• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Sunday, May 10, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Entertainment

Banjir Menggenangi 16156 Rumah di Muratara Sumsel dan Menewaskan 1 Balita

Malino SPDI by Malino SPDI
May 10, 2026
in Entertainment
0
Banjir Menggenangi 16156 Rumah di Muratara Sumsel dan Menewaskan 1 Balita
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, telah menyebabkan dampak yang signifikan pada masyarakat setempat. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 9 Mei, setelah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis, 7 Mei, dini hari.

Menurut laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana, satu korban jiwa, seorang balita bernama Shanum Aqila Fitri, dilaporkan tewas akibat bencana ini.

READ ALSO

Polda Metro Sebut Pengepungan Kantor di Hayam Wuruk Terkait Kasus Judol

Tiga Jemaah Haji Dari Jatim Meninggal di Tanah Suci

Selain itu, sebanyak 16.156 unit rumah penduduk terendam, dengan empat rumah hanyut terbawa arus. Kerusakan juga terjadi pada satu unit rumah yang rusak sedang dan enam unit lainnya mengalami kerusakan ringan.

Sekretaris BPBD Kabupaten Musi Rawas Utara, Mathir, mengungkapkan bahwa hingga siang ini, data sementara menunjukkan bahwa 64.624 jiwa terdampar oleh luapan air. Banjir kali ini tidak hanya merusak pemukiman, tetapi juga mengganggu berbagai fasilitas publik.

Empat jembatan gantung di desa-desa terkena dampak serius, dengan dua jembatan putus total dan satu jembatan lainnya mengalami kerusakan. Pada sektor pendidikan, 17 unit sekolah dari tingkat TK hingga SMA terdampak banjir, serta beberapa fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan Polindes yang terendam air.

Dampak Banjir Pada Infrastruktur Masyarakat

Infrastruktur yang terputus akibat banjir menghambat akses bagi warga di wilayah-wilayah yang terkena. Banyak warga yang terpaksa mencari jalur lain untuk beraktivitas, sementara fasilitas transportasi mengalami gangguan.

Selain itu, sektor pendidikan pun terpaksa ditutup hingga situasi memungkinkan. Kerugian dalam sektor pendidikan sangat memprihatinkan, terutama bagi siswa yang sudah bersiap menghadapi ujian.

Dampak banjir ini juga terasa di sektor kesehatan, di mana Puskesmas yang seharusnya memberikan layanan medis terpaksa ditutup. Masyarakat yang membutuhkan perawatan medis harus menjangkau fasilitas kesehatan yang jauh atau menunggu hingga air surut.

Dengan banyaknya infrastruktur yang rusak, pemerintah setempat segera mengerahkan tim gabungan untuk melakukan kaji cepat dan evakuasi. Tim ini terdiri dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Satpol-PP, dan personel TNI serta Polri.

Tindakan Darurat dan Bantuan Untuk Korban Banjir

Pemerintah setempat mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik bagi warga yang terdampak. Dapur umum ini bertujuan untuk memberikan bantuan makanan dan kebutuhan dasar lainnya kepada masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.

Petugas juga tengah melakukan pemantauan di lapangan untuk mendata kerugian material yang dialami oleh masyarakat. Kegiatan ini penting untuk perencanaan rekonstruksi pasca-banjir.

Pemerintah juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai potensi bencana dengan memberikan edukasi dan imbauan untuk tetap waspada. Ini penting agar warga dapat mengantisipasi jika terjadi bencana serupa di masa depan.

Situasi di Kecamatan Karang Jaya dikabarkan telah kembali normal, sedangkan di Kecamatan Rupit, permukaan air menunjukkan tanda-tanda penurunan. Namun, di Kecamatan Karang Dapo dan Rawas Ilir, masih banyak pemukiman yang terendam air.

Langkah Ke Depan untuk Mengurangi Risiko Banjir

Pemerintah daerah harus mengambil langkah nyata untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Salah satu langkah yang bisa diambil adalah dengan melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak dan membangun sistem drainase yang lebih baik.

Pembangunan sistem peringatan dini juga sangat penting agar masyarakat dapat segera evakuasi saat mendengar peringatan tentang kemungkinan banjir. Ini bisa menyelamatkan banyak nyawa dan harta benda.

Pemerintah juga perlu meningkatkan kerja sama dengan berbagai lembaga terkait dalam hal mitigasi bencana. Sinergi ini akan membantu dalam perencanaan dan pelaksanaan tindakan yang lebih terencana dan sistematis.

Saat ini, upaya pemulihan pasca-banjir sangat diperlukan untuk memastikan masyarakat terdampak bisa kembali ke kehidupan normal. Selain itu, perlu juga ada program rehabilitasi bagi infrastruktur dan fasilitas publik yang rusak.

Banjir bandang ini menjadi pengingat akan kekuatan alam yang dapat mengubah kehidupan dalam sekejap. Oleh karena itu, kesadaran akan perubahan iklim dan pola cuaca yang tidak menentu harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat.

Tags: BalitaBanjirdanMenewaskanMenggenangiMurataraRumahSumsel

Related Posts

Polda Metro Sebut Pengepungan Kantor di Hayam Wuruk Terkait Kasus Judol
Entertainment

Polda Metro Sebut Pengepungan Kantor di Hayam Wuruk Terkait Kasus Judol

May 9, 2026
Tiga Jemaah Haji Dari Jatim Meninggal di Tanah Suci
Entertainment

Tiga Jemaah Haji Dari Jatim Meninggal di Tanah Suci

May 9, 2026
Pemkot Jaksel Wajibkan Usaha Olah Sampah Secara Mandiri
Entertainment

Pemkot Jaksel Wajibkan Usaha Olah Sampah Secara Mandiri

May 8, 2026
Proses Eksekusi Hotel Sultan Menurut Indobuildco Tidak Perlu Dipaksakan
Entertainment

Proses Eksekusi Hotel Sultan Menurut Indobuildco Tidak Perlu Dipaksakan

May 8, 2026
Penampakan Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras di Kasus Andrie Yunus
Entertainment

Penampakan Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras di Kasus Andrie Yunus

May 7, 2026
Leonardi Klaim Diperdaya Teken Kontrak Navayo dalam Kasus Korupsi Satelit
Entertainment

Leonardi Klaim Diperdaya Teken Kontrak Navayo dalam Kasus Korupsi Satelit

May 7, 2026
Next Post
Kendari Berpotensi Menjadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE di Wilayah Timur Indonesia

Kendari Berpotensi Menjadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE di Wilayah Timur Indonesia

POPULAR NEWS

No Content Available

EDITOR'S PICK

Penampakan Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras di Kasus Andrie Yunus

Fakta Persidangan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

May 9, 2026
Rapimnas SOKSI di Bandung Undang Bahlil untuk Perkuat Sinergi Golkar

Rapimnas SOKSI di Bandung Undang Bahlil untuk Perkuat Sinergi Golkar

May 4, 2026
Cicilan KPR Buruh Diperpanjang Hingga 40 Tahun

Cicilan KPR Buruh Diperpanjang Hingga 40 Tahun

May 1, 2026
Penampakan Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras di Kasus Andrie Yunus

Penampakan Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras di Kasus Andrie Yunus

May 7, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Kendari Berpotensi Menjadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE di Wilayah Timur Indonesia
  • Banjir Menggenangi 16156 Rumah di Muratara Sumsel dan Menewaskan 1 Balita
  • Kota Deltamas Targetkan Prajualan Rp2,08 Triliun pada 2026, Kawasan Industri Jadi Kota Mandiri
  • Wamenkum Ingatkan Advokat untuk Mendukung Perlindungan HAM
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In