• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, August 22, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Tekno

Menteri LH Ungkap 335 Perusahaan di Kalimantan-Sumatra Terancam Ditutup

Malino SPDI by Malino SPDI
August 22, 2026
in Tekno
0
Menteri LH Ungkap 335 Perusahaan di Kalimantan-Sumatra Terancam Ditutup
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, memperingatkan adanya 335 perusahaan pemilik konsesi di lahan yang terbakar, khususnya di Kalimantan dan Sumatra. Ia menegaskan pentingnya menjaga lingkungan dengan cara yang bertanggung jawab dan tidak merusak ekosistem hanya untuk kepentingan ekonomi jangka pendek.

Peringatan ini disampaikan dalam konteks meningkatnya kasus kebakaran lahan yang sering kali disebabkan oleh praktik pembakaran yang tidak berkelanjutan. Jumhur meminta agar perusahaan-perusahaan tersebut tidak mengambil jalan pintas dalam membuka lahan, yang justru dapat membahayakan lingkungan dan masyarakat.

READ ALSO

Fakta Pengusiran WNA Diduga Tentara Israel dari Gym di Bali

Kesaksian Aktivis Tentang Cikal Karhutla yang Diduga Akibat Pembukaan Lahan

Dalam kerangka penegakan hukum, ia menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan yang terbukti bersalah akan menghadapi konsekuensi serius. Jika ditemukan niat jahat dalam cara pembukaan lahan dan pembakaran, dapat dikenakan pidana dan denda yang signifikan. Ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak agar mengedepankan tanggung jawab lingkungan.

Perhatian Khusus Terhadap Praktik Pembakaran Lahan

Jumhur menyatakan bahwa saat ini terdapat sejumlah perusahaan yang sudah disegel karena dugaan pelanggaran terkait kebakaran lahan. Untuk menjaga transparansi, ia tidak mengungkap nama-nama perusahaan tersebut sehingga proses hukum dapat berjalan tanpa pengaruh dari pihak luar.

Dia mengingatkan bahwa perusahaan-perusahaan harus mematuhi komitmen yang telah dibuat untuk menangani masalah kebakaran secara proaktif. Verifikasi akan dilakukan untuk memastikan bahwa strategi mitigasi yang dijanjikan dipatuhi dan diimplementasikan dengan baik.

Sebagai bagian dari upaya penanggulangan, Jumhur juga melakukan kunjungan ke lokasi-lokasi yang terkena dampak kebakaran. Dalam kunjungan di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, ia menjelaskan bahwa sekitar 4 hektare lahan terbakar telah berhasil dipadamkan dan saat ini sedang dalam proses pendinginan.

Minalisasi Dampak Kebakaran dengan Metode Efektif

Pemerintah, bersama dengan pihak berwenang lokal, telah menerapkan berbagai strategi mitigasi untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan. Di Riau, misalnya, telah dibangun sekat kanal dan embung-embung untuk memerangkap air, yang berfungsi sebagai penghalang bagi api.

Ini membuktikan bahwa langkah-langkah pencegahan yang diambil dapat memberikan hasil yang signifikan. Jumhur mencatat bahwa upaya kolaboratif antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian, dalam program “Riau Bersinergi”, menunjukkan perkembangan yang baik dalam mengurangi jumlah kebakaran.

Dengan banyaknya daerah yang berisiko kebakaran, upaya ini menjadi penting untuk melindungi tidak hanya lingkungan tetapi juga kehidupan masyarakat yang bergantung pada sumber daya alam tersebut. Jumhur percaya bahwa keberhasilan di Riau bisa menjadi model untuk provinsi lain dalam mengatasi masalah yang sama.

Tantangan yang Dihadapi dalam Penegakan Hukum

Satu tantangan utama dalam penegakan hukum terhadap perusahaan-perusahaan yang membakar lahan adalah kurangnya bukti yang kuat. Jumhur menjelaskan bahwa sering kali, sulit untuk membuktikan niat jahat dalam praktik ilegal ini, terutama jika perusahaan mencari cara untuk menghindari tanggung jawab.

Upaya pemerintah untuk menegakkan peraturan yang ada harus didukung oleh masyarakat. Kesadaran publik terhadap dampak negatif dari kebakaran lahan sangat penting untuk mendorong masyarakat dan lingkungan bekerja sama dalam menghadapi masalah ini.

Jumhur mengharapkan agar semua pihak, baik pemerintah, perusahaan, maupun masyarakat, dapat bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan, serta menghentikan praktik pembakarangan lahan. Dengan kerjasama yang baik, pemulihan lingkungan dan penegakan hukum dapat terlaksana secara efektif.

Tags: DitutupKalimantanSumatraMenteriPerusahaanTerancamUngkap

Related Posts

Fakta Pengusiran WNA Diduga Tentara Israel dari Gym di Bali
Tekno

Fakta Pengusiran WNA Diduga Tentara Israel dari Gym di Bali

August 22, 2026
Kesaksian Aktivis Tentang Cikal Karhutla yang Diduga Akibat Pembukaan Lahan
Tekno

Kesaksian Aktivis Tentang Cikal Karhutla yang Diduga Akibat Pembukaan Lahan

August 21, 2026
Catatan BMKG 4258 Gempa Susulan di NTT Berpotensi Terjadi Hingga 4 Minggu
Tekno

Catatan BMKG 4258 Gempa Susulan di NTT Berpotensi Terjadi Hingga 4 Minggu

August 21, 2026
Penyidik KPK Periksa Pejabat Unsoed di Polresta Banyumas
Tekno

Penyidik KPK Periksa Pejabat Unsoed di Polresta Banyumas

August 20, 2026
Ongkos Haji 2027 Meningkat, Dana Terkendala di Saudi
Tekno

Ongkos Haji 2027 Meningkat, Dana Terkendala di Saudi

August 20, 2026
Benny Harman Demokrat Sentil Wartawan Otak Kamu Ada Gak KWP Geram
Tekno

Demokrat Menolak Opsi PPHN melalui Perubahan UUD

August 13, 2026
Next Post
Kebakaran Hutan Kalimantan Terkendali Menurut Prabowo: Dulu Lebih Parah

Kebakaran Hutan Kalimantan Terkendali Menurut Prabowo: Dulu Lebih Parah

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Wamenkum Ingatkan Advokat untuk Mendukung Perlindungan HAM

Wamenkum Ingatkan Advokat untuk Mendukung Perlindungan HAM

May 10, 2026
Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Bergabung dengan Klub Liga Austria Kasta Kedua

Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Bergabung dengan Klub Liga Austria Kasta Kedua

June 16, 2026
Manajer Yakin Veda Ega Pratama Semakin Bersinar di Moto3 Prancis 2026

Manajer Yakin Veda Ega Pratama Semakin Bersinar di Moto3 Prancis 2026

May 9, 2026
Tindakan Tegas Terhadap Polisi yang Terlibat Narkoba

Tindakan Tegas Terhadap Polisi yang Terlibat Narkoba

May 20, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Ha, Tiga Kali Luas Kecamatan Menteng Jakarta
  • Orang Tua Mahasiswa Dikejar KPK Terkait Kasus Rektor Unsoed
  • Kebakaran Hutan Kalimantan Terkendali Menurut Prabowo: Dulu Lebih Parah
  • Menteri LH Ungkap 335 Perusahaan di Kalimantan-Sumatra Terancam Ditutup
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In