• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, July 15, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Perusahaan Besar Asing Alami Kerugian Besar, Purbaya Dituduh Jadi Penyebab Utama

Malino SPDI by Malino SPDI
June 7, 2026
in Lifestyle
0
Perusahaan Besar Asing Alami Kerugian Besar, Purbaya Dituduh Jadi Penyebab Utama
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pangeran Purbaya, tokoh penting dari Kesultanan Mataram, dikenal karena penolakannya terhadap kekuasaan Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) yang berusaha menguasai wilayahnya. Meskipun menghadapi banyak tantangan, sikap berani Purbaya menjadi sorotan penting dalam sejarah perjuangan melawan penjajahan di Indonesia.

Purbaya, putra dari Pakubuwana I, sebaliknya memilih melawan ketimbang berkolaborasi dengan perusahaan Belanda seperti kakaknya, Amangkurat IV. Keputusan ini tidak hanya mencerminkan keberanian tetapi juga kesadaran akan dampak penjajahan yang merusak bagi rakyat dan budaya Mataram.

READ ALSO

Rekening Judol Bertambah Terus, Bos OJK Siap Luncurkan Strategi Ini

Protelindo Akuisisi 51 Persen Saham DATA, Geser iForte Sebagai Pengendali

Tindakan perlawanan ini dimulai pada November 1719 ketika Purbaya bersama sejumlah bangsawan lainnya melancarkan pemberontakan. Meskipun pergerakan ini berakhir dengan kekalahan, semangatnya untuk melawan penindasan tetap menginspirasi kalangan tertentu di Mataram dan menimbulkan kerugian bagi VOC.

Puluhan Tahun Penentangan terhadap Dominasi VOC

Perjuangan Purbaya melawan VOC merupakan rangkaian peristiwa yang kompleks, mengingat VOC sendiri tengah berada di posisi yang lemah akibat konflik dan kerugian. Di samping itu, kerajaan Mataram juga mengalami kesulitan keuangan yang parah akibat utang akibat dari kebijakan VOC yang sangat membebani kerajaan.

Setelah wafatnya Amangkurat IV pada 1726, penguasa baru, Pakubuwana II, yang masih sangat muda, terpaksa mengambil keputusan sulit. Dia berkomitmen untuk melunasi utang kerajaan kepada VOC, yang mengakibatkan semakin terjepitnya kondisi Mataram.

Setelah berkomitmen membayar sejumlah besar uang setiap tahunnya dan memberikan beras dalam jumlah besar, kondisi Mataram semakin melemah. Janji-janji ini hanya membebani rakyat dan memperparah keadaan ekonomi di Mataram.

Ketegangan yang Meningkat antara Mataram dan VOC

Ketegangan semakin meningkat pada tahun 1735 ketika VOC menaikkan nilai mata uangnya, yang langsung ditentang oleh Purbaya dan kalangan kerajaan. Penolakan rakyat terhadap kebijakan ini mengakibatkan kebingungan di pasar serta kerugian finansial bagi VOC.

VOC menuduh Purbaya sebagai aktor utama di balik penolakan tersebut, menganggapnya sebagai penghasut yang berpihak pada rakyat. Hal ini menambah kerumitan situasi politik di Mataram, di mana Purbaya berusaha mempertahankan posisinya di tengah tuduhan yang diarahkan kepadanya.

Meskipun telah berjuang melawan dominasi VOC, pengaruh Purbaya tetap akan mengalami tantangan setelah kematian salah satu pendukung terbesarnya di istana. Kehilangan ini menyebabkan dukungan politik Purbaya semakin melemah.

Akhir Perjuangan Pangeran Purbaya

Dalam situasi yang semakin terjepit dan tekanan dari berbagai pihak, Purbaya akhirnya diserahkan kepada VOC. Penyerahan ini merupakan langkah yang dianggap sebagai kemenangan besar bagi VOC yang ingin menghilangkan pengaruh Purbaya dari istana Mataram.

Pembuangan Purbaya ke Sri Lanka menjadi akhir dari kisah heroik seorang pangeran yang berjuang untuk kebebasan negerinya. Meski terasing, semangat perjuangan Purbaya tetap hidup di hati rakyat yang mendambakan kemerdekaan dari penjajahan.

Sejarah Pangeran Purbaya menunjukkan bagaimana kekuatan individual bisa menghadapi perubahan sosial yang besar. Kisahnya mengingatkan kita akan pentingnya perlawanan terhadap penindasan serta perlunya keberanian dalam menghadapi tantangan yang ada.

Tags: AlamiAsingBesarDituduhJadiKerugianPenyebabPerusahaanPurbayaUtama

Related Posts

Rekening Judol Bertambah Terus, Bos OJK Siap Luncurkan Strategi Ini
Lifestyle

Rekening Judol Bertambah Terus, Bos OJK Siap Luncurkan Strategi Ini

July 15, 2026
Protelindo Akuisisi 51 Persen Saham DATA, Geser iForte Sebagai Pengendali
Lifestyle

Protelindo Akuisisi 51 Persen Saham DATA, Geser iForte Sebagai Pengendali

July 14, 2026
S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Menjadi Rp 17.700 per Dolar bagi Pemegang Dolar
Lifestyle

S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Menjadi Rp 17.700 per Dolar bagi Pemegang Dolar

July 14, 2026
Tingkatkan Likuiditas, Bank Salim Perkuat Manajemen Kekayaan
Lifestyle

Tingkatkan Likuiditas, Bank Salim Perkuat Manajemen Kekayaan

July 13, 2026
Shah Rukh Khan Bergabung dengan Geng Miliarder Dunia, Ini Sumber Kekayaannya
Lifestyle

Shah Rukh Khan Bergabung dengan Geng Miliarder Dunia, Ini Sumber Kekayaannya

July 13, 2026
11 Rusun Baru Segera Hadir di Jakarta, Temukan Lokasinya
Lifestyle

11 Rusun Baru Segera Hadir di Jakarta, Temukan Lokasinya

July 12, 2026
Next Post
Upah Pemain Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 Terungkap

Upah Pemain Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 Terungkap

POPULAR NEWS

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

June 27, 2026
Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

June 14, 2026
Persija dan Persib Jadi Sorotan Utama, Borneo Targetkan Posisi Puncak

Persija dan Persib Jadi Sorotan Utama, Borneo Targetkan Posisi Puncak

May 8, 2026

EDITOR'S PICK

181 Calon Maba SNBP Unhas Mengundurkan Diri Tanpa Daftar Ulang

181 Calon Maba SNBP Unhas Mengundurkan Diri Tanpa Daftar Ulang

June 28, 2026
Markus dan Broker Tak Sakti Mendapat Bocoran dari Sumber Internal

Markus dan Broker Tak Sakti Mendapat Bocoran dari Sumber Internal

June 17, 2026
Kepala Imigrasi Jakarta Barat Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK

Kepala Imigrasi Jakarta Barat Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK

June 3, 2026
Laba Sebelum Pajak Maybank Indonesia Mencapai Rp397 M

Laba Sebelum Pajak Maybank Indonesia Mencapai Rp397 M

May 30, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Dua Penyembelih Tapir di Mesuji Lampung Belum Ditangkap
  • Ibu Tiri Aniaya Anak Perempuan di Bekasi dengan Alasan Disiplin
  • Pengembang Kota Berkelanjutan Terbaik Raih Penghargaan di IndoBuildTech Awards 2026
  • Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal Jadi Penentu di Babak 1 Prancis kontra Spanyol
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In