• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, May 30, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Otomotif

Laporkan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi ke Polisi

Malino SPDI by Malino SPDI
May 30, 2026
in Otomotif
0
Tim Polda Metro Siaga 24 Jam untuk Memburu Begal
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Yasinta Moiwend, yang dikenal sebagai Mama Sinta, resmi melaporkan Ketua LBH Papua Merauke yang berinisial JTW ke Polda Metro Jaya. Laporan ini terdaftar dengan nomor LP/B/3843/V/2026/SPKT, yang diterima pada 29 Mei 2026, disebabkan oleh dugaan pelanggaran terkait film yang berjudul ‘Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita’.

Ketua LBH Merauke tersebut dilaporkan berdasarkan Pasal 65 juncto 67 mengenai Perlindungan Data Pribadi. Dalam klarifikasinya, penasihat hukum Mama Sinta, Hamonangan Daulay, memberikan penjelasan secara terbuka kepada media di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

READ ALSO

Lubang Besar di Jalan Amblas Lenteng Agung Jakarta Selatan

Ambulans Bawa Jenazah Tabrak Rumah Warga Setelah Pecah Ban di Jembrana Bali

Hamonangan mengungkapkan bahwa laporan ini ditujukan untuk perorangan, yaitu JTW, dan ada penyebutan jelas mengenai nama lengkapnya. Hal ini menunjukkan komitmen Mama Sinta untuk membela haknya sebagai individu yang merasa dirugikan.

Paksa untuk Menarik Perhatian dengan Tindakan Hukum

Mama Sinta mengaku sakit hati dengan pemutaran film yang menampilkan dirinya tanpa persetujuan. Ia mengungkapkan rasa kecewa dan marah karena film tersebut diputar di berbagai tempat, membuatnya merasa teraniaya.

“Mereka putar film tersebut di mana-mana, saya merasa sakit hati sangat. Tanpa izin dari saya dan tanpa melakukan diskusi sebelumnya, tindakan tersebut tampak seolah-olah mempermalukan saya,” ungkapnya dengan tegas.

Saat berbicara lebih lanjut, Mama Sinta mengindikasikan bahwa tindakan tersebut telah mengganggu mental dirinya dan keluarganya. Rasa sakit dan kecewa ini mengguncang kehidupannya sehari-hari.

Pengalaman Tak Terduga Saat Menonton Film

Mama Sinta menjelaskan bahwa ia awalnya tidak tahu bahwa ia akan dilibatkan dalam film tersebut. Ia hanya diundang untuk menyaksikan film oleh seorang pria bernama Tigor setelah berpartisipasi dalam kegiatan di Jayapura.

“Sebelumnya, saya tidak menduga bahwa film yang diputar adalah ‘Pesta Babi’. Pada saat saya menyaksikannya, saya sangat terkejut melihat wajah saya di layar,” ujarnya.

Ketidakjelasan tentang keterlibatannya membuat Mama Sinta merasa terkejut dan tidak nyaman. Ia merasa seharusnya ada komunikasi sebelum kegiatannya ditampilkan secara publik.

Respon Pihak Produksi Film Mengenai Kontroversi

Pihak penggarap film, Dandhy Laksono, memberikan tanggapan di media sosial terkait kemarahan Mama Sinta. Ia mengaku tak mengetahui konflik yang terjadi hingga Mama Sinta mengajukan protes terhadap film tersebut.

Dandhy menyampaikan pentingnya memahami konteks dan situasi yang dihadapi oleh Mama Sinta. Ia mengingatkan audiens untuk tidak cepat menilai dan menghakimi situasi yang dihadapi oleh orang lain.

“Kita tidak bisa sepenuhnya memahami apa yang dialami oleh Yasinta Moiwend di pedalaman Papua. Semua yang muncul di media sosial perlu dipertimbangkan secara bijaksana,” tulisnya dalam komentarnya.

Konteks Sosial di Balik Film Kontroversial

Film ‘Pesta Babi’ sendiri membawa tema yang cukup sensitif, menggugah banyak diskusi mengenai kolonialisme dan dampaknya terhadap masyarakat. Namun, cara penyajiannya menjadi sorotan karena melibatkan individu tanpa seizin mereka.

Banyak pengamat menilai bahwa film seperti ini harus memperhatikan etika dalam pelibatan subjek dari budaya tertentu. Ini menjadi perdebatan mengenai hak privasi dan perlindungan data dalam konteks kreasi artistik.

Kasus Mama Sinta memberikan contoh nyata bagaimana persoalan etika dalam film dapat merusak reputasi orang-orang yang terlibat, begitu juga menimbulkan trauma emosional.

Imbas dan Tindakan Selanjutnya untuk Perempuan Papua

Pengalaman Mama Sinta menjadi panggilan bagi banyak perempuan Papua untuk berbicara mengenai hak mereka. Aspek perlindungan data pribadi dan kesepakatan dalam penyajian konten di media menjadi isu yang sangat penting untuk diperhatikan.

Penting bagi masyarakat, terutama komunitas film, untuk memahami dampak dari karya-karya mereka terhadap subjek individu. Setiap individu berhak untuk berbicara dan diakui hak-haknya, terutama dalam konteks seni.

Dengan mengangkat isu ini, diharapkan akan ada kesadaran yang lebih tinggi antara pembuat film dan masyarakat terkait bagaimana individu dilibatkan dalam produksi film.

Tags: BabiFilmKetuaLaporkanLBHMeraukePestaPolisiTerkait

Related Posts

Lubang Besar di Jalan Amblas Lenteng Agung Jakarta Selatan
Otomotif

Lubang Besar di Jalan Amblas Lenteng Agung Jakarta Selatan

May 29, 2026
Ambulans Bawa Jenazah Tabrak Rumah Warga Setelah Pecah Ban di Jembrana Bali
Otomotif

Ambulans Bawa Jenazah Tabrak Rumah Warga Setelah Pecah Ban di Jembrana Bali

May 29, 2026
Jemaah Haji RI Dilarang Lempar Jumrah dari Jam 10.00 hingga 14.00, Simak Alasannya
Otomotif

Jemaah Haji RI Dilarang Lempar Jumrah dari Jam 10.00 hingga 14.00, Simak Alasannya

May 28, 2026
Secara Syar’i Tidak Ada Masalah
Otomotif

Secara Syar’i Tidak Ada Masalah

May 28, 2026
Pilot Penerbang Pesawat Kepresidenan Prabowo Termasuk Wanita
Otomotif

Pilot Penerbang Pesawat Kepresidenan Prabowo Termasuk Wanita

May 27, 2026
Posko Pengaduan Korban Penipuan dengan Jasa WO Marwah Catering Dibuka oleh Polisi
Otomotif

Posko Pengaduan Korban Penipuan dengan Jasa WO Marwah Catering Dibuka oleh Polisi

May 27, 2026
Next Post
Penghargaan Urban Regeneration Tingkat Asia untuk Summarecon Bandung

Penghargaan Urban Regeneration Tingkat Asia untuk Summarecon Bandung

POPULAR NEWS

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
19 WNI Ditangkap di Arab Saudi Karena Melanggar Hukum Haji

19 WNI Ditangkap di Arab Saudi Karena Melanggar Hukum Haji

May 17, 2026

EDITOR'S PICK

Kasus Pendiri Pesantren di Pati Diduga Cabul Terhadap Santri Dapat Sorotan PBNU

Kasus Pendiri Pesantren di Pati Diduga Cabul Terhadap Santri Dapat Sorotan PBNU

May 6, 2026
DPR Minta Pemerintah Perketat Pintu Masuk Indonesia Cegah Hantavirus

DPR Minta Pemerintah Perketat Pintu Masuk Indonesia Cegah Hantavirus

May 8, 2026
Audiensi KPK dan Kementerian Sosial Bahas Polemik Pengadaan Besok

Audiensi KPK dan Kementerian Sosial Bahas Polemik Pengadaan Besok

May 7, 2026
Idul Adha 27 Mei Menurut Muhammadiyah, Pemerintah Gelar Sidang Isbat 17 Mei

Idul Adha 27 Mei Menurut Muhammadiyah, Pemerintah Gelar Sidang Isbat 17 Mei

May 11, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Kejagung Kasasi Vonis Banding Terdakwa Migor Marcella Santoso
  • Gemerlap Waisak di Jakarta Pusat
  • Penghargaan Urban Regeneration Tingkat Asia untuk Summarecon Bandung
  • Laporkan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi ke Polisi
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In