• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, October 8, 2026
Gatranews.co.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
  • Berita
  • Tekno
  • Bisnis
  • Health
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • Entertainment
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Otomotif

Uji Formil UU Polri Baru oleh Peneliti dan Aktivis Mahasiswa di MK

Malino SPDI by Malino SPDI
July 10, 2026
in Otomotif
0
Uji Formil UU Polri Baru oleh Peneliti dan Aktivis Mahasiswa di MK
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seorang peneliti sekaligus aktivis mahasiswa telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi untuk menguji Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 yang baru disahkan. Undang-undang ini merupakan perubahan ketiga atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia, yang telah memicu kontroversi dalam proses pembentukannya.

Pemohon dalam kasus ini adalah Zulfikar Putra Utama, seorang peneliti di Lembaga Indonesia Parliamentary Center, dan Muhammad Ezra Suhaeri, mahasiswa aktif sekaligus Ketua Senat Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Keduanya berperan penting dalam mendalami aspek legal dalam pengesahan undang-undang ini.

READ ALSO

Penampakan Kawasan Kompleks Legislatif dan Yudikatif Ibu Kota Negara

Taklimat di Istana Prabowo Kumpulkan 800 Perwira Tinggi TNI dan Polri

Pada sidang pendahuluan yang diadakan di Mahkamah Konstitusi, mereka mengajukan permohonan untuk menguji dasar hukum formil UU Polri yang dianggap melanggar ketentuan UUD 1945. Permohonan ini menjadi penting karena menyangkut prinsip-prinsip demokrasi dan keterlibatan publik.

Pemahaman mengenai Proses Pembentukan UU di Indonesia

Proses pembentukan undang-undang di Indonesia adalah hal yang kompleks dan melibatkan berbagai tahapan. Ada lima tahap utama dalam pembentukan undang-undang, yaitu perencanaan, penyusunan, pembahasan, pengesahan, dan pengundangan. Setiap tahap memiliki fungsi dan tujuan yang spesifik untuk menghasilkan regulasi yang berkualitas.

Salah satu tahapan kritis adalah pengharmonisasian, di mana rancangan undang-undang disesuaikan dengan regulasi dan hukum yang sudah ada. Ini penting untuk menciptakan keselarasan dan konsistensi dalam sistem hukum nasional. Tanpa tahapan ini, undang-undang yang disahkan berpotensi memiliki masalah hukum di kemudian hari.

Pemohon mengklaim bahwa dalam kasus UU Polri, tahapan pengharmonisasian diabaikan. Mereka menuturkan bahwa proses legislasi menjadi cacat jika tidak dilakukan dengan mematuhi ketentuan yang diatur dalam UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan lainnya.

Alasan Permohonan untuk Menguji UU Polri

Para pemohon mendasari gugatan mereka pada dugaan bahwa penciptaan UU Polri tidak mematuhi prosedur yang ditetapkan. Mereka menyatakan bahwa terdapat pelanggaran serius dalam hal keterlibatan publik dan asas keterbukaan. Setiap undang-undang seharusnya dibentuk melalui dialog yang melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan lain.

Separuh dari tujuan pengharmonisasian adalah untuk memastikan bahwa undang-undang yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat. Jika langkah-langkah tersebut tidak dilakukan, maka regulasi yang dihasilkan bisa jadi tidak relevan atau bahkan bertentangan dengan kepentingan masyarakat.

Dalam argumennya, pemohon menyebut bahwa RUU Polri seharusnya mendapat masukan dari berbagai aspek sebelum disahkan. Tanpa proses yang transparent, masyarakat tidak mendapat kesempatan untuk memberikan pandangan atau masukan yang konstruktif.

Reaksi Mahkamah Konstitusi terhadap Permohonan

Mahkamah Konstitusi telah memulai proses mendengarkan argumen dari kedua belah pihak. Ketua MK Suhartoyo memberikan catatan penting terkait legal standing pemohon sehingga mereka diminta untuk menjelaskan posisi hukum mereka lebih lanjut. Ini menunjukkan perhatian serius dari MK terhadap kasus ini dan makna lebih dalam yang terkandung dalam setiap argumennya.

Hakim konstitusi juga menyoroti pentingnya mencantumkan informasi relevan dalam permohonan, termasuk relasi dengan undang-undang lain seperti UU Cipta Kerja. Selain itu, dengan fokus pada legalitas, sidang ini dapat membuka diskusi lebih luas mengenai dasar hukum yang mengatur proses pembentukan undang-undang.

Waktu yang diberikan oleh MK untuk memperbaiki permohonan menunjukkan bahwa kasus ini dianggap signifikan, dan dapat memengaruhi perkembangan hukum di masa mendatang. Hal ini juga menandakan bahwa setiap langkah dalam proses legislasi harus terus diawasi demi kepentingan umum.

Tags: AktivisBarudanFormilMahasiswaolehPenelitiPolriUji

Related Posts

Penampakan Kawasan Kompleks Legislatif dan Yudikatif Ibu Kota Negara
Otomotif

Penampakan Kawasan Kompleks Legislatif dan Yudikatif Ibu Kota Negara

October 7, 2026
Taklimat di Istana Prabowo Kumpulkan 800 Perwira Tinggi TNI dan Polri
Otomotif

Taklimat di Istana Prabowo Kumpulkan 800 Perwira Tinggi TNI dan Polri

October 7, 2026
Ijazah Gibran Tidak Ada Jadi Ranah Lembaga Lain yang Berwenang
Otomotif

Ijazah Gibran Tidak Ada Jadi Ranah Lembaga Lain yang Berwenang

October 6, 2026
DPR Resmi Sahkan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan
Otomotif

DPR Resmi Sahkan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan

October 6, 2026
Waketum PSI Bro Ron Jadi Korban Pukulan di Jakarta Pusat
Otomotif

Anggota BEM UI Kena Keroyok OTK di Tebet Jakarta Selatan

October 5, 2026
Prabowo Memimpin Upacara HUT ke-81 TNI
Otomotif

Prabowo Memimpin Upacara HUT ke-81 TNI

October 5, 2026
Next Post
SRUK Menjadi Dasar Pengembangan Pasar Karbon di Indonesia

SRUK Menjadi Dasar Pengembangan Pasar Karbon di Indonesia

POPULAR NEWS

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

Bank Besar Rencanakan PHK Massal, Ini Penyebabnya

August 9, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

Menko Polkam Pastikan Upaya Pembebasan WNI yang Diculik oleh Israel

May 21, 2026
Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

Aset BUMN Turun Rp 100 Triliun Karena Kesalahan Pengelolaan

May 21, 2026

EDITOR'S PICK

Perkuat Lima Strategi Jaga Keterhunian Rumah FLPP oleh BP Tapera dan BNI

Perkuat Lima Strategi Jaga Keterhunian Rumah FLPP oleh BP Tapera dan BNI

June 17, 2026
Impor Emas China Capai Rekor Tertinggi di Bulan Juni 2026

Impor Emas China Capai Rekor Tertinggi di Bulan Juni 2026

July 26, 2026
Prabowo Donasi 25 Sapi Iduladha di Sulsel dengan Berat Total 1 Ton

Prabowo Donasi 25 Sapi Iduladha di Sulsel dengan Berat Total 1 Ton

May 22, 2026
Amerika Serikat vs Australia Sudah Dimulai, Dapatkan Streaming Langsung Piala Dunia 2026

Amerika Serikat vs Australia Sudah Dimulai, Dapatkan Streaming Langsung Piala Dunia 2026

June 20, 2026
Gatranews

Gatranews.co.id - Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya

Follow us

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Bola
  • Entertainment
  • Health
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • KPK Tetapkan 8 Tersangka dalam Kasus Infrastruktur Sumut
  • Tiga Korban Ledakan Ruko di Pakuwon City Surabaya Jalani Operasi
  • Struktur Biaya Haji 2027 dalam Bentuk Infografis
  • Pramono Tegaskan PMI Jakarta Dilarang Meminta Pungutan dari Warga
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Terkini Hari Ini, Kabar Aktual Terpercaya gatranews.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In