• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Monday, June 29, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Tekno

Prabowo: Uang Rampasan Rp49 T Akan Disalurkan Bulan Depan

Malino SPDI by Malino SPDI
May 14, 2026
in Tekno
0
Prabowo: Uang Rampasan Rp49 T Akan Disalurkan Bulan Depan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Prabowo Subianto mengemukakan bahwa pemerintah akan menerima uang hasil kejahatan senilai sekitar Rp49 triliun pada bulan depan. Hal ini diungkapkan saat serah terima uang Rp10,27 triliun yang merupakan hasil penagihan administratif kehutanan oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan.

Prabowo menyatakan rasa senangnya atas undangan dari Kejaksaan Agung dan Satgas PKH, serta melihat langsung uang rampasan yang jumlahnya sangat besar. Rencananya, uang dalam jumlah yang signifikan ini akan diserahkan untuk kepentingan masyarakat.

READ ALSO

Prabowo Perintahkan Penambahan Anggaran Rp4 Triliun untuk Perkuat Riset Nasional

Polri 2026 Komitmen Sebagai Pelindung Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo melanjutkan dengan mengatakan bahwa dari total Rp49 triliun, sekitar Rp39 triliun sedang dalam penguasaan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. Hal ini menunjukkan adanya upaya untuk menelusuri dan memulihkan aset-aset yang diduga hasil dari tindakan kriminalitas.

Detail Penyerahan Uang Penagihan Denda Administratif Kehutanan

Pada acara yang berlangsung di Kejaksaan Agung, Prabowo menyaksikan penyerahan uang yang totalnya mencapai lebih dari Rp10 triliun. Uang tersebut merupakan hasil dari denda administratif yang dikenakan pada para pelanggar aturan kehutanan.

Secara rinci, denda administratif yang berjumlah sekitar Rp3,423 triliun dan pajak PBB serta Non PBB yang mencapai Rp6,846 triliun telah berhasil dihimpun oleh Satgas PKH. Ini adalah salah satu upaya untuk menegakkan hukum dan memberantas praktik ilegal di sektor kehutanan.

Pejabat-pejabat tinggi negara yang hadir dalam penyerahan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam mengatasi masalah kehutanan dan pengembalian aset. Mereka semua turut berperan dalam proses yang setiap tahunnya membawa dampak signifikan bagi masyarakat.

Investigasi Terhadap Asal Usul Uang Hasil Kejahatan

Menurut Prabowo, uang Rp39 triliun yang disebutkan adalah hasil dari praktik korupsi dan kemungkinan tindak pidana lainnya. Pemerintah perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui dengan jelas bagaimana uang tersebut bisa terakumulasi dalam jumlah yang begitu besar.

Sumber uang tersebut diakui sulit untuk ditelusuri, dengan kemungkinan sejumlah orang yang terlibat telah meninggalkan Indonesia atau bahkan telah meninggal dunia. Hal ini menyoroti perlunya sistem yang lebih baik untuk melacak aset-aset yang ditinggalkan oleh para pelaku kriminal.

Prabowo menyatakan bahwa langkah untuk memindahkan uang yang selama ini tidak terurus kembali ke masyarakat adalah sebuah tindakan yang tepat. Dia percaya bahwa semua aset harus dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, mengingat selama ini tidak ada usaha untuk mengurusnya.

Pemulihan Aset dan Komitmen untuk Keberlanjutan Ekonomi

Upaya pemulihan aset tidak hanya terbatas pada uang, tetapi juga meliputi penguasaan lahan yang telah berhasil direbut kembali oleh Satgas PKH. Lahan seluas 2,3 juta hektar akan diserahkan untuk kepentingan rakyat, yang merupakan langkah menghadapi masalah deforestasi dan pengelolaan sumber daya alam.

Langkah ini menunjukkan adanya komitmen dari pemerintah untuk memperbaiki situasi kehutanan dan lingkungan di Indonesia. Dengan memanfaatkan aset-aset yang dirampas dari kejahatan, diharapkan dapat mendukung pembangunan berkelanjutan.

Pemerintah berupaya keras untuk menginformasikan kepada masyarakat mengenai aset-aset yang telah kembali. Melalui transparansi ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan sumber daya alam dapat meningkat.

Tags: AkanBulanDepanDisalurkanPrabowoRampasanRp49Uang

Related Posts

Prabowo Perintahkan Penambahan Anggaran Rp4 Triliun untuk Perkuat Riset Nasional
Tekno

Prabowo Perintahkan Penambahan Anggaran Rp4 Triliun untuk Perkuat Riset Nasional

June 29, 2026
Polri 2026 Komitmen Sebagai Pelindung Masyarakat
Tekno

Polri 2026 Komitmen Sebagai Pelindung Masyarakat

June 28, 2026
181 Calon Maba SNBP Unhas Mengundurkan Diri Tanpa Daftar Ulang
Tekno

181 Calon Maba SNBP Unhas Mengundurkan Diri Tanpa Daftar Ulang

June 28, 2026
Safari ke Lampung, Jokowi Diberikan Gelar Adat Baginda Pemuka Bangsa
Tekno

Safari ke Lampung, Jokowi Diberikan Gelar Adat Baginda Pemuka Bangsa

June 27, 2026
Polisi Tangkap Belasan Orang di Aksi Massa Sipil Surabaya
Tekno

Polisi Tangkap Belasan Orang di Aksi Massa Sipil Surabaya

June 27, 2026
Prasetyo Hadi Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja
Tekno

Prasetyo Hadi Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja

June 26, 2026
Next Post
Kementerian Haji dan Umrah Tinjau Kesiapan Tenda Jemaah Indonesia

Kementerian Haji dan Umrah Tinjau Kesiapan Tenda Jemaah Indonesia

POPULAR NEWS

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

Rakyat Desa Enggak Menggunakan Dolar

May 16, 2026
Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

Bahlil Berkomentar tentang Surat Pengusaha China kepada Prabowo

May 14, 2026
Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

Perluasan Program Pengelolaan Sampah dan Dorongan UMKM Berkelanjutan di Indonesia

June 27, 2026
Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama

Investasi Properti Asia Pasifik Meningkat, Data Center dan Kantor Jadi Target Utama

May 29, 2026
Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

Polisi Berikan Penjelasan Mengenai Pocong Duduk yang Viral di Teras Warga Depok

May 24, 2026

EDITOR'S PICK

Alasan Panggilan KPK untuk Muhadjir Effendy dalam Kasus Kuota Haji

Alasan Panggilan KPK untuk Muhadjir Effendy dalam Kasus Kuota Haji

May 18, 2026
Prediksi Pertandingan PSG Melawan Arsenal: Raja Prancis Tantang Penguasa Inggris

Prediksi Pertandingan PSG Melawan Arsenal: Raja Prancis Tantang Penguasa Inggris

May 30, 2026
Mourinho Tegaskan Belum Berbicara dengan Real Madrid

Mourinho Tegaskan Belum Berbicara dengan Real Madrid

May 11, 2026
Kepala LPS Berbagi Strategi Hindari Spekulasi dalam Berinvestasi

Kepala LPS Berbagi Strategi Hindari Spekulasi dalam Berinvestasi

May 22, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Warga Kecewa, Jokowi Batal Hadir di Festival Budaya Setelah 3 Pekan Persiapan
  • Tidak Ada Perubahan, Tetap Seorang Warga Desa
  • Akad Kredit Massal Cluster Livana Park Berhasil, GCC2 Tawarkan Revolusi Rumah Subsidi
  • Hong Myung-bo Mengundurkan Diri Setelah Korea Selatan Tersingkir dari Piala Dunia 2026
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In