keadaan ekonomi di Mataram.

Ketegangan yang Meningkat antara Mataram dan VOC

Ketegangan semakin meningkat pada tahun 1735 ketika VOC menaikkan nilai mata uangnya, yang langsung ditentang oleh Purbaya dan kalangan kerajaan. Penolakan rakyat terhadap kebijakan ini mengakibatkan kebingungan di pasar serta kerugian finansial bagi VOC.

VOC menuduh Purbaya sebagai aktor utama di balik penolakan tersebut, menganggapnya sebagai penghasut yang berpihak pada rakyat. Hal ini menambah kerumitan situasi politik di Mataram, di mana Purbaya berusaha mempertahankan posisinya di tengah tuduhan yang diarahkan kepadanya.

Meskipun telah berjuang melawan dominasi VOC, pengaruh Purbaya tetap akan mengalami tantangan setelah kematian salah satu pendukung terbesarnya di istana. Kehilangan ini menyebabkan dukungan politik Purbaya semakin melemah.

Akhir Perjuangan Pangeran Purbaya

Dalam situasi yang semakin terjepit dan tekanan dari berbagai pihak, Purbaya akhirnya diserahkan kepada VOC. Penyerahan ini merupakan langkah yang dianggap sebagai kemenangan besar bagi VOC yang ingin menghilangkan pengaruh Purbaya dari istana Mataram.

Pembuangan Purbaya ke Sri Lanka menjadi akhir dari kisah heroik seorang pangeran yang berjuang untuk kebebasan negerinya. Meski terasing, semangat perjuangan Purbaya tetap hidup di hati rakyat yang mendambakan kemerdekaan dari penjajahan.

Sejarah Pangeran Purbaya menunjukkan bagaimana kekuatan individual bisa menghadapi perubahan sosial yang besar. Kisahnya mengingatkan kita akan pentingnya perlawanan terhadap penindasan serta perlunya keberanian dalam menghadapi tantangan yang ada.

Tags: AlamiAsingBesarDituduhJadiKerugianPenyebabPerusahaanPurbayaUtama

Related Posts

Alexander Ramlie Beli 1,47 Juta Saham Amman Mineral
Lifestyle

Alexander Ramlie Beli 1,47 Juta Saham Amman Mineral

July 23, 2026
Warga Indonesia Semakin Sedikit Menggunakan Uang Tunai
Lifestyle

Warga Indonesia Semakin Sedikit Menggunakan Uang Tunai

July 22, 2026
Perang Bunga di Depan Rumah, Warga RI Bisa Tercekik
Lifestyle

Perang Bunga di Depan Rumah, Warga RI Bisa Tercekik

July 22, 2026
Transaksi di PFII Menggunakan Dolar, Purbaya Ungkap Masa Depan Rupiah
Lifestyle

Transaksi di PFII Menggunakan Dolar, Purbaya Ungkap Masa Depan Rupiah

July 21, 2026
Rekening Penunggak Pajak Diintip DJP Sebelum Memblokir Semua Harta
Lifestyle

Rekening Penunggak Pajak Diintip DJP Sebelum Memblokir Semua Harta

July 20, 2026
Presiden RI Kehilangan 14 Menteri, Dampak pada Nasib Pemerintahan
Lifestyle

Presiden RI Kehilangan 14 Menteri, Dampak pada Nasib Pemerintahan

July 20, 2026
Next Post
Upah Pemain Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 Terungkap

Upah Pemain Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 Terungkap

POPULAR NEWS

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

June 27, 2026
Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

June 14, 2026
Hakim Tegaskan Andrie Yunus Harus Memberikan Kesaksian di Sidang

Hakim Tegaskan Andrie Yunus Harus Memberikan Kesaksian di Sidang

May 7, 2026

EDITOR'S PICK

Program AG4T, Transformasi Ladang Kangkung Menjadi Destinasi Wisata

Program AG4T, Transformasi Ladang Kangkung Menjadi Destinasi Wisata

June 12, 2026
Brigjen Muhammad Nas Dilantik Jadi Kapuspen TNI oleh Panglima

Brigjen Muhammad Nas Dilantik Jadi Kapuspen TNI oleh Panglima

May 22, 2026
Hak Angket Bupati Gowa Dilaporkan ke Bareskrim, Dinilai Masalah Privat

Hak Angket Bupati Gowa Dilaporkan ke Bareskrim, Dinilai Masalah Privat

July 3, 2026
Proyek PLTP Dieng Lanjutan Digarap oleh Geo Dipa dengan Pendanaan Tahun Ini

Proyek PLTP Dieng Lanjutan Digarap oleh Geo Dipa dengan Pendanaan Tahun Ini

June 26, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Eks Bupati Pesawaran Dijatuhi Hukuman 8 Tahun Penjara Terkait Kasus Korupsi
  • KAI Minta Maaf Palang Pintu Tidak Tertutup Saat Kereta Melintas
  • Kepala BGN Jelaskan Alasan Keterlibatan TNI-Polri dalam Program MBG
  • Surya Paloh Dukung Regenerasi di NasDem dan Berikan Kesempatan untuk Anak Muda
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In