• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Sunday, September 6, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Tekno

Penangkapan Pemasok Senjata KKB oleh Satgas Damai Cartenz di Papua Pegunungan

Malino SPDI by Malino SPDI
June 8, 2026
in Tekno
0
Penangkapan Pemasok Senjata KKB oleh Satgas Damai Cartenz di Papua Pegunungan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (Satgas ODC) baru saja berhasil menangkap seorang pria berinisial YK (52) yang diduga kuat sebagai pemasok senjata api dan amunisi untuk jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua Pegunungan. Penangkapan ini dilakukan pada hari Sabtu, 6 Juni, sekitar pukul 13.16 WIT, di Pasar Sentral Sarmi, Kabupaten Sarmi, Papua, tanpa menimbulkan perlawanan dari tersangka.

Menurut penjelasan Kasatgas Humas Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, penangkapan ini merupakan hasil dari penyelidikan yang dilakukan secara intensif terhadap jaringan pemasok senjata bagi KKB, termasuk kebutuhan di daerah Yalimo dan Yahukimo. Operasi ini menunjukkan keseriusan aparat dalam membongkar sindikat yang beroperasi di daerah tersebut.

READ ALSO

Pastikan Operasional Kereta Daop 1 Jakarta Aman Saat Terkena Abu

Prabowo Terima Dubes AS Bahas Stabilitas ASEAN

Operasi yang mengarah kepada pembongkaran sindikat ini telah dimulai sejak Maret 2026 lalu. Selama periode tersebut, tim gabungan dari berbagai instansi telah melakukan penangkapan terhadap beberapa anggota jaringan dengan berbagai peran, mulai dari penyandang dana hingga perantara transaksi.

Dalam perkembangan lebih lanjut, YK diketahui sebagai penghubung yang menerima senjata api dan amunisi dari seorang pria berinisial B di rumahnya di Argapura, Kota Jayapura. Senjata dan amunisi kemudian didistribusikan kepada kelompok bersenjata yang dipimpin oleh Simeon Payage, yang semakin memperkuat jaringan pencarian dan pengadaan senjata di Papua.

Perkembangan Penyelidikan dan Penangkapan yang Berhasil Dilakukan

Proses penyelidikan yang dipimpin oleh Satgas ODC tidak hanya berfokus pada YK. Sebelumnya, sudah ada beberapa pelaku lain yang ditangkap, dan masing-masing mempunyai peran yang berbeda dalam operasi ini. Penegakan hukum di lapangan menjadi sangat kompleks karena melibatkan berbagai individu dengan tanggung jawab yang berbeda-beda.

Kombes Yusuf menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya menangkap aktor pelaku di lapangan, tetapi juga mengusut aliran dana yang terlibat. “Kami telah mengamankan berbagai barang bukti, termasuk telepon seluler dan uang tunai, untuk menyelidiki lebih dalam lagi tentang jaringan ini,” ujarnya.

Sebelum penangkapan YK, pihak kepolisian juga mencatat bahwa sudah ada sekitar 12 tersangka lainnya yang terlibat dalam kasus penyelundupan senjata api ini. Hal itu memperlihatkan skala besar dari jaringan tersebut, yang tidak hanya beroperasi di satu lokasi tetapi menjangkau berbagai daerah di Papua.

Saat YK ditangkap, berbagai barang bukti yang relevan disita untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Tim penyelidik berharap dengan ditangkapnya YK, akan ada pengembangan yang signifikan dalam penanganan kelompok bersenjata di Papua.

Barang Bukti yang Disita selama Operasi Penegakan Hukum

Dalam operasi ini, beberapa barang bukti penting berhasil disita oleh aparat keamanan. Di antaranya ialah amunisi tajam sebanyak 298 butir, serta beberapa item lainnya yang menunjukkan adanya aktivitas penyelundupan yang terorganisir.

Berbagai jenis senjata juga diamankan, termasuk senapan serbu jenis SS1 beserta magazennya. Pihak kepolisian sangat serius dalam mengusut tuntas kepemilikan senjata dan amunisi, terutama mengingat dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh penyebaran senjata tersebut di Papua.

Senjata rakitan serta laras senjata api sisa peninggalan Perang Dunia II yang ditemukan juga mencerminkan betapa rumit dan beragamnya jenis senjata yang beredar di kalangan kelompok bersenjata. Pengawasan yang lebih ketat diperlukan untuk mencegah kemunculan kembali sindikat ini di masa depan.

Data yang diperoleh dari Satgas ODC menunjukkan bahwa jaringan ini bukanlah hal yang baru, melainkan hasil dari sistematis dan terorganisir selama bertahun-tahun. Penegakan hukum di lapangan pun harus didukung oleh berbagai elemen masyarakat untuk menanggulangi permasalahan ini secara menyeluruh.

Strategi yang Diterapkan dalam Penegakan Hukum di Papua

Penyelidikan yang mendalam dan penegakan hukum yang konsisten menjadi kunci dalam membongkar sindikat senjata di Papua. Tim gabungan dari berbagai instansi keamanan berusaha menciptakan sinergi yang erat dalam setiap langkah yang diambil.

Operasi ini juga melibatkan berbagai teknik penyelidikan, mulai dari pengintaian hingga pemantauan aliran dana. Semua langkah ini diambil untuk memastikan bahwa tindakan hukum yang diterapkan bersifat efektif dan menyasar semua elemen dalam jaringan yang ada.

Selain upaya penegakan hukum, pendekatan preventif juga harus menjadi fokus. Masyarakat dan pemangku kepentingan harus digandeng untuk bersama-sama menciptakan kondisi yang kondusif untuk mencegah terulangnya kegiatan ilegal ini di kemudian hari.

Dari hasil yang telah dicapai, diharapkan ada pelajaran berharga yang bisa diambil oleh aparat keamanan dan posisi strategis pada masa mendatang agar tindakan lebih efektif dapat segera diterapkan. Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan keamanan di Papua serta menciptakan keadilan bagi masyarakat yang terdampak.

Tags: CartenzDamaiKKBolehPapuaPegununganPemasokPenangkapanSatgasSenjata

Related Posts

Pastikan Operasional Kereta Daop 1 Jakarta Aman Saat Terkena Abu
Tekno

Pastikan Operasional Kereta Daop 1 Jakarta Aman Saat Terkena Abu

September 6, 2026
Prabowo Terima Dubes AS Bahas Stabilitas ASEAN
Tekno

Prabowo Terima Dubes AS Bahas Stabilitas ASEAN

September 5, 2026
Warga Dihimbau Waspada Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau dan Suara Dentuman
Tekno

Warga Dihimbau Waspada Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau dan Suara Dentuman

September 5, 2026
Polisi Sita Rp11 Juta dari Tersangka Penggelapan Uang di TikTok
Tekno

Polisi Sita Rp11 Juta dari Tersangka Penggelapan Uang di TikTok

September 4, 2026
Kawasan Gunung Ijen Terbakar, Api Meluas di Cagar Alam
Tekno

Kawasan Gunung Ijen Terbakar, Api Meluas di Cagar Alam

September 4, 2026
Tekno

Dana Pendidikan Tidak Diperbolehkan Untuk MBG

September 3, 2026
Next Post
Pipa Gas Bocor di Bekasi Telah Ditangani

Pipa Gas Bocor di Bekasi Telah Ditangani

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

Massimiliano Allegri Menjadi Pelatih Baru Napoli Setelah Dipecat dari AC Milan

May 29, 2026
Semburan Lumpur di Oro-oro Kesongo Blora Mencapai Ketinggian 15 Meter

Semburan Lumpur di Oro-oro Kesongo Blora Mencapai Ketinggian 15 Meter

August 7, 2026

EDITOR'S PICK

Penyidikan Tiga Tersangka Lain Kasus Ijazah Jokowi Masih Berlanjut

Penyidikan Tiga Tersangka Lain Kasus Ijazah Jokowi Masih Berlanjut

June 22, 2026
Harga Emas Naik 128%, 1 dari 3 Warga Inggris Menyesal Tak Berinvestasi

Harga Emas Naik 128%, 1 dari 3 Warga Inggris Menyesal Tak Berinvestasi

August 21, 2026
Perampokan Brutal di Rumah Mewah Menteng Menghilangkan 500 Gram Emas

Perampokan Tragis di Kaltim: Suami Disiksa, Istri Jadi Korban Kekerasan

July 20, 2026
Pipa Gas Bocor di Bekasi Bukan Milik Perusahaan Gas Negara

Pipa Gas Bocor di Bekasi Bukan Milik Perusahaan Gas Negara

June 8, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Kebakaran Rumah Konveksi Rorotan Mengakibatkan Kerugian Rp550 Juta
  • Tapera Siapkan FLPP Tenor 40 Tahun untuk Rumah Tapak dan Rusun
  • Ili Lewotolok Erupsi Empat Kali dalam 48 Jam, Kolom Abu Mencapai 600 Meter
  • Penampakan Lava Pijar yang Dikeluarkan oleh Gunung Anak Krakatau
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In