• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, August 8, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Health

Guru Ngaji di Surabaya Jadi Tersangka Pencabulan Tujuh Santri

Malino SPDI by Malino SPDI
May 9, 2026
in Health
0
Guru Ngaji di Surabaya Jadi Tersangka Pencabulan Tujuh Santri
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seorang guru ngaji di sebuah pesantren di kawasan Surabaya berinisial MZ (22) telah ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap tujuh santrinya. Kasus ini mencuat ke permukaan membuat banyak kalangan merasa prihatin, terutama mengingat latar belakang pesantren yang seharusnya menjadi tempat pendidikan dan perlindungan bagi anak-anak.

Kapolrestabes Surabaya mengungkapkan bahwa tindakan pencabulan yang dilakukan MZ terjadi selama setahun. Hal ini menunjukkan adanya pola perilaku menyimpang yang sangat mengkhawatirkan, terutama di lingkungan pendidikan yang seharusnya menjaga moral dan integritas.

READ ALSO

Macet Panjang Dua Pekan di Jalintim Sumatra Palembang-Jambi

Guru India Jadi Kurir Ganja Thailand Rp1,5 M Ditangkap di Bali

“Dari tahun 2025 hingga 2026, terdapat tujuh orang yang menjadi korban perbuatan cabul oleh tersangka,” ungkap pihak kepolisian. Kejadian tersebut membuat banyak pihak berusaha mencari tahu lebih dalam mengenai latar belakang kejadian dan bagaimana hal ini bisa terjadi.

Pengajaran di Pesantren yang Tidak Konvensional

Menurut informasi yang diperoleh, pesantren tempat MZ mengajar berbeda dari pesantren konvensional. Para santri di sana hanya menginap selama akhir pekan dan tidak tinggal menetap dalam jangka panjang.

Model pengajaran ini memungkinkan anak-anak belajar mengaji pada hari Jumat setelah pulang sekolah dan kembali ke rumah saat hari Minggu. Meskipun sistem ini sebenarnya praktis, namun tetap ada tantangan terkait pengawasan dan perlindungan anak selama di pesantren.

Keberadaan kamar tidur yang digunakan secara bersama-sama menambah risiko ketika kontrol keamanan dan pengawasan terganggu. Keterbatasan waktu dan jumlah orang dewasa yang bertanggung jawab menyebabkan situasi ini sangat membahayakan bagi anak-anak yang rentan.

Pola Perilaku Tersangka yang Mengkhawatirkan

Pengakuan MZ saat diperiksa menimbulkan keprihatinan masyarakat. Ia mengaku terlibat dalam perilaku cabul karena dorongan nafsu yang dipicu oleh kecanduan menonton film dewasa.

Penjelasan ini menunjukkan betapa besar pengaruh media terhadap perilaku individu, terutama yang berkaitan dengan moralitas. MZ tampaknya tidak mampu mengendalikan kecenderungannya, sehingga membahayakan para santri yang seharusnya dilindungi.

Lebih memprihatinkan, sebagian besar korban sudah saling mengetahui bahwa mereka adalah korban pencabulan. Namun, rasa takut dan stigma sosial membuat mereka enggan melapor hingga ada satu korban yang akhirnya berani berbicara.

Pentingnya Dukungan Psikologis bagi Korban

Setelah kasus ini terungkap, ketujuh santri korban mendapatkan dukungan psikologis dan pengobatan trauma. Langkah ini sangat vital untuk memastikan bahwa mereka tidak terbebani oleh pengalaman traumatis yang merusak masa depan mereka.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak setempat berkolaborasi dalam proses pemulihan mental dan emosional para santri. Ini merupakan langkah penting yang diambil untuk memulihkan kepercayaan diri anak-anak tersebut.

Keluarga dan masyarakat juga perlu memainkan peran aktif dalam mendukung proses pemulihan anak-anak ini. Lingkungan yang aman dan penuh dukungan akan mempercepat pemulihan mereka dari trauma.

Langkah Hukum Terhadap Tersangka

Saat ini, MZ telah ditahan dan dikenakan sanksi hukum yang berat. Ia disangkakan melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak, sesuai dengan undang-undang perlindungan anak yang berlaku.

Pihak kepolisian bertekad untuk menegakkan hukum dan membuat kondisi menjadi lebih aman, terutama bagi anak-anak yang merupakan generasi masa depan. Kejadian ini membuka mata banyak pihak akan pentingnya pengawasan yang lebih ketat di lingkungan pendidikan.

Tindakan tegas terhadap pelaku seperti MZ diharapkan bisa memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang kembali. Masyarakat juga diharapkan lebih waspada terhadap potensi bahaya yang bisa mengancam anak-anak mereka.

Tags: GuruJadiNgajiPencabulanSantriSurabayaTersangkaTujuh

Related Posts

Macet Panjang Dua Pekan di Jalintim Sumatra Palembang-Jambi
Health

Macet Panjang Dua Pekan di Jalintim Sumatra Palembang-Jambi

August 8, 2026
Guru India Jadi Kurir Ganja Thailand Rp1,5 M Ditangkap di Bali
Health

Guru India Jadi Kurir Ganja Thailand Rp1,5 M Ditangkap di Bali

August 7, 2026
Bareskrim Selidiki Tambang Pasir Timah Ilegal di Belitung
Health

Bareskrim Selidiki Tambang Pasir Timah Ilegal di Belitung

August 7, 2026
995 Senpi Ditemukan di Gedung Yayasan Sekolah Pondok Pinang
Health

995 Senpi Ditemukan di Gedung Yayasan Sekolah Pondok Pinang

August 6, 2026
Sidang Etik Terduga Pelecehan Polwan Akan Segera Digelar Polda Sumbar
Health

Sidang Etik Terduga Pelecehan Polwan Akan Segera Digelar Polda Sumbar

August 6, 2026
Pimpinan DPRD Deli Serdang Tersangka Kasus Pencemaran Nama Ketua DPRD Sumut
Health

Pria di Medan Ditangkap Polisi karena Produksi dan Jual Konten Gay seharga Rp50 Ribu

August 5, 2026
Next Post
Pindar Indosaku Dikenakan Denda Rp875 Juta Oleh OJK dan Dirut Terima Peringatan

Pindar Indosaku Dikenakan Denda Rp875 Juta Oleh OJK dan Dirut Terima Peringatan

POPULAR NEWS

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Pelatih Renang di Kendari Diduga Melakukan Pencabulan terhadap 4 Anak di Bawah Umur

Pelatih Renang di Kendari Diduga Melakukan Pencabulan terhadap 4 Anak di Bawah Umur

July 10, 2026
Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

June 27, 2026
Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Platform Permainan Online Targetkan Dana Besar dari Wall Street

Platform Permainan Online Targetkan Dana Besar dari Wall Street

July 24, 2026

EDITOR'S PICK

Pihak yang Dihitung dan Dikecualikan dalam Pungutan Pajak Marketplace

Pihak yang Dihitung dan Dikecualikan dalam Pungutan Pajak Marketplace

July 1, 2026
Indonesia dan Prancis Tingkatkan Kemitraan Strategis

Indonesia dan Prancis Tingkatkan Kemitraan Strategis

May 29, 2026
Angin Kencang Menghancurkan 58 Hunian Sementara Korban Banjir di Aceh Utara

Angin Kencang Menghancurkan 58 Hunian Sementara Korban Banjir di Aceh Utara

June 4, 2026
Ricuh di Sekolah Islam Pamulang, UIN Jakarta Menanggapi Insiden Viral

Ricuh di Sekolah Islam Pamulang, UIN Jakarta Menanggapi Insiden Viral

June 6, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Kejagung Periksa Nurman Herin dalam Kasus TPPU Selain Febrie
  • Ratusan Senjata dan Dugaan Sengketa Yayasan Sekolah di Jakarta Selatan
  • Kejagung Menanggapi Sosok Febrio dalam Kasus Kematian Sutrimo
  • Polisi Periksa Bigmo Terkait Ajak Anak untuk Promosi Vape Pekan Depan
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In