• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, July 15, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Tekno

Penangkapan Pemasok Senjata KKB oleh Satgas Damai Cartenz di Papua Pegunungan

Malino SPDI by Malino SPDI
June 8, 2026
in Tekno
0
Penangkapan Pemasok Senjata KKB oleh Satgas Damai Cartenz di Papua Pegunungan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (Satgas ODC) baru saja berhasil menangkap seorang pria berinisial YK (52) yang diduga kuat sebagai pemasok senjata api dan amunisi untuk jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua Pegunungan. Penangkapan ini dilakukan pada hari Sabtu, 6 Juni, sekitar pukul 13.16 WIT, di Pasar Sentral Sarmi, Kabupaten Sarmi, Papua, tanpa menimbulkan perlawanan dari tersangka.

Menurut penjelasan Kasatgas Humas Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, penangkapan ini merupakan hasil dari penyelidikan yang dilakukan secara intensif terhadap jaringan pemasok senjata bagi KKB, termasuk kebutuhan di daerah Yalimo dan Yahukimo. Operasi ini menunjukkan keseriusan aparat dalam membongkar sindikat yang beroperasi di daerah tersebut.

READ ALSO

Korban Mafia Tanah Diduga Terancam Kehilangan Rumah Mbah Lanjar

Lanal Lampung Disiapkan TNI AL Sebagai Tempat Sandar Kapal Induk Garibaldi

Operasi yang mengarah kepada pembongkaran sindikat ini telah dimulai sejak Maret 2026 lalu. Selama periode tersebut, tim gabungan dari berbagai instansi telah melakukan penangkapan terhadap beberapa anggota jaringan dengan berbagai peran, mulai dari penyandang dana hingga perantara transaksi.

Dalam perkembangan lebih lanjut, YK diketahui sebagai penghubung yang menerima senjata api dan amunisi dari seorang pria berinisial B di rumahnya di Argapura, Kota Jayapura. Senjata dan amunisi kemudian didistribusikan kepada kelompok bersenjata yang dipimpin oleh Simeon Payage, yang semakin memperkuat jaringan pencarian dan pengadaan senjata di Papua.

Perkembangan Penyelidikan dan Penangkapan yang Berhasil Dilakukan

Proses penyelidikan yang dipimpin oleh Satgas ODC tidak hanya berfokus pada YK. Sebelumnya, sudah ada beberapa pelaku lain yang ditangkap, dan masing-masing mempunyai peran yang berbeda dalam operasi ini. Penegakan hukum di lapangan menjadi sangat kompleks karena melibatkan berbagai individu dengan tanggung jawab yang berbeda-beda.

Kombes Yusuf menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya menangkap aktor pelaku di lapangan, tetapi juga mengusut aliran dana yang terlibat. “Kami telah mengamankan berbagai barang bukti, termasuk telepon seluler dan uang tunai, untuk menyelidiki lebih dalam lagi tentang jaringan ini,” ujarnya.

Sebelum penangkapan YK, pihak kepolisian juga mencatat bahwa sudah ada sekitar 12 tersangka lainnya yang terlibat dalam kasus penyelundupan senjata api ini. Hal itu memperlihatkan skala besar dari jaringan tersebut, yang tidak hanya beroperasi di satu lokasi tetapi menjangkau berbagai daerah di Papua.

Saat YK ditangkap, berbagai barang bukti yang relevan disita untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Tim penyelidik berharap dengan ditangkapnya YK, akan ada pengembangan yang signifikan dalam penanganan kelompok bersenjata di Papua.

Barang Bukti yang Disita selama Operasi Penegakan Hukum

Dalam operasi ini, beberapa barang bukti penting berhasil disita oleh aparat keamanan. Di antaranya ialah amunisi tajam sebanyak 298 butir, serta beberapa item lainnya yang menunjukkan adanya aktivitas penyelundupan yang terorganisir.

Berbagai jenis senjata juga diamankan, termasuk senapan serbu jenis SS1 beserta magazennya. Pihak kepolisian sangat serius dalam mengusut tuntas kepemilikan senjata dan amunisi, terutama mengingat dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh penyebaran senjata tersebut di Papua.

Senjata rakitan serta laras senjata api sisa peninggalan Perang Dunia II yang ditemukan juga mencerminkan betapa rumit dan beragamnya jenis senjata yang beredar di kalangan kelompok bersenjata. Pengawasan yang lebih ketat diperlukan untuk mencegah kemunculan kembali sindikat ini di masa depan.

Data yang diperoleh dari Satgas ODC menunjukkan bahwa jaringan ini bukanlah hal yang baru, melainkan hasil dari sistematis dan terorganisir selama bertahun-tahun. Penegakan hukum di lapangan pun harus didukung oleh berbagai elemen masyarakat untuk menanggulangi permasalahan ini secara menyeluruh.

Strategi yang Diterapkan dalam Penegakan Hukum di Papua

Penyelidikan yang mendalam dan penegakan hukum yang konsisten menjadi kunci dalam membongkar sindikat senjata di Papua. Tim gabungan dari berbagai instansi keamanan berusaha menciptakan sinergi yang erat dalam setiap langkah yang diambil.

Operasi ini juga melibatkan berbagai teknik penyelidikan, mulai dari pengintaian hingga pemantauan aliran dana. Semua langkah ini diambil untuk memastikan bahwa tindakan hukum yang diterapkan bersifat efektif dan menyasar semua elemen dalam jaringan yang ada.

Selain upaya penegakan hukum, pendekatan preventif juga harus menjadi fokus. Masyarakat dan pemangku kepentingan harus digandeng untuk bersama-sama menciptakan kondisi yang kondusif untuk mencegah terulangnya kegiatan ilegal ini di kemudian hari.

Dari hasil yang telah dicapai, diharapkan ada pelajaran berharga yang bisa diambil oleh aparat keamanan dan posisi strategis pada masa mendatang agar tindakan lebih efektif dapat segera diterapkan. Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan keamanan di Papua serta menciptakan keadilan bagi masyarakat yang terdampak.

Tags: CartenzDamaiKKBolehPapuaPegununganPemasokPenangkapanSatgasSenjata

Related Posts

Korban Mafia Tanah Diduga Terancam Kehilangan Rumah Mbah Lanjar
Tekno

Korban Mafia Tanah Diduga Terancam Kehilangan Rumah Mbah Lanjar

July 15, 2026
Lanal Lampung Disiapkan TNI AL Sebagai Tempat Sandar Kapal Induk Garibaldi
Tekno

Lanal Lampung Disiapkan TNI AL Sebagai Tempat Sandar Kapal Induk Garibaldi

July 14, 2026
Hakim PN Cilacap Diberhentikan dan Menerima Pensiun karena Kasus Suap
Tekno

Asosiasi Advokat Minta RUU HPI Sesuai dengan Hukum Internasional

July 14, 2026
Komisi III Sebut Isu Penolakan RUU Perampasan Aset Oleh DPR Hoaks
Tekno

Komisi III Sebut Isu Penolakan RUU Perampasan Aset Oleh DPR Hoaks

July 13, 2026
Jakarta Fair 2027 Diharapkan Lebih Meriah dalam Memperingati 500 Tahun Jakarta
Tekno

Jakarta Fair 2027 Diharapkan Lebih Meriah dalam Memperingati 500 Tahun Jakarta

July 13, 2026
PDIP Tanggapi Tersangka KPK Bupati Sukoharjo: Kami Langsung Pecat Sesuai Standar
Tekno

PDIP Tanggapi Tersangka KPK Bupati Sukoharjo: Kami Langsung Pecat Sesuai Standar

July 12, 2026
Next Post
Pipa Gas Bocor di Bekasi Telah Ditangani

Pipa Gas Bocor di Bekasi Telah Ditangani

POPULAR NEWS

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

June 27, 2026
Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

Skema Khusus Agar Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026

June 14, 2026
Persija dan Persib Jadi Sorotan Utama, Borneo Targetkan Posisi Puncak

Persija dan Persib Jadi Sorotan Utama, Borneo Targetkan Posisi Puncak

May 8, 2026

EDITOR'S PICK

Perang Bunga Bank Meningkat, LPS Naikkan Bunga Penjaminan

Perang Bunga Bank Meningkat, LPS Naikkan Bunga Penjaminan

June 26, 2026
Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia untuk Perkuat Rupiah

Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia untuk Perkuat Rupiah

June 15, 2026
Polisi Tangkap Pemerkosa Mahasiswi yang Mendaftar Kerja Sebagai Pengasuh Anak

Polisi Amankan Perampok Emas 500 Gram dari Vila Mewah di Menteng

June 19, 2026
Data Kerusakan BNPB Setelah Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah

Data Kerusakan BNPB Setelah Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah

June 16, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Dua Penyembelih Tapir di Mesuji Lampung Belum Ditangkap
  • Ibu Tiri Aniaya Anak Perempuan di Bekasi dengan Alasan Disiplin
  • Pengembang Kota Berkelanjutan Terbaik Raih Penghargaan di IndoBuildTech Awards 2026
  • Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal Jadi Penentu di Babak 1 Prancis kontra Spanyol
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In