• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, June 24, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Health

Guru Ngaji di Surabaya Jadi Tersangka Pencabulan Tujuh Santri

Malino SPDI by Malino SPDI
May 9, 2026
in Health
0
Guru Ngaji di Surabaya Jadi Tersangka Pencabulan Tujuh Santri
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seorang guru ngaji di sebuah pesantren di kawasan Surabaya berinisial MZ (22) telah ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap tujuh santrinya. Kasus ini mencuat ke permukaan membuat banyak kalangan merasa prihatin, terutama mengingat latar belakang pesantren yang seharusnya menjadi tempat pendidikan dan perlindungan bagi anak-anak.

Kapolrestabes Surabaya mengungkapkan bahwa tindakan pencabulan yang dilakukan MZ terjadi selama setahun. Hal ini menunjukkan adanya pola perilaku menyimpang yang sangat mengkhawatirkan, terutama di lingkungan pendidikan yang seharusnya menjaga moral dan integritas.

READ ALSO

KPK Pertimbangkan Penangkapan Model Fitri Assiddikki dalam Kasus CSR BI

10 Hari ke Depan 55000 Buruh Terancam Pemutusan Hubungan Kerja

“Dari tahun 2025 hingga 2026, terdapat tujuh orang yang menjadi korban perbuatan cabul oleh tersangka,” ungkap pihak kepolisian. Kejadian tersebut membuat banyak pihak berusaha mencari tahu lebih dalam mengenai latar belakang kejadian dan bagaimana hal ini bisa terjadi.

Pengajaran di Pesantren yang Tidak Konvensional

Menurut informasi yang diperoleh, pesantren tempat MZ mengajar berbeda dari pesantren konvensional. Para santri di sana hanya menginap selama akhir pekan dan tidak tinggal menetap dalam jangka panjang.

Model pengajaran ini memungkinkan anak-anak belajar mengaji pada hari Jumat setelah pulang sekolah dan kembali ke rumah saat hari Minggu. Meskipun sistem ini sebenarnya praktis, namun tetap ada tantangan terkait pengawasan dan perlindungan anak selama di pesantren.

Keberadaan kamar tidur yang digunakan secara bersama-sama menambah risiko ketika kontrol keamanan dan pengawasan terganggu. Keterbatasan waktu dan jumlah orang dewasa yang bertanggung jawab menyebabkan situasi ini sangat membahayakan bagi anak-anak yang rentan.

Pola Perilaku Tersangka yang Mengkhawatirkan

Pengakuan MZ saat diperiksa menimbulkan keprihatinan masyarakat. Ia mengaku terlibat dalam perilaku cabul karena dorongan nafsu yang dipicu oleh kecanduan menonton film dewasa.

Penjelasan ini menunjukkan betapa besar pengaruh media terhadap perilaku individu, terutama yang berkaitan dengan moralitas. MZ tampaknya tidak mampu mengendalikan kecenderungannya, sehingga membahayakan para santri yang seharusnya dilindungi.

Lebih memprihatinkan, sebagian besar korban sudah saling mengetahui bahwa mereka adalah korban pencabulan. Namun, rasa takut dan stigma sosial membuat mereka enggan melapor hingga ada satu korban yang akhirnya berani berbicara.

Pentingnya Dukungan Psikologis bagi Korban

Setelah kasus ini terungkap, ketujuh santri korban mendapatkan dukungan psikologis dan pengobatan trauma. Langkah ini sangat vital untuk memastikan bahwa mereka tidak terbebani oleh pengalaman traumatis yang merusak masa depan mereka.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak setempat berkolaborasi dalam proses pemulihan mental dan emosional para santri. Ini merupakan langkah penting yang diambil untuk memulihkan kepercayaan diri anak-anak tersebut.

Keluarga dan masyarakat juga perlu memainkan peran aktif dalam mendukung proses pemulihan anak-anak ini. Lingkungan yang aman dan penuh dukungan akan mempercepat pemulihan mereka dari trauma.

Langkah Hukum Terhadap Tersangka

Saat ini, MZ telah ditahan dan dikenakan sanksi hukum yang berat. Ia disangkakan melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak, sesuai dengan undang-undang perlindungan anak yang berlaku.

Pihak kepolisian bertekad untuk menegakkan hukum dan membuat kondisi menjadi lebih aman, terutama bagi anak-anak yang merupakan generasi masa depan. Kejadian ini membuka mata banyak pihak akan pentingnya pengawasan yang lebih ketat di lingkungan pendidikan.

Tindakan tegas terhadap pelaku seperti MZ diharapkan bisa memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang kembali. Masyarakat juga diharapkan lebih waspada terhadap potensi bahaya yang bisa mengancam anak-anak mereka.

Tags: GuruJadiNgajiPencabulanSantriSurabayaTersangkaTujuh

Related Posts

KPK Selidiki Dugaan Gratifikasi Pegawai Kementerian Perhubungan
Health

KPK Pertimbangkan Penangkapan Model Fitri Assiddikki dalam Kasus CSR BI

June 24, 2026
10 Hari ke Depan 55000 Buruh Terancam Pemutusan Hubungan Kerja
Health

10 Hari ke Depan 55000 Buruh Terancam Pemutusan Hubungan Kerja

June 23, 2026
Jaksa KPK Yakin Dedi Congor Bea Cukai Terima 30 Miliar Rupiah
Health

Jaksa KPK Yakin Dedi Congor Bea Cukai Terima 30 Miliar Rupiah

June 23, 2026
Bos Kresna Life Michael Steven Ditangkap Polri di Maroko
Health

Bos Kresna Life Michael Steven Ditangkap Polri di Maroko

June 22, 2026
Motor Anggota Kopassus Hilang di Cakung, Dua Pelaku Ditangkap
Health

Motor Anggota Kopassus Hilang di Cakung, Dua Pelaku Ditangkap

June 22, 2026
Kemenhaj Ungkap Banyak Jamaah Haji Terjerat Utang
Health

Kemenhaj Ungkap Banyak Jamaah Haji Terjerat Utang

June 21, 2026
Next Post
Pindar Indosaku Dikenakan Denda Rp875 Juta Oleh OJK dan Dirut Terima Peringatan

Pindar Indosaku Dikenakan Denda Rp875 Juta Oleh OJK dan Dirut Terima Peringatan

POPULAR NEWS

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama

Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama

May 29, 2026
Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

May 24, 2026
Perkuat Kredibilitas dengan 4 Bukti Komitmen Pembangunan Kota Mandiri Berkelanjutan

Perkuat Kredibilitas dengan 4 Bukti Komitmen Pembangunan Kota Mandiri Berkelanjutan

May 4, 2026

EDITOR'S PICK

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026
Banjir Melanda Semarang, Ribuan Warga Terpengaruh

Banjir Melanda Semarang, Ribuan Warga Terpengaruh

May 17, 2026
Kenaikan Harga Biji Kakao Akibat Penutupan Selat Hormuz

Kenaikan Harga Biji Kakao Akibat Penutupan Selat Hormuz

May 31, 2026
Puing Kebakaran Permukiman Padat di Kemayoran

Puing Kebakaran Permukiman Padat di Kemayoran

June 2, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Pembangunan Huntara Korban Bencana Sumatra Capai 99 Persen Menurut BNPB
  • Kejagung Amankan Kajari dan Kasi Pidsus di Serdang Bedagai Sumut
  • Cristiano Ronaldo Raih 3 Rekor Baru Usai Portugal Kalahkan Uzbekistan
  • Walkot Surabaya Minta Maaf atas Banjir yang Terjadi Selama Dua Hari Berturut-turut
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In