• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, November 5, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Pria Jawa Raup Rp10 Triliun dari Bisnis Es, Bagaimana Caranya?

Malino SPDI by Malino SPDI
June 22, 2026
in Lifestyle
0
Pria Jawa Raup Rp10 Triliun dari Bisnis Es, Bagaimana Caranya?
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di era kolonial Hindia Belanda, bisnis es menjadi salah satu sumber kekayaan yang sangat menguntungkan. Salah satu pengusaha yang paling dikenang adalah Tasripin, yang mampu mengumpulkan harta kekayaan setara hampir Rp10 triliun dalam nilai sekarang, berkat keberhasilannya dalam industri ini.

Pada awal 1900-an, Tasripin dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia, dengan kekayaan mencapai 45 juta gulden saat wafat. Nilai ini mencerminkan potensi bisnis es yang luar biasa di masa itu, ketika es menjadi komoditas yang sulit didapat dan selalu diincar banyak orang.

READ ALSO

Akhir Sesi I IHSG Naik 1,96 Persen Menjadi 5.016

Fundamental Bisnis Kuat Jaga Pertumbuhan Positif di SeaBank

Dengan harga satu liter beras saat itu hanya 6 sen, kekayaan Tasripin setara dengan kemampuan untuk membeli 750 juta liter beras. Jika dibandingkan dengan harga beras saat ini, harta kekayaan yang dimiliki Tasripin akan mencapai hampir Rp10 triliun.

Kesuksesan Tasripin sebagai pengusaha es tidak lepas dari kondisi pasar yang sangat menguntungkan pada jamannya. Saat itu, tidak ada kulkas atau alat pendingin lain yang dapat menjaga suhu, sehingga es menjadi barang yang sangat bernilai. Permintaan tinggi membolehkan Tasripin menjual es dengan harga tinggi.

Pabrik es pertama yang didirikan oleh Tasripin berada di daerah Ungaran, Semarang, dan berita mengenai keberhasilannya mengubah pandangan masyarakat terhadap bisnis ini. Delapan tahun kemudian, ia menciptakan pabrik es baru di Petelan, yang menjadi terbesar di daerah tersebut. Aktivitas bisnisnya memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

Tasripin tidak hanya fokus pada penjualan es saja, tetapi juga melakukan diversifikasi bisnis dengan memiliki rumah penjagalan dan berbisnis kulit hewan. Hal ini semakin menambah pundi-pundi kekayaannya, yang sudah berkisar antara 30.000 hingga 40.000 gulden per bulan.

Ketika Tasripin meninggal pada tahun 1919, bisnisnya dilanjutkan oleh keluarganya. Namun, seiring dengan waktu, jejak bisnis tersebut kian memudar. Nama Tasripin tetap terukir sebagai seorang pengusaha pribumi yang berhasil di tengah kolonialisme, membuktikan bahwa dengan tekad dan strategi yang tepat, peluang dapat diciptakan dari yang sulit.

Menggali Kisah Para Raja Es Lainnya di Indonesia

Selain Tasripin, terdapat pula pengusaha es lain yang mencatatkan namanya dalam sejarah, salah satunya adalah Kwa Wan Hong. Meskipun tidak sebanding dalam hal kekayaan, Kwa dikenal sebagai pionir dalam industri es di Indonesia.

Kwa mendirikan pabrik es bernama Hoo Hien pada tahun 1895, di mana ia mengubah metode pembuatan es dengan memanfaatkan reaksi kimia dari campuran garam dan ammonia. Inovasi ini membuat es lebih terjangkau dan merubah kebiasaan konsumsi masyarakat terhadap es.

Pabrik yang didirikan Kwa berhasil membuat es yang sebelumnya sulit diperoleh menjadi lebih umum, sehingga masyarakat bisa menikmati minuman dingin. Dampak dari inovasinya membuka jalan bagi industri es krim pertama di Indonesia, yang populer di kalangan masyarakat.

Kekayaan Kwa juga cukup signifikan, meskipun tidak dihitung secara pasti. Namun, dalam catatan sejarah, ia memiliki banyak tanah, rumah, dan pabrik es di berbagai daerah. Kesuksesannya menambah warna bagi dunia bisnis es di Indonesia pada masa itu.

Di Magelang, Robert Chevalier juga dikenal sebagai pengusaha es yang sukses. Ia menjalankan usaha di bawah bendera NV. Magelangsche Ijs en Mineralwater Fabriek sejak tahun 1920, dan memiliki tiga pabrik es yang beroperasi dengan baik hingga menjelang Perang Dunia II, saat kondisi mulai sulit.

Perubahan dalam Dunia Bisnis Es dan Warisan yang Tersisa

Kisah Tasripin, Kwa, dan Robert Chevalier menunjukkan bahwa industri es di Hindia Belanda bukan sekadar aspek bisnis, melainkan bagian dari sejarah ekonomi yang signifikan. Mereka menunjukkan bahwa dengan pemahaman dan inovasi, seseorang dapat membangun kekayaan dari mimpi menjadi kenyataan.

Hampir seratus tahun setelah kisah-kisah tersebut terjadi, industri es kini telah berevolusi menjadi lebih modern. Dengan hadirnya lemari pendingin dan alat-alat lain, es menjadi barang yang mudah diakses oleh sebagian besar masyarakat.

Meskipun demikian, warisan dari pengusaha-pengusaha terdahulu tetap hidup dalam ingatan kolektif bangsa, bahwa es dulunya adalah simbol status dan kekayaan. Pengalaman mereka memberikan pelajaran berharga bagi generasi berikutnya tentang pentingnya inovasi dan ketekunan.

Adanya munculnya generasi baru pengusaha yang mengambil inspirasi dari sejarah para pelopor di bidang ini juga menandakan bahwa industri es, walaupun kini lebih beragam, tetap menjadi pilihan karier yang menguntungkan.

Dengan perkembangan teknologi dan inovasi, ada banyak peluang bagi calon pengusaha yang ingin terjun ke bisnis ini. Mereka yang menggali potensi pasar dan mengikuti jejak pengusaha sukses di masa lalu kemungkinan besar akan menemukan keberhasilan dalam bisnis yang selalu berharga untuk masyarakat.

Tags: BagaimanaBisnisCaranyaDariJawaPriaRaupRp10Triliun

Related Posts

Akhir Sesi I IHSG Naik 1,96 Persen Menjadi 5.016
Lifestyle

Akhir Sesi I IHSG Naik 1,96 Persen Menjadi 5.016

November 5, 2026
Fundamental Bisnis Kuat Jaga Pertumbuhan Positif di SeaBank
Lifestyle

Fundamental Bisnis Kuat Jaga Pertumbuhan Positif di SeaBank

November 5, 2026
Akhiri Sesi I, IHSG Turun 0,8% Menjadi 4.860
Lifestyle

Akhiri Sesi I, IHSG Turun 0,8% Menjadi 4.860

November 4, 2026
OJK Jelaskan Kondisi MNC Bank Setelah Rumor Kebangkrutan Muncul
Lifestyle

OJK Jelaskan Kondisi MNC Bank Setelah Rumor Kebangkrutan Muncul

November 4, 2026
Pengembangan AI Dinilai Dapat Menarik Investasi Besar menurut Bos DBS Indonesia
Lifestyle

Pengembangan AI Dinilai Dapat Menarik Investasi Besar menurut Bos DBS Indonesia

November 3, 2026
Industri Keuangan Syariah Diminta OJK Tak Hanya Jual Label Syariah
Lifestyle

Industri Keuangan Syariah Diminta OJK Tak Hanya Jual Label Syariah

November 3, 2026
Next Post
Lamine Yamal, Pesona Mistik Timnas Spanyol

Lamine Yamal, Pesona Mistik Timnas Spanyol

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Geledah Rumah Pengusaha di Pacitan Terkait Kasus Bupati Ponorogo

Geledah Rumah Pengusaha di Pacitan Terkait Kasus Bupati Ponorogo

May 19, 2026

EDITOR'S PICK

18.504 Polisi Diterjunkan Amankan Aksi 27 Agustus di Jakarta

18.504 Polisi Diterjunkan Amankan Aksi 27 Agustus di Jakarta

August 27, 2026
Tekan Inflasi Bahan Pokok, Pemprov Jateng Gelar Gerakan Pangan Murah

Tekan Inflasi Bahan Pokok, Pemprov Jateng Gelar Gerakan Pangan Murah

October 13, 2026
Pindahnya Bengkel Pesawat PTDI ke Bandara Kertajati

Pindahnya Bengkel Pesawat PTDI ke Bandara Kertajati

July 17, 2026
Geledah Tengah Malam, Kortastipidkor Kembali di Ruko Cipete

Geledah Tengah Malam, Kortastipidkor Kembali di Ruko Cipete

July 10, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Ketua DPD RI Sultan Najamudin Membahas Gagasan Demokrasi Hijau
  • Alasan 152 Anggota DPD Mewakili 80 Juta Rakyat Daerah Menurut Sultan
  • Jokowi Pastikan Foto di Ijazah S1 Asli Bukan Dumatno Budi Utomo
  • GKR Hemas Dorong DPD Mengunjungi Menteri Sampaikan Aspirasi Rakyat
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In