• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Monday, June 8, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Perusahaan Besar Asing Alami Kerugian Besar, Purbaya Dituduh Jadi Penyebab Utama

Malino SPDI by Malino SPDI
June 7, 2026
in Lifestyle
0
Perusahaan Besar Asing Alami Kerugian Besar, Purbaya Dituduh Jadi Penyebab Utama
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pangeran Purbaya, tokoh penting dari Kesultanan Mataram, dikenal karena penolakannya terhadap kekuasaan Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) yang berusaha menguasai wilayahnya. Meskipun menghadapi banyak tantangan, sikap berani Purbaya menjadi sorotan penting dalam sejarah perjuangan melawan penjajahan di Indonesia.

Purbaya, putra dari Pakubuwana I, sebaliknya memilih melawan ketimbang berkolaborasi dengan perusahaan Belanda seperti kakaknya, Amangkurat IV. Keputusan ini tidak hanya mencerminkan keberanian tetapi juga kesadaran akan dampak penjajahan yang merusak bagi rakyat dan budaya Mataram.

READ ALSO

Bisakah Harganya Mencapai US$ 6.000 per Ounce?

Dewan Perwakilan Rakyat dan BI Siap Kompak Untuk Memperkuat Rupiah

Tindakan perlawanan ini dimulai pada November 1719 ketika Purbaya bersama sejumlah bangsawan lainnya melancarkan pemberontakan. Meskipun pergerakan ini berakhir dengan kekalahan, semangatnya untuk melawan penindasan tetap menginspirasi kalangan tertentu di Mataram dan menimbulkan kerugian bagi VOC.

Puluhan Tahun Penentangan terhadap Dominasi VOC

Perjuangan Purbaya melawan VOC merupakan rangkaian peristiwa yang kompleks, mengingat VOC sendiri tengah berada di posisi yang lemah akibat konflik dan kerugian. Di samping itu, kerajaan Mataram juga mengalami kesulitan keuangan yang parah akibat utang akibat dari kebijakan VOC yang sangat membebani kerajaan.

Setelah wafatnya Amangkurat IV pada 1726, penguasa baru, Pakubuwana II, yang masih sangat muda, terpaksa mengambil keputusan sulit. Dia berkomitmen untuk melunasi utang kerajaan kepada VOC, yang mengakibatkan semakin terjepitnya kondisi Mataram.

Setelah berkomitmen membayar sejumlah besar uang setiap tahunnya dan memberikan beras dalam jumlah besar, kondisi Mataram semakin melemah. Janji-janji ini hanya membebani rakyat dan memperparah keadaan ekonomi di Mataram.

Ketegangan yang Meningkat antara Mataram dan VOC

Ketegangan semakin meningkat pada tahun 1735 ketika VOC menaikkan nilai mata uangnya, yang langsung ditentang oleh Purbaya dan kalangan kerajaan. Penolakan rakyat terhadap kebijakan ini mengakibatkan kebingungan di pasar serta kerugian finansial bagi VOC.

VOC menuduh Purbaya sebagai aktor utama di balik penolakan tersebut, menganggapnya sebagai penghasut yang berpihak pada rakyat. Hal ini menambah kerumitan situasi politik di Mataram, di mana Purbaya berusaha mempertahankan posisinya di tengah tuduhan yang diarahkan kepadanya.

Meskipun telah berjuang melawan dominasi VOC, pengaruh Purbaya tetap akan mengalami tantangan setelah kematian salah satu pendukung terbesarnya di istana. Kehilangan ini menyebabkan dukungan politik Purbaya semakin melemah.

Akhir Perjuangan Pangeran Purbaya

Dalam situasi yang semakin terjepit dan tekanan dari berbagai pihak, Purbaya akhirnya diserahkan kepada VOC. Penyerahan ini merupakan langkah yang dianggap sebagai kemenangan besar bagi VOC yang ingin menghilangkan pengaruh Purbaya dari istana Mataram.

Pembuangan Purbaya ke Sri Lanka menjadi akhir dari kisah heroik seorang pangeran yang berjuang untuk kebebasan negerinya. Meski terasing, semangat perjuangan Purbaya tetap hidup di hati rakyat yang mendambakan kemerdekaan dari penjajahan.

Sejarah Pangeran Purbaya menunjukkan bagaimana kekuatan individual bisa menghadapi perubahan sosial yang besar. Kisahnya mengingatkan kita akan pentingnya perlawanan terhadap penindasan serta perlunya keberanian dalam menghadapi tantangan yang ada.

Tags: AlamiAsingBesarDituduhJadiKerugianPenyebabPerusahaanPurbayaUtama

Related Posts

Bisakah Harganya Mencapai US$ 6.000 per Ounce?
Lifestyle

Bisakah Harganya Mencapai US$ 6.000 per Ounce?

June 7, 2026
Dewan Perwakilan Rakyat dan BI Siap Kompak Untuk Memperkuat Rupiah
Lifestyle

Dewan Perwakilan Rakyat dan BI Siap Kompak Untuk Memperkuat Rupiah

June 6, 2026
Anak Muda di RI Suka Gali Lubang Tutup Lubang, Bos OJK Ambil Tindakan Ini
Lifestyle

Anak Muda di RI Suka Gali Lubang Tutup Lubang, Bos OJK Ambil Tindakan Ini

June 6, 2026
Transaksi Nego Rp8,8 T di Emiten Prajogo Pangestu Terungkap
Lifestyle

Transaksi Nego Rp8,8 T di Emiten Prajogo Pangestu Terungkap

June 5, 2026
Pindar Indosaku Dikenakan Denda Rp875 Juta Oleh OJK dan Dirut Terima Peringatan
Lifestyle

Penipuan Berkedok Investasi Ditemukan di Purwokerto, Ini Modusnya dari OJK

June 5, 2026
IHSG Terus Tertekan, Sesi 1 Anjlok 3,48%
Lifestyle

IHSG Terus Tertekan, Sesi 1 Anjlok 3,48%

June 4, 2026
Next Post
Upah Pemain Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 Terungkap

Upah Pemain Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 Terungkap

POPULAR NEWS

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

May 24, 2026
19 WNI Ditangkap di Arab Saudi Karena Melanggar Hukum Haji

19 WNI Ditangkap di Arab Saudi Karena Melanggar Hukum Haji

May 17, 2026

EDITOR'S PICK

Dugaan Penganiayaan Mantan Istri, Asisten Rumah Tangga Minta Perlindungan

Dugaan Penganiayaan Mantan Istri, Asisten Rumah Tangga Minta Perlindungan

May 19, 2026
Pengasuh Pondok Pesantren di Pekalongan Diduga Cabuli Banyak Santriwati

Pengasuh Pondok Pesantren di Pekalongan Diduga Cabuli Banyak Santriwati

May 28, 2026
Waisak Tanpa CFD di Jalur Sudirman-Thamrin Jakarta 31 Mei

Waisak Tanpa CFD di Jalur Sudirman-Thamrin Jakarta 31 Mei

May 27, 2026
Calon Hakim Agung dan Calon Hakim Ad Hoc MA Ikut Seleksi Kualitas

Calon Hakim Agung dan Calon Hakim Ad Hoc MA Ikut Seleksi Kualitas

May 5, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Prabowo kepada Siswa Korban Bullying: Bahkan Presiden Juga Pernah Diejek
  • Prabowo Instruksikan Teddy Telusuri Gedung Negara untuk Mendirikan Sekolah Rakyat
  • Hiera BSD City Menangkan Asia Pacific Property Awards 2026 untuk Masterplan Terbaik Indonesia
  • Upah Pemain Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 Terungkap
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In