• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Sunday, September 13, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Tekno

Menteri LH Ungkap 335 Perusahaan di Kalimantan-Sumatra Terancam Ditutup

Malino SPDI by Malino SPDI
August 22, 2026
in Tekno
0
Menteri LH Ungkap 335 Perusahaan di Kalimantan-Sumatra Terancam Ditutup
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, memperingatkan adanya 335 perusahaan pemilik konsesi di lahan yang terbakar, khususnya di Kalimantan dan Sumatra. Ia menegaskan pentingnya menjaga lingkungan dengan cara yang bertanggung jawab dan tidak merusak ekosistem hanya untuk kepentingan ekonomi jangka pendek.

Peringatan ini disampaikan dalam konteks meningkatnya kasus kebakaran lahan yang sering kali disebabkan oleh praktik pembakaran yang tidak berkelanjutan. Jumhur meminta agar perusahaan-perusahaan tersebut tidak mengambil jalan pintas dalam membuka lahan, yang justru dapat membahayakan lingkungan dan masyarakat.

READ ALSO

Percepat Bantuan Bencana NTT, Mendagri Minta Pemda Segera Tindak Lanjuti

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali Sejak Subuh Hingga Pagi Ini

Dalam kerangka penegakan hukum, ia menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan yang terbukti bersalah akan menghadapi konsekuensi serius. Jika ditemukan niat jahat dalam cara pembukaan lahan dan pembakaran, dapat dikenakan pidana dan denda yang signifikan. Ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak agar mengedepankan tanggung jawab lingkungan.

Perhatian Khusus Terhadap Praktik Pembakaran Lahan

Jumhur menyatakan bahwa saat ini terdapat sejumlah perusahaan yang sudah disegel karena dugaan pelanggaran terkait kebakaran lahan. Untuk menjaga transparansi, ia tidak mengungkap nama-nama perusahaan tersebut sehingga proses hukum dapat berjalan tanpa pengaruh dari pihak luar.

Dia mengingatkan bahwa perusahaan-perusahaan harus mematuhi komitmen yang telah dibuat untuk menangani masalah kebakaran secara proaktif. Verifikasi akan dilakukan untuk memastikan bahwa strategi mitigasi yang dijanjikan dipatuhi dan diimplementasikan dengan baik.

Sebagai bagian dari upaya penanggulangan, Jumhur juga melakukan kunjungan ke lokasi-lokasi yang terkena dampak kebakaran. Dalam kunjungan di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, ia menjelaskan bahwa sekitar 4 hektare lahan terbakar telah berhasil dipadamkan dan saat ini sedang dalam proses pendinginan.

Minalisasi Dampak Kebakaran dengan Metode Efektif

Pemerintah, bersama dengan pihak berwenang lokal, telah menerapkan berbagai strategi mitigasi untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan. Di Riau, misalnya, telah dibangun sekat kanal dan embung-embung untuk memerangkap air, yang berfungsi sebagai penghalang bagi api.

Ini membuktikan bahwa langkah-langkah pencegahan yang diambil dapat memberikan hasil yang signifikan. Jumhur mencatat bahwa upaya kolaboratif antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian, dalam program “Riau Bersinergi”, menunjukkan perkembangan yang baik dalam mengurangi jumlah kebakaran.

Dengan banyaknya daerah yang berisiko kebakaran, upaya ini menjadi penting untuk melindungi tidak hanya lingkungan tetapi juga kehidupan masyarakat yang bergantung pada sumber daya alam tersebut. Jumhur percaya bahwa keberhasilan di Riau bisa menjadi model untuk provinsi lain dalam mengatasi masalah yang sama.

Tantangan yang Dihadapi dalam Penegakan Hukum

Satu tantangan utama dalam penegakan hukum terhadap perusahaan-perusahaan yang membakar lahan adalah kurangnya bukti yang kuat. Jumhur menjelaskan bahwa sering kali, sulit untuk membuktikan niat jahat dalam praktik ilegal ini, terutama jika perusahaan mencari cara untuk menghindari tanggung jawab.

Upaya pemerintah untuk menegakkan peraturan yang ada harus didukung oleh masyarakat. Kesadaran publik terhadap dampak negatif dari kebakaran lahan sangat penting untuk mendorong masyarakat dan lingkungan bekerja sama dalam menghadapi masalah ini.

Jumhur mengharapkan agar semua pihak, baik pemerintah, perusahaan, maupun masyarakat, dapat bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan, serta menghentikan praktik pembakarangan lahan. Dengan kerjasama yang baik, pemulihan lingkungan dan penegakan hukum dapat terlaksana secara efektif.

Tags: DitutupKalimantanSumatraMenteriPerusahaanTerancamUngkap

Related Posts

Percepat Bantuan Bencana NTT, Mendagri Minta Pemda Segera Tindak Lanjuti
Tekno

Percepat Bantuan Bencana NTT, Mendagri Minta Pemda Segera Tindak Lanjuti

September 8, 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau Terus Berlanjut
Tekno

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali Sejak Subuh Hingga Pagi Ini

September 8, 2026
Penanganan Bencana dan Gangguan Kamtibmas dengan Fokus pada Pencegahan
Tekno

Penanganan Bencana dan Gangguan Kamtibmas dengan Fokus pada Pencegahan

September 7, 2026
Polisi Sediakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta
Tekno

Polisi Sediakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta

September 7, 2026
Pemda Terdampak Diimbau Waspadai Erupsi Anak Krakatau
Tekno

Pemda Terdampak Diimbau Waspadai Erupsi Anak Krakatau

September 6, 2026
Pastikan Operasional Kereta Daop 1 Jakarta Aman Saat Terkena Abu
Tekno

Pastikan Operasional Kereta Daop 1 Jakarta Aman Saat Terkena Abu

September 6, 2026
Next Post
Kebakaran Hutan Kalimantan Terkendali Menurut Prabowo: Dulu Lebih Parah

Kebakaran Hutan Kalimantan Terkendali Menurut Prabowo: Dulu Lebih Parah

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026

EDITOR'S PICK

Kanit PPA Polres Luwu Utara Diberhentikan Karena Diduga Aniaya Tahanan

Kanit PPA Polres Luwu Utara Diberhentikan Karena Diduga Aniaya Tahanan

July 27, 2026
IHSG Sesi 1 Turun 3,76%, Kerugian Rp 482 Triliun

IHSG Sesi 1 Turun 3,76%, Kerugian Rp 482 Triliun

May 18, 2026
Urai Kepadatan Jemaah Haji dengan Sistem Buka Tutup di Terminal Ajyad

Urai Kepadatan Jemaah Haji dengan Sistem Buka Tutup di Terminal Ajyad

May 11, 2026
Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota, Minat Investasi Properti IKN Masih Tinggi

Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota, Minat Investasi Properti IKN Masih Tinggi

June 23, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Kasus ISPA Naik, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September
  • Sertifikasi Halal Pipa Vinilon Diterbitkan oleh BPJPH secara Resmi
  • Program MBG di Sumut Harus Terus Berjalan untuk Kebutuhan Daerah
  • Febrie Heran soal Pemeriksaan Tersangka Menggunakan Rujukan Instansi Lain
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In