• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Sunday, September 13, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Health

Harga Obat Meningkat 20 Persen Karena Rupiah Melemah, Dinkes Pangkas Jatah Pasien

Malino SPDI by Malino SPDI
June 13, 2026
in Health
0
Harga Obat Meningkat 20 Persen Karena Rupiah Melemah, Dinkes Pangkas Jatah Pasien
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kenaikan harga obat di Kabupaten Tangerang, Banten, telah mencapai 20 persen dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini terjadi akibat turunnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang memicu kenaikan harga bahan baku impor, dan dampaknya menyentuh fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, menekankan bahwa industri farmasi nasional masih sangat tergantung pada bahan baku dari luar negeri. Hal ini membuat sektor kesehatan menjadi rentan terhadap fluktuasi nilai tukar yang berpengaruh langsung pada harga obat.

READ ALSO

Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

Tim Khusus Dikirim untuk Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Kenaikan juga dipicu oleh harga bahan bakar minyak (BBM) yang semakin meningkat. Hendra menjelaskan, seluruh Indonesia mengalami kenaikan harga obat sekitar 15 hingga 20 persen, yang semakin diperparah dengan inflasi yang merugikan konsumen.

Pengaruh Fluktuasi Ekonomi Terhadap Ketersediaan Obat

Dampak dari fluktuasi ekonomi tidak hanya memengaruhi harga, tetapi juga ketersediaan obat di fasilitas kesehatan. Dengan anggaran yang tertekan, beberapa fasilitas kesehatan terpaksa mengurangi jatah obat yang tersedia untuk pasien.

“Masyarakat akan menerima obat dalam jumlah yang lebih sedikit, contohnya dari seharusnya 10 hari, kini hanya disediakan untuk 5 hari,” jelas Hendra. Hal ini tentu menambah beban bagi pasien yang memerlukan pengobatan terus-menerus.

Seluruh perubahan ini tidak hanya berdampak pada pasien, tetapi juga pada staf medis yang harus menyesuaikan dengan kebijakan baru. Penyesuaian pemerintahan untuk memperketat pengeluaran demi menampung selisih biaya menjadi langkah yang diambil untuk menjaga stabilitas layanan.

Komitmen Pemerintah Daerah dalam Menangani Krisis Kesehatan

Meskipun adanya peningkatan harga obat, pemerintah daerah tetap komitmen untuk menjaga program layanan kesehatan gratis bagi warganya. Hendra menyatakan bahwa anggaran di sektor kesehatan harus ditambah untuk menutupi selisih biaya akibat kenaikan harga.

“Kami tetap berusaha agar semua layanan tetap gratis, sehingga masyarakat tidak terbebani biaya tambahan,” tegasnya. Langkah ini menjadi penting agar masyarakat tetap mendapatkan akses yang adil terhadap kebutuhan medis mereka.

Pemerintah daerah terus berupaya mencarikan solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku impor. Dengan meningkatkan produksi lokal diharapkan dapat menstabilkan harga obat di pasar.

Peran Masyarakat dalam Menghadapi Kenaikan Harga Obat

Masyarakat juga diminta untuk bisa lebih bijak dalam menggunakan obat-obatan yang tersedia. Pembelian yang berlebihan atau tidak berdasarkan kebutuhan medis dapat memperburuk situasi ketersediaan obat.

Selain itu, edukasi mengenai penggunaan obat yang benar perlu ditingkatkan agar pasien tidak menyalahgunakan atau menggunakan obat yang tidak sesuai dengan indikasi. Masyarakat diharapkan dapat lebih memahami pentingnya keterbatasan yang ada dalam situasi ini.

Kolaborasi antara pemerintah, industri farmasi, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi tantangan yang ada. Dengan upaya bersama, diharapkan solusi yang efektif dapat dicapai demi kesejahteraan bersama.

Tags: DinkesHargaJatahKarenaMelemahMeningkatObatPangkasPasienPersenRupiah

Related Posts

Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September
Health

Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

September 9, 2026
Tim Khusus Dikirim untuk Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Health

Tim Khusus Dikirim untuk Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

September 8, 2026
Banjir Menggenangi 16156 Rumah di Muratara Sumsel dan Menewaskan 1 Balita
Health

Hujan Lebat Menyebabkan Banjir di Tiga Wilayah Sumut, Ribuan Warga Terpengaruh

September 8, 2026
Kebakaran Hutan Gunung Semeru Padam, Hanguskan 3.072 Hektare Lahan
Health

Kebakaran Hutan Gunung Semeru Padam, Hanguskan 3.072 Hektare Lahan

September 7, 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau Terus Berlanjut
Health

Erupsi Gunung Anak Krakatau Terus Berlanjut

September 7, 2026
Foto Jakarta Menyemprot Jalan untuk Mitigasi Abu Vulkanik Anak Krakatau
Health

Foto Jakarta Menyemprot Jalan untuk Mitigasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

September 6, 2026
Next Post
Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX oleh Elon Musk

Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX oleh Elon Musk

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026
Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026

EDITOR'S PICK

Hakim PN Cilacap Diberhentikan dan Menerima Pensiun karena Kasus Suap

13 Tindak Pidana yang Menghadapi Ancaman Perampasan Aset

August 30, 2026
Pasar Perumahan Jabodebek dan Banten Terus Melemah Hingga Akhir 2026

Pasar Perumahan Jabodebek dan Banten Terus Melemah Hingga Akhir 2026

August 1, 2026
Sidang Membongkar Yaqut Marah Saat Rapat Tentang Pansus Haji

Sidang Membongkar Yaqut Marah Saat Rapat Tentang Pansus Haji

September 3, 2026
PKB Terus Menyokong Pak Prabowo

PKB Terus Menyokong Pak Prabowo

July 24, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September
  • Sertifikasi Halal Pipa Vinilon Diterbitkan oleh BPJPH secara Resmi
  • Program MBG di Sumut Harus Terus Berjalan untuk Kebutuhan Daerah
  • Febrie Heran soal Pemeriksaan Tersangka Menggunakan Rujukan Instansi Lain
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In