• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, October 8, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Health

Protes Penggusuran Lahan, 4 Warga Adat Maluku Ditangkap

Malino SPDI by Malino SPDI
July 9, 2026
in Health
0
Protes Penggusuran Lahan, 4 Warga Adat Maluku Ditangkap
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Empat warga adat Negeri Tananahu, Kecamatan Teluk Elpaputih, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, baru-baru ini ditangkap setelah mereka melakukan aksi protes terhadap penggusuran lahan adat oleh sebuah perusahaan perkebunan. Ketegangan ini terjadi ketika warga mengklaim bahwa tanah seluas 3.458 hektare di Awaya telah digusur tanpa izin resmi, untuk kepentingan pembangunan pabrik pala dan kelapa.

Sekretaris Negeri Tananahu, Feliks Layan, menyebutkan bahwa mereka yang ditangkap adalah JR, JL, YR, dan ET. Penangkapan ini terjadi saat warga bersikeras melawan tindakan perusahaan yang dianggap melanggar hak mereka atas tanah adat.

READ ALSO

Nasdem Tanyakan Kabar Anggota DPR Tonny Tesar Ajukan Pemakzulan Gibran

Komisi II DPR Tanggapi Usulan Pansus Tindak Lanjut Putusan MK Mengenai Gibran

Lahan tersebut diklaim warga sebagai bagian dari tanah warisan nenek moyang, dan mereka menegaskan hak legal atas lahan itu sesuai dengan undang-undang yang ada. Namun, pihak perusahaan berargumen bahwa tindakan mereka sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Protes Masyarakat Terhadap Penggusuran Lahannya

Protes ini tidak hanya berkaitan dengan penggusuran lahan, tetapi juga menyangkut isu ketidakadilan terhadap hak masyarakat lokal. Dalam pandangan masyarakat, tindakan perusahaan yang melakukan penggusuran mengabaikan proses hukum yang seharusnya diikuti sebelum melakukan tindakan seperti itu.

Feliks Layan menyatakan bahwa keempat warga adat tersebut dituduh melakukan pengrusakan yang berdampak pada fasilitas kantor perusahaan. Di sini, sistem hukum yang ada pun menjadi sorotan, karena banyak warga merasa bahwa suara mereka tidak didengar oleh pihak berwenang.

Dukungan terhadap pihak yang ditangkap terus mengalir, mengingat masyarakat lokal merasa bahwa hak-hak mereka telah dilanggar. Penangkapan ini hanya menambah ketegangan di antara perusahaan dan warga yang berjuang untuk mempertahankan tanah milik mereka.

Dampak Sosial dan Ekonomi dari Penggusuran Tanah

Penggusuran tanah adat sering kali memiliki dampak yang luas, tidak hanya bagi individu yang terdampak, tetapi juga bagi komunitas secara keseluruhan. Kehilangan akses terhadap tanah yang mereka kelola menjadi ancaman bagi mata pencaharian mereka.

Tanah tidak hanya merupakan tempat tinggal, tetapi juga sumber kehidupan bagi banyak orang. Dengan hilangnya tanah ini, warga akan menghadapi kesulitan dalam menjalankan aktivitas pertanian dan kegiatan ekonomi lainnya.

Masyarakat juga menghadapi tantangan sosial yang cukup signifikan. Keterikatan mereka dengan tanah tidak hanya bersifat fisik tetapi juga emosional. Tanah merupakan bagian dari identitas budaya mereka, yang jika hilang akan menghancurkan warisan dan tradisi yang telah dijaga selama bertahun-tahun.

Pentingnya Penyelesaian yang Adil dan Transparan

Konsultasi dan dialog antara pihak perusahaan dan masyarakat sangat penting untuk menemukan solusi yang adil. Upaya untuk mempertahankan hak-hak masyarakat atas tanah mereka harus dilakukan dengan mengedepankan transparansi dan keadilan.

Sebagai bagian dari proses ini, percakapan yang terbuka akan sangat membantu untuk mencegah terjadinya konflik lebih lanjut di masa mendatang. Tindakan sepihak oleh salah satu pihak hanya akan memperburuk keadaan dan menambah kesulitan bagi semua pihak yang terlibat.

Pemerintah juga memiliki peran penting dalam memastikan bahwa semua pihak diperlakukan secara adil dan sesuai hukum yang berlaku. Penegakan hukum yang jelas dan adil adalah landasan untuk menciptakan kepercayaan antara masyarakat lokal dan perusahaan.

Tags: AdatDitangkapLahanMalukuPenggusuranProtesWarga

Related Posts

Nasdem Tanyakan Kabar Anggota DPR Tonny Tesar Ajukan Pemakzulan Gibran
Health

Nasdem Tanyakan Kabar Anggota DPR Tonny Tesar Ajukan Pemakzulan Gibran

October 8, 2026
Komisi II DPR Tanggapi Usulan Pansus Tindak Lanjut Putusan MK Mengenai Gibran
Health

Komisi II DPR Tanggapi Usulan Pansus Tindak Lanjut Putusan MK Mengenai Gibran

October 7, 2026
Letjen Tri Budi Utomo Ditetapkan Sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat
Health

Letjen Tri Budi Utomo Ditetapkan Sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat

October 7, 2026
Prabowo Ingin Ganti Nama BNN, Soroti Fenomena Kawasan Narkoba
Health

Prabowo Ingin Ganti Nama BNN, Soroti Fenomena Kawasan Narkoba

October 6, 2026
Penyebab Ledakan di Pakuwon City Diduga Karena Kebocoran 3 Tabung LPG 50 Kg
Health

Penyebab Ledakan di Pakuwon City Diduga Karena Kebocoran 3 Tabung LPG 50 Kg

October 6, 2026
Audiensi KPK dan Kementerian Sosial Bahas Polemik Pengadaan Besok
Health

Pejabat Negara Baru Dilantik Harus Lapor LHKPN Dalam 2 Bulan

October 5, 2026
Next Post
Prediksi Pertumbuhan Ekonomi IMF Mencapai 5 Persen di 2026

Prediksi Pertumbuhan Ekonomi IMF Mencapai 5 Persen di 2026

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026 di Antam Pegadaian dan Hartadinata

May 16, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Kualitas Udara Dalam Rumah Tidak Selalu Baik Pentingnya Udara Bersih menurut Dokter

Kualitas Udara Dalam Rumah Tidak Selalu Baik Pentingnya Udara Bersih menurut Dokter

August 7, 2026
Kejati Jabar Periksa Wabup Indramayu Tersangka Korupsi DPRD

Kejati Jabar Periksa Wabup Indramayu Tersangka Korupsi DPRD

June 23, 2026
Kebakaran Ruko Pulogadung Mengakibatkan Tiga Orang Tewas

Kebakaran Ruko Pulogadung Mengakibatkan Tiga Orang Tewas

July 13, 2026
20 Tahun Perusahaan, Pengembangan Area dan Loyalitas Pelanggan Jadi Fokus

20 Tahun Perusahaan, Pengembangan Area dan Loyalitas Pelanggan Jadi Fokus

May 9, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Kasus Ijazah SMA Wapres Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Polri
  • Tank Hajar Motor dan Gerobak Las di Palmerah, 1 Orang Tewas
  • GWM Tank Terlibat Kecelakaan Beruntun di Palmerah, 1 Orang Tewas
  • Targetkan Layanan Tanah DKI Selesai 10 Hari Melalui Program PERINTIS
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In